Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Diperpanjang Penahanannya Tersangka pengancam penggal Presiden Joko Widodo, Hermawan Susanto (Foto: screenshot youtube.com)

MerahPutih.Com - Penyidik Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya memperpanjang masa penahanan tersangka dugaan makar Hermawan Susanto alias HS (25).

HS nantinya masih akan berada di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya hingga 30 hari ke depan.

"Ya perpanjangan pengadilan 30 hari ke depan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (11/7).

Perpanjangan masa penahanan ini dilakukan atas persetujuan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Di mana seperti diketahui masa penahanan itu berakhir hari ini Kamis (11/7).

Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengeluarkan keputusan dalam surat Nomor :630/Pen.Pid/VI/2019/PN/JKT/PST. Isinya, perpanjangan masa tahanan dilakukan karena penyidik masih memerlukan waktu untuk pemeriksaan yang masih belum selesai.

HS pengancam penggal kepala Jokowi ditahan
Pelaku pengancam memenggal kepala Presiden Joko Widodo, Hermawan Susanto (tengah). Foto: Net

"Mengabulkan permintaan dari penyidik untuk memperpanjang waktu penahanan terhadap tersangka Hermawan Susanto untuk jangka waktu 30 hari, terhitung 12 Juli sampai dengan 10 Agustus 2019 di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya," demikian isi surat tersebut.

Beberapa waktu lalu beredar video di media sosial yang memperlihatkan HS berteriak mengancam akan memenggal kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Video tersebut diambil saat aksi di kawasan Bawaslu, Jakarta Pusat.

BACA JUGA: Kesal Divonis Bersalah, Ratna Sarumpaet Sebut Hukum Indonesia Buruk

KPK Tetapkan Gubernur Kepri Tersangka Suap Izin Reklamasi

Buntut ucapannya, HS dilaporkan ke polisi dan ditangkap di wilayah Parung, Kabupaten Bogor, Minggu, 12 Mei 2019 pagi. Pada Selasa, 14 Mei 2019, Hermawan resmi ditahan.

Hermawan ditahan untuk 20 hari ke depan. Kemudian, penahananya telah diperpanjang 40 hari sejak Minggu 2 Juni hingga 11 Juli 2019.

Dengan penangkapan ini, HS terancam dipenjara seumur hidup. Pasalnya, polisi menjerat pria tersebut dengan Pasal 104 KUHP.(Knu)



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH