Program Khusus Buat UMKM Masuk Pasar Digital Digitalisasi UMKM.(Foto: Antara)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo menginstruksikan percepatan digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengingat potensi ekonomi digital Indonesia yang amat besar. Saat ini, berdasarkan data dari Indonesian E-Commerce Association (idEA) terdapat 13,7 juta pelaku UMKM Indonesia yang sudah tergabung ke dalam ekosistem digital hingga Mei 2021.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menegaskan, pelaku UMKM yang sudah onboarding di ekosistem digital atau sekitar 21 persen. Pemerintah telah menargetkan agar pada tahun 2024 mendatang, jumlah pelaku UMKM yang tergabung ke dalam ekosistem digital dapat meningkat pesat hingga 30 juta pelaku.

Baca Juga:

Fokus Pada Ekonomi Digital, ASEAN Keluarkan Digital Masterplan 2025

"Harus ada strategi proaktif jemput bola untuk melakukan pendampingan, kurasi produk, SDM-nya, pembiayaan, sampai mereka bisa onboarding di e-commerce," kata Teten.

Teten mengungkap, nantinya akan dibentuk program project management officer (PMO) lintas sektoral atau lintas kementerian yang nantinya akan mengonsolidasikan proses digitalisasi tersebut.

Sektor keuangan menjadi salah satu kunci dalam perkembangan ekonomi digital di Indonesia. Untuk mendukung digitalisasi ekonomi nasional, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2017 silam telah mencanangkan percepatan transformasi bisnis sektor jasa keuangan nasional ke arah digital.

"Kalau sudah berbicara digital, ini pasti borderless. Oleh karena itu, kami sudah mempunyai masterplan bagaimana mendigitalkan sektor keuangan Indonesia. Kita ketahui kalau sekarang ini orang mau transfer uang tidak usah pergi ke bank, ini bentuk dari produk digital di perbankan," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso,.

Wimboh melanjutkan, saat ini pihaknya juga tengah berupaya untuk mengarahkan kredit bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah secara digital.

"Hal ini tentunya membutuhkan proses dan adaptasi panjang. Namun, dari proses panjang tersebut, akan diperoleh kemudahan dan layanan yang jauh lebih baik, lebih murah, lebih cepat, dan menjangkau kawasan yang lebih luas," katanya.

Ia memaparkan, salah satu tantangan yang harus dihadapi Indonesia dalam mengembangkan sektor keuangan di tengah kondisi geografis negara yang terdiri atas kepulauan ialah tidak semua kawasan atau daerah dapat tersentuh layanan keuangan.

"Seandainya bisa dihadirkan secara fisik, maka kendala lain yang berupa tingginya biaya yang diperlukan akan muncul. Maka itu, transformasi digital menjadi salah satu solusi dari tantangan itu. Digitalisasi ini pengaruhnya luar biasa sehingga kita yakin dengan digital ini sektor keuangan akan menjangkau nasabah yang lebih banyak bahkan dengan ongkos yang lebih murah," tuturnya.

Pameran UMKM. (Foto: Teresa Ika)
Pameran UMKM. (Foto: Teresa Ika)

OJK mengklaim, ekosistem keuangan digital di Tanah Air saat ini telah menunjukkan tren yang menggembirakan untuk dapat memberikan sumbangan ekonomi yang lebih cepat dan besar.

"Sudah banyak perusahaan-perusahaan rintisan yang muncul dan memberikan layanan-layanan digital yang serupa dengan sektor keuangan," ungkapnya.

Selain itu, metode pendanaan atau pengumpulan dana kini juga tengah berkembang dengan salah satunya berupa securities crowdfunding.

"Metode tersebut merupakan pengumpulan dana dengan skema patungan yang dilakukan oleh pemilik bisnis atau usaha untuk memulai atau mengembangkan bisnisnya," katanya.

Ia menegaskan, investor dapat membeli dan mendapatkan kepemilikan melalui saham, surat bukti kepemilikan utang (obligasi), atau surat tanda kepemilikan bersama (sukuk) di mana investor dan pihak yang membutuhkan dana dapat dengan mudah dipertemukan melalui suatu platform berbasis teknologi informasi.

"Jadi anak-anak muda yang belum mempunyai credit record di bank silakan mengeluarkan surat utang melalui pasar modal yang kita sebut securities crowdfunding terutama apabila sudah mempunyai proyek-proyek dengan pemerintah," ujar Wimboh. (Asp)

Baca Juga:

Pemerintah Bangun Strategi Ekonomi Digital

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PDIP Lobi Fraksi Lain Gulirkan Hak Interpelasi Formula E
Indonesia
PDIP Lobi Fraksi Lain Gulirkan Hak Interpelasi Formula E

"Jadi lima orang ini kan inisiator. Sekarang lagi menggalang dukungan dari anggota fraksi lain," kata Gembong

Haris Azhar Sudah Punya 'Bahan' Buat di Pengadilan
Indonesia
Haris Azhar Sudah Punya 'Bahan' Buat di Pengadilan

Karena pengadilan ini forum resmi

PKB Lirik AHY Berduet Dengan Cak Imin
Indonesia
PKB Lirik AHY Berduet Dengan Cak Imin

Terkait kemungkinan duet Gus AMI dengan Ketua DPR Puan Maharani yang sebelumnya sempat mencuat, hal tersebut baru sekadar wacana.

Luhut Janjikan Bangun Solar Cell 100 MW di Proyek Citarum Harum
Indonesia
Luhut Janjikan Bangun Solar Cell 100 MW di Proyek Citarum Harum

Pemerintah akan membangun panel solar cell di atas air Danau Retensi Cieunteung yang memiliki luas 8,7 hektare dan Danau Andir seluas 4,7 hektare.

KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Banjarnegara
Indonesia
KPK Geledah Kantor Dinas PUPR Banjarnegara

Saat ini kegiatan sedang berlangsung

Skrining Wajah Diterapkan dalam Tes Calon Anggota KPU dan Bawaslu
Indonesia
Skrining Wajah Diterapkan dalam Tes Calon Anggota KPU dan Bawaslu

Penerapan skreening dalam tes tertulis, penulisan makalah, dan psikologi dasar ini dilakukan guna menghindari adanya kecurangan yang mungkin terjadi.

PDIP Sebut Program Pembangunan yang Dicanangkan Anies Belum Sentuh Persoalan Jakarta
Indonesia
PDIP Sebut Program Pembangunan yang Dicanangkan Anies Belum Sentuh Persoalan Jakarta

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI, Gembong Warsono mengatakan, program pembangunan yang dilakukan Anies sampai saat ini belum menyentuh pokok persoalan di Jakarta.

Anak-Anak Masuk Hotel di Tangsel Wajib Tunjukan Hasil Tes COVID-19
Indonesia
Anak-Anak Masuk Hotel di Tangsel Wajib Tunjukan Hasil Tes COVID-19

Pemerintah Kota Tangerang Selatan kini menerapkan aturan anak di bawah usia 12 tahun harus menunjukan hasil tes negatif COVID-19 saat masuk hotel.

Pemprov DKI Bakal Gelar Razia Uji Emisi di 24 Ruas Jalan
Indonesia
Pemprov DKI Bakal Gelar Razia Uji Emisi di 24 Ruas Jalan

Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya akan menggelar kegiatan penaatan/kepatuhan hukum uji emisi kendaraan bermotor di 24 ruas jalan selama tahun 2022.