Prihatin Kasus Wadas, PBNU Minta Pemerintah Kedepankan Cara Humanis Warga Desa Wadas, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah memasang patok tanah mereka sendiri sebagai bentuk dukungan kelanjutan pembangunan Bendungan Bener. ANTARA/HO-dokumen BBWSSO Yogyakarta

MerahPutih.com - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) turut prihatin atas kasus kekerasan dalam penanganan warga Desa Wadas yang menolak penambangan batu andesit untuk proyek bendungan di Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Senin (7/2).

Ketua PBNU KH Ahmad Fahrur Rozi mengatakan, pihaknya berharap kasus ini harus dijadikan evaluasi pemerintah, terutama aparat keamanan agar selalu mengutamakan cara yang persuasif dan humanis.

Baca Juga

Pemerintah Lanjutkan Pengukuran Tanah di Desa Wadas

“PBNU meminta kepada seluruh aparat keamanan dan aparat pemerintah agar menggunakan pendekatan dialog yang humanis dengan mengedepankan prinsip musyawarah (syûra) dan menghindarkan cara-cara kekerasan yang merugikan para pihak dan menimbulkan mafsadah (kerusakan),” ujar Fahrur Rozi di Jakarta, Rabu (9/2).

PBNU juga mengimbau kepada semua pihak agar selalu mengedepankan semangat persaudaraan dan kemanusiaan dalam menyelesaikan segala permasalahan. Dengan cara ini, Fahrur Rozi yakin akan menghasilkan solusi yang bisa diterima banyak pihak tanpa merendahkan nilai-nilai hak asasi manusia.

Bendungan yang bakal dibangun di Kecamatan Bener diakui merupakan salah satu proyek strategis nasional. Melihat pentingnya proyek ini, sambung Fahrur Rozi, PBNU mendorong pemerintah pusat dan daerah untuk lebih meyakinkan masyarakat mengenai proyek strategis ini dan kemaslahatannya bagi masyarakat umum.

Baca Juga

Polda Jateng Klaim Kericuhan di Desa Wadas Dipicu Provokasi Orang Tak Dikenal

Wakil Sekjen PBNU Abdul Qodir menambahkan, yang juga lebih penting, pemerintah harus memastikan tidak adanya potensi kerusakan lingkungan hidup dan sumber daya alam dalam pelaksanaan proyek ini.

“PBNU akan senantiasa memantau perkembangan situasi dan mendampingi warga di Desa Wadas untuk memastikan tidak terjadinya perampasan hak-hak masyarakat dan terpenuhinya keadilan bagi masyarakat,” kata Abdul Qodir.

Menyusul terjadinya insiden pada Senin (7/2) lalu, PBNU meminta warga NU di Desa Wadas untuk bisa menahan diri dan tidak mudah terpancing provokasi pihak-pihak yang tak bertanggung jawab. Warga nahdliyin juga diminta untuk memperbanyak zikir dan beribadah kepada Allah agar kemelut ini segera mendapat solusi terbaik.

“Kami telah menginstruksikan kepada PCNU Kabupaten Purworejo agar melakukan langkah-langkah yang diperlukan guna menjaga situasi masyarakat tetap kondusif,” pungkas Abdul Qodir. (Pon)

Baca Juga

Temui Warga Desa Wadas, Ganjar Jelaskan Proyek Pembangunan Bendungan Bener

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cuaca Ekstrem, Warga di 20 Wilayah Indonesia Ini Diimbau Hindari Keluar Rumah
Indonesia
Cuaca Ekstrem, Warga di 20 Wilayah Indonesia Ini Diimbau Hindari Keluar Rumah

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini agar waspada akan cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi di 20 wilayah di Tanah Air pada Kamis (30/9).

Ratusan Polisi Dikerahkan Urai Kemacetan di Sekolah Pinggir Jalan
Indonesia
Ratusan Polisi Dikerahkan Urai Kemacetan di Sekolah Pinggir Jalan

Sekolah-sekolah yang berada di pinggir jalan, yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas

Penyelenggara Mulai Lakukan Pengecatan Lintasan Sirkuit Mandalika
Indonesia
Penyelenggara Mulai Lakukan Pengecatan Lintasan Sirkuit Mandalika

Penyelenggara balapan World Superbike (WSBK) terus menyelesaikan fasilitas pendukung termasuk pengecatan garis star (star line) di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Polisi Mulai Sebar Foto Empat Teroris Poso
Indonesia
Polisi Mulai Sebar Foto Empat Teroris Poso

Para DPO tersebut yakni Askar alias Jaid alias pak Guru, Muhklas alias Galuh alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Suhardin alias Hasan Pranata

Perbaiki Rumah Korban Banjir Bandang, Mensos Koordinasi dengan BNPB
Indonesia
Kemendag Optimistis Perdagangan Multilateral Dorong Pengentasan Kemiskinan
Indonesia
Kemendag Optimistis Perdagangan Multilateral Dorong Pengentasan Kemiskinan

Pada penyelenggaraan Trade, Investment, and Industry Working Group (TIIWG) dalam agenda Presidensi G20 Indonesia menyimpulkan juga keselarasan kebijakan perdagangan, investasi, dan industri penting untuk mencapai sustainable development goals (SDGs) 2030.

Patung Soeharto Hingga Sarwo Edhi Lenyap, Kostrad: Permintaan Nasution
Indonesia
Patung Soeharto Hingga Sarwo Edhi Lenyap, Kostrad: Permintaan Nasution

Ada permintaan sebelumnya dari Letnan Jenderal TNI Azmyn Yusri Nasution selaku pembuat patung-patung itu

KPK Periksa Rachmat Yasin Terkait Dugaan Korupsi Bupati Bogor
Indonesia
KPK Periksa Rachmat Yasin Terkait Dugaan Korupsi Bupati Bogor

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin, Kamis (23/6).

Distributor Keluhkan Pasokan Minyak Goreng Curah Terhenti
Indonesia
Distributor Keluhkan Pasokan Minyak Goreng Curah Terhenti

Polresta Surakarta Jawa Tengah melakukan inspeksi di sejumlah distributor minyak goreng curah di Solo, Rabu (23/3).

HUT Ke-76 Brimob, Kapolri Jenguk Anggota Tertembak KKB
Indonesia
HUT Ke-76 Brimob, Kapolri Jenguk Anggota Tertembak KKB

Kapolri menjenguk dan memberi perhatian langsung kepada personel Korps Brimob Polri yang tertembak maupun sakit ketika menjalankan tugas.