Progres Pembangunan Malioboro Solo Baru 8,4 Persen, Gibran Datangi Lokasi Proyek

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 24 Agustus 2022
Progres Pembangunan Malioboro Solo Baru 8,4 Persen, Gibran Datangi Lokasi Proyek
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau proyek Malioboro Solo, Jawa Tengah, Rabu (24/8). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pembangunan proyek Malioboro Solo sejauh ini baru terealisasi 8,4 persen. Total anggaran proyek ini menelan dana Rp 30,3 miliar bersumber APBN 2022 Kementerian PUPR dan ditargetkan selesai akhir tahun ini.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, Malioboro Solo merupakan salah satu program prioritas dipemerintahannya. Atas dasar itu, perlu dilakukan pengawasan agar pekerjaan selesai tepat waktu.

Baca Juga:

Ditinjau Jokowi, Proyek Malioboro Solo Senilai Rp 30,3 Miliar Baru Terealisasi 3,5 Persen

"Sekalian mumpung ada rekan dari kontraktor di sini, karena ada laporan mengenai kendala-kendala terkait pengerjaan proyek saya datang ke lokasi," kata Gibran usai meninjau lokasi proyek, Senin (24/8).

Gibran enggan merinci dengan jelas kendala yang dimaksud. Namun, ia menyebut kendala yang dimaksud hanyalah persoalan-persoalan kecil seperti listrik, parkir hingga pedagang kaki lima (PKL) yang masih nekat berjualan meski sedang ada pengerjaan proyek.

"Sudah tahu ada pekerjaan malah dipakai buat parkir, kemudian ada yang jualan sampai lantainya hitam-hitam kena minyak goreng," kata dia.

Agar pekerjaan tidak ada kendala lagi, ia meminta pada rekanan melakukan pengawasan. Terutama saat ramai aktivitas warga.

Terlepas dari adanya kendala tersebut, Gibran menegaskan progres pembangunan masih sesuai jadwal dan on the track. Sehingga ia optimistis akan selesai tepat waktu.

“Masalah-masalah non-teknis nanti diselesaikan. Saya masih optimistis bisa selesai tepat waktu” kata Gibran.

Baca Juga:

Jokowi Perintahkah Gibran Awasi Dengan Ketat Proyek Malioboro Solo

Gibran juga menyebut penyelesaian kendala teknis juga akan dilakukan untuk masalah yang sama di bagian Jalan Gatot Subroto atau koridor Gatsu yang juga merupakan bagian dari proyek pengerjaan Pedestrian Kota Solo senilai Rp30,3 miliar tersebut.

"Yang koridor Ngarsopuro, koridor Gatsu merupakan salah satu kawasan CBD (commercial and business district). Parkir tempat usaha kita geser dulu," papar dia.

Ia tidak mempermasalahkan pemilik usaha tetap buka jualan di tengah pekerjaan proyek.

Project Manager Pekerjaan Pedestrian Kota Solo, Riur Pandapotan mengatakan dari sisi pengerjaan sebenarnya masih relatif aman dengan progres saat ini 8,4 persen. Pekerjaan ini sudah sesuai dengan target.

"Memang ada beberapa kendala yang dikhawatirkan nantinya akan mempengaruhi pengerjaan. Saya sudah sampaikan kendala ke Wali Kota," kata Riur.

"Sudah kami sounding ke Pemkot terhadap permasalahan yang ada. Tadi juga Mas Wali mengatakan akan membantu. Semoga semuanya lancar,” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Proyek Malioboro di Solo Akan Dirampungkan dalam 6 Bulan

#Wali Kota Solo #Gibran Rakabuming #Malioboro
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Bagikan