Prodem dan Jokowi Beda Visi Tentang Menteri Muda di Kabinet Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato Visi Indonesia di SICC, Sentul, Bogor, Minggu (14/7) (MP/Kanu)

MerahPutih.com - Sekjen Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (Prodem) Satyo Purwanto kurang sepakat dengan wacana Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) yang ingin menempatkan menteri muda di jajaran kabinetnya. Menurutnya, parameter untuk menentukan seseorang layak menjadi menteri bukan sekadar fakfor usia.

"Kalau saya begini enggak begitu setuju dengan terminologi menteri muda. Tua muda kalau yang mudanya tidak progresif, ideologinya bukan demokrasi yang substansial, ya, percuma juga," kata Satyo saat dihubungi wartawan, Senin (15/7).

Baca Juga: NasDem Sindir PKB Minta Jatah Kursi 10 Menteri

Satyo menilai, seseorang yang ditunjuk sebagai menteri harus memiliki jiwa progresif dan ideologi yang jelas. Karena itu, menurut dia, tidak hanya sekadar muda, menteri yang akan ditunjuk Jokowi juga wajib memiliki rekam jejak yang jelas.

"Kalau muda sekadar usia, tetapi ideologi mentah dan track record tidak jelas, buat apa," tegaa dia.

Jokowi
Presiden Joko Widodo (Jokowi). (ANT/Desca Lidya Natalia)

Satyo melanjutkan, energi bangsa ini cukup banyak terkuras selama proses kontestasi Pilpres 2019. Karena itu, Satyo berharap Jokowi tidak main-main dalam menyusun kabinet mendatang.

Baca Juga: Permintaan Cak Imin Soal Jatah 10 Menteri untuk PKB Tidak Realistis

"Bicara harga politik yang dikeluarkan bangsa ini di Pilpres 2019 yang besar, saya pikir tidak bisa main-main Jokowi memilih kabinet. Apalagi hanya memenuhi hasrat untuk menteri muda. Tidak sekadar itu. Ada hal yang lebih berat daripada memenuhi hasrat seperti itu," tandasnya. (Pon)

Kredit : ponco

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH