Program untuk Mendapat Anak Perempuan Bagi Pasutri Muda Mendapatkan anak perempuan dapat disiasati. (Foto: Go Dok)

REZEKI memang sudah diatur oleh Tuhan, termasuk saat merencanakan ingin memiliki momongan. Namun, secara ilmiah, kebiasaan tubuh dapat mempengaruhi hormon dalam pembentukan jenis kelamin janin di dalam kandungan, lho.

Artinya, kabar gembira bagi istri, yang cenderung ingin memiliki anak perempuan, dengan alasan dapat menjadi teman berbelanja dan curhat dengan ibu. Nah, apakah Anda salah satunya?

Kalau iya, coba deh program untuk mendapatkan anak perempuan berikut ini.

1. Mandilah dengan Air Hangat sebelum Bercinta


Kromosom X atau gen sperma perempuan, nyatanya lebih aktif dan bertahan lama pada lingkungan yang hangat dibandingkan kromosom Y milik laki-laki. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mandi atau berendam air hangat dengan pasangan sebelum berhubungan suami istri, ya!


Selain itu, dengan mandi bersama dengan pasangan, bisa menjadi salah satu foreplay dengan memberikan sentuhan-sentuhan lembut yang bisa dilakukan sebagai cara memuaskan suami. Ingat, foreplay yang baik menjadi penentu kualitas bercinta yang berkesan, lho!

anak perempuan
Bisa mendapatkan anak perempuan dengan strategimenghindari orgasme. (Foto: bodiempowerment)

2. Hindari orgasme


Dengan menghindari orgasme, tubuh wanita akan menjadi lebih basa (alkali) sehingga lebih menguntungkan bagi Kromosom Y (gen sperma laki-laki) untuk lebih aktif dibanding Kromosom X (gen perempuan). Jadi, jika kamu menginginkan anak perempuan, jagalah Miss V agar terus bersifat asam dengan menghindari orgasme.

3. Lakukan Posisi Bercinta yang Tepat


Bagi pasutri muda cenderung lebih eksploratif dalam memilih gaya bercinta. Nah, bagi kamu yang ingin mendapatkan anak perempuan, cocok nih untuk mencoba posisi misionaris!


Memang apa pengaruhnya? Dengan posisi ini, sperma yang keluar saat ejakulasi akan berada tepat di jalan masuk menuju Miss V yang cenderung asam. Bagi kamu yang belum tahu, kromosom Y laki-laki tidak dapat bertahan lama pada kondisi asam, berbeda dengan kromosom X milik wanita yang lebih dominan dalam kondisi tersebut.


Makanya, sperma membutuhkan waktu yang lebih lama agar dapat sampai ke sel telur, bahkan cenderung gugur sebelum akhirnya sampai ke sel telur.

anak
Posisi misionaris tepat untuk mendapatkan anak perempuan. (Foto: unitedwaycfc)

4. Hindari bercinta dekat waktu sebelum dan sesudah ovulasi


Dengan bercinta dua atau tiga hari sebelum tanggal ovulasi istri agar sperma kromosom Y (gen laki-laki) dapat cepat gugur. Setelah itu, janganlah berhubungan intim sampai siklus ovulasi berakhir.


Mengapa? Karena, walaupun sperma kromosom X (gen perempuan) itu lambat, mereka dapat hidup lebih lama sehingga dengan waktu tersebut dapat mencapai sel telur sebelum kromos Y tiba.


Selain itu, ada pula metode yang dikenalkan oleh Dr. Landrum Shettles dalam bukunya yang berjudul How to Choose the Sex of Your Baby, untuk menyarankan pasutri melakukan hubungan intim sebanyak dan sesering mungkin agar kuantitas sperma gen laki-laki menurun.

5. Diet Rendah Alkali


Kamu juga disarankan untuk menghindari makanan dan minuman yang bersifat alkali (basa) di masa ovulasi karena dapat menurunkan tingkat keasaman dalam vagina. Seperti yang telah disebutkan, kromosom Y (gen laki-laki) sangat senang berada dalam kondisi basa dibandingkan kromosom X (gen perempuan).


Nah, apa saja jenis makanan yang mengandung alkali? Selain tentunya air alkali yang banyak dipasarkan ke masyarakat, berbagai sayuran seperti brokoli, labu, lobak, kubis, serta sayuran yang difermentasi juga kaya akan alkali. Selain itu, ada pula buah-buahan seperti pisang, kelapa, ceri, anggur, persik, serta pir.


Hindari juga mustard, jamur, bawang putih, kacang hijau, ubi jalar, almond, tahu, kayu manis, dan jahe, ya!

anak
Diet rendah garam memunculkan kemungkinan mendapatkan anak perempuan. (Foto: Pexels/Pixabay)

6. Diet Rendah Garam


Terakhir adalah melakukan diet rendah garam dengan mengurangi makanan yang mengadung natrium tinggi seperti minyak zaitun, ikan salmon, keju, kue, dan udang. Selain itu, disarankan bagi para ladies untuk mengubah gaya hidup tidak baik seperti mengonsumsi junk food dan beralih untuk mengolah makanan sendiri, agar dapat mengatur kadar garam yang masuk ke dalam tubuh lebih efektif.


Selain itu, terapkan pola makan yang sama kepada pasangan kamu di sekitar masa ovulasi agar ketika ejakulasi, akan lebih banyak mengelurkan sperma kromosom X (gen perempuan) dibanding kromosom Y (gen laki-laki).

Selain cara-cara di atas, jangan lupa untuk banyak berdoa kepada Tuhan, karena bagaimanapun juga rezeki berada pada kehendak-Nya, termasuk dalam memberikan momongan. Semoga berhasil! (*)

Kredit : paksi


Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH