Progres Vaksinasi COVID-19 Kabupaten/Kota Jabar Berbeda-beda, Garut Terendah Vaksinasi di Garut. (Foto: MP/Dok Humas Jabar)

MerahPutih.com - Progres vaksinasi COVID-19 di kabupaten/kota di Jawa Barat belum seragam. Progres tertinggi di Kota Bandung yang capaian vaksinasinya 97,90 persen. Sementara daerah lainnya berbeda-beda.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmajamengapresiasi kabupaten/kota yang progres vaksinasi COVID-19 hampir mencapai 100 persen.

Selain Kota Bandung, progres tinggi juga dicapai Kota Cimahi (84 persen), dan Kota Depok (73,19 persen). Ada daerah yang masih di bawah 70 persen, salah satunya Kabupaten Garut.

Baca Juga:

Jokowi Siap Vaksin Wartawan, Wagub DKI: Sedang Kita Coba Urus

"Ini untuk seluruh Jawa Barat progresnya sudah diangka 60 persen, nah Garut di 40 persen per tanggal 6 Februari. Tapi per hari Senin, 8 Februari sudah masuk di angka 62,5 persen, artinya sudah masuk rata-rata Jabar," ucap Setiawan Wangsaatmaja saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di RSUD dr Slamet Garut, Kabupaten Garut, Selasa (9/2).

"Ada yang lebih tinggi yakni Kota Bandung, ini 97 persen. Makanya saya ke sini ke Garut coba kejar karena ada satu kota yang bisa 90 persen lebih. Per hari ini harusnya Jabar pun masuk 70 persen untuk yang pertama, kalau yang dosis II baru sekitar 10 persen," tambahnya.

Setiawan melaporkan, suplai vaksin COVID-19 dari pemerintah pusat didistribusikan secara bertahap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar. Pada tahap I termin I, Jabar menerima 97.080 dosis. Sedangkan pada tahap I termin II, Jabar menerima 253.640 dosis.

"Garut ini kebagian tahap I termin II, jadi terlambat satu minggu dari tujuh daerah yang menerima vaksin tahap I termin I. Jadi saya memahami akan ada yang terlambat kurang lebih satu minggu dari daerah yang menerima vaksin pada tahap I termin I," katanya.

Tenaga kesehatan menjalani vaksinasi COVID-19 dosis pertama di RSUD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Foto: Pradita Kurniawan Syah).
Tenaga kesehatan menjalani vaksinasi COVID-19 dosis pertama di RSUD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. (Foto: Pradita Kurniawan Syah).

Menurut Setiawan, peninjauan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Jabar sesuai dengan standar pelayanan. Ia pun mendorong kabupaten/kota untuk mengakselerasi vaksinasi COVID-19 agar selesai tepat waktu.

"Pertama, saya memastikan standar pelayanan terkait dengan pelaksanaan vaksinasi. Kemudian saya menanyakan masalah-masalah yang ditemui, dan sekiranya bisa dibantu oleh provinsi," kata Setiawan.

"Saya mendorong akselerasi vaksinasi tenaga kesehatan, karena vaksinasi ini berurutan. Pertama kita ini prioritasnya SDM (sumber daya manusia) kesehatan, setelah itu pelayan publik," imbuhnya.

Oleh karena itu, kata Setiawan, setiap tahapan vaksinasi COVID-19 harus selesai tepat waktu supaya vaksinasi COVID-19 pada tahap selanjutnya berjalan sesuai rencana.

"Maka, saya memastikan harusnya vaksinasi ini tepat waktu. Kabupaten Garut ditargetkan selesai akhir Februari ini. Itu untuk dosis II. Sekarang dosis yang pertama, 14 hari kemudian dosis kedua," tuturnya.

Jika vaksinasi COVID-19 bagi SDM kesehatan selesai tepat waktu, maka vaksinasi COVID-19 untuk pelayan publik, seperti TNI/Polri dan aparatur sipil negara (ASN) yang berhadapan langsung dengan publik, dapat dimulai pada Maret 2021.

Baca Juga:

Wagub DKI Cek Selebgram Helena Lim yang Terima Vaksin COVID-19

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar per 6 Februari 2021, jumlah SDM kesehatan yang sudah disuntik vaksin dosis I sebanyak 115.876 orang. Sementara SDM Kesehatan yang sudah disuntik dosis II baru 15.973 orang.

Adapun sasaran vaksinasi SDM kesehatan di Jabar berdasarkan data Dinkes Jabar per 6 Januari adalah 191.746 orang dan terus berkembang. Sedangkan jumlah SDM kesehatan di Jabar yang tercatat dalam SI SDMK saat ini mencapai 228.000 orang.

Selain itu, sebanyak 13.653 SDM kesehatan di Jabar ditunda penyuntikan vaksin karena berbagai alasan. Mulai dari pernah positif COVID-19, memiliki komorbid, sedang hamil/menyusui, sampai tensi darah tinggi. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Biar Cepat, UI Pilih Kembangkan Vaksin Merah Putih Platform Protein S

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tak Setuju Jokowi, PKS Sejak Awal Dukung Anies Lepas Saham Miras di PT Delta
Indonesia
Tak Setuju Jokowi, PKS Sejak Awal Dukung Anies Lepas Saham Miras di PT Delta

Fraksi PKS DPRD DKI mengaku sudah sejak lama tidak menyetujui kepemilikan saham Pemprov di perusahaan minuman keras (miras) PT Delta Djakarta.

9.300 Kelompok Rentan Prolanis Belum Vaksinasi, Pemkot Gandeng BPJS Kesehatan
Indonesia
9.300 Kelompok Rentan Prolanis Belum Vaksinasi, Pemkot Gandeng BPJS Kesehatan

"Jadi vaksinasi di Solo sekarang konsentrasi pada kelompok beresiko (terpapar COVID-19). Hari ini (Jumat) kita launching di Puskesmas Ngoresan, Jebres, Solo," ujar Ning sapaan akrabnya pada MerahPutih.com, Jumat (27/8).

Gibran Mulai Gencar Blusukan, PKS Solo Sebut Tidak Ada yang Istimewa
Indonesia
Gibran Mulai Gencar Blusukan, PKS Solo Sebut Tidak Ada yang Istimewa

"Cara wali kota Solo (Gibran) langsung terjun meninjau sejumlah proyek seusai dilantik menjadi Wali Kota Solo dinilai sesuatu yang wajar. Itu tidak ada yang istimewa," ujar Sugeng

Asrama Haji di Lampung Dialihfungsikan Jadi RS Darurat COVID-19
Indonesia
Asrama Haji di Lampung Dialihfungsikan Jadi RS Darurat COVID-19

"Ada 25 Asrama haji di seluruh Indonesia yang bisa digunakan sebagai tempat isolasi atau bahkan bisa dialih fungsikan menjadi rumah sakit bagi pasien COVID-19," ujar Yaqut

SK Mendagri Tak Kunjung Turun, Pelantikan Gibran-Teguh Dipastikan Molor
Indonesia
SK Mendagri Tak Kunjung Turun, Pelantikan Gibran-Teguh Dipastikan Molor

SK Mendagri terkait pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sejauh ini belum turun. Dengan demikian pelantikan Gibran-Teguh dipastikan molor.

Jokowi Targetkan Vaksinasi COVID-19 Jadi 2 Juta Orang Per Hari
Indonesia
Jokowi Targetkan Vaksinasi COVID-19 Jadi 2 Juta Orang Per Hari

Jokowi menargetkan 2 juta vaksinasi COVID-19 per hari mulai Agustus mendatang. Dimana, target 1 juta vaksinasi untuk seluruh Indonesia betul-betul terus dijaga sampai Juli.

Simpatisan Rizieq Ceburkan Kendaraan Polisi ke Sungai, Kericuhan Tak Terhindarkan
Indonesia
Simpatisan Rizieq Ceburkan Kendaraan Polisi ke Sungai, Kericuhan Tak Terhindarkan

Meski sempat ricuh, namun massa dan polisi sama-sama bisa menahan diri

DPR Dorong Evaluasi Sistem Keamanan Kilang Pertamina
Indonesia
DPR Dorong Evaluasi Sistem Keamanan Kilang Pertamina

Komisi VII akan melakukan evaluasi mendalam

Setiap Hari, OJK Hentikan 3 Sampai 4 Fintech Ilegal
Indonesia
Setiap Hari, OJK Hentikan 3 Sampai 4 Fintech Ilegal

Saat ini, terdapat 148 fintech yang terdaftar di OJK dan 42 diantaranya berizin serta hanya 10 fintech yang benar-benar beroperasi dengan baik.

Jokowi Desak PBB Hentikan Agresi Israel ke Palestina
Indonesia
Jokowi Desak PBB Hentikan Agresi Israel ke Palestina

Agresi militer Israel ke jalur Gaza, Palestina yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa mendapatkan kecaman dari berbagai pihak. Tak terkecuali Presiden Joko Widodo.