Produksi Vaksin COVID-19, Pemerintah Siapkan Rp50 Triliun di 2021 Lab Vaksin Bio Farma. (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Pemerintah menyiapkan pendanaan sebesar Rp5 triliun tahun ini untuk penyediaan vaksin COVID-19 yang saat ini masih dalam tahap uji klinis. Anggaran tersebur, untuk penyediaan vaksin sebesar 30-40 juta dosis di PT Bio Farma di tahun ini. Lalu, tahun depan atau 2021, rencananya akan disiapkan Rp40 triliun sampai Rp50 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, Bio Farma dan Sinovac Biotech tengah melakukan uji klinis fase ketiga vaksin COVID-19, yang melibatkan 1.600 orang.

Targetnya, lanjut ia, vaksin sudah mulai bisa diproduksi pada Oktober mendatang dengan kapasitas 10 juta dosis per bulan dan hingga akhir tahun akan memproduksi 40 juta dosis. Kapasitas produksi pengembangan vaksin diharapkan mencapai 120 juta dosis per tahun.

Baca Juga:

Wakapolri Instruksikan Anak Buahnya Sikat Penyebar Hoaks COVID-19

Bio Farma, lanjut Airlangga, juga bekerja sama dengan Coalition for Epidemic Preparedness Innovation (CEPI) untuk melakukan transfer teknologi formulasi vaksin. Bio Farma memproduksi vasin COVID-19 yang dikembangkan oleh CEPI.

Selain Bio Farma, Airlangga menjelaskan, PT Kalbe Farma tengah bekerja sama dengan Genexine Consortium asal Korea Selatan dalam pengembangan vaksin COVID-19.

Sementara itu, PT BHCT Bioteknologi Indonesia juga bekerja sama dengan China Sinopharm International Corporation (Wuhan Institute of Bilogical Product) untuk melakukan uji klinis fase 1 dan 2 di rumah sakit rujukan COVID-19. Uji klinis mulai dilakukan April lalu di China.

Baca Juga:

Update COVID-19 Rabu (12/8): 130.718 Positif, 85.798 Sembuh



Alwan Ridha Ramdani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH