Pria Selalu Salah Ketika Bercinta Banyak kesalahan pada pria bila sudah berhubungan dengan percintaan. (Foto: walpaperup)

YANG harus diingat oleh para pria bahwa bercinta bukan komunikasi satu arah, melainkan dua arah. Bercinta merupakan kebutuhan yang harus diberikan satu sama lain.

Celakanya pria yang selalu menempatkan diri di tempat yang salah. Ada saja kesalahan yang dibuat dan itu berdasarkan asumsi kebenarannya saja.

Pria lupa untuk membuat suasana nyaman yang membuat perempuan berada dalam kehangatan. Di dalam kamar, buatlah menjadi bersih dan wangi. Kalau perlu taburkan bunga di atas tempat tidur.

Pemanasan adalah hal yang utama bagi perempuan. Mereka senang dipeluk dan dicium, merasakan sensasi keintiman. Namun pria langsung saja pada sajian utamanya, tanpa menyicipi makanan pembuka.

Pria harus menahan diri agar tidak terburu-buru. Terkadang melihat istri seolah sudah tak tahan harus segera melakukan eksekusi. Padahal tak perlu demikian, pria harus membuat suasana romantis.

Pria harus pandai membaca sinyal dari istri yang tengah 'membutuhkan'. Meskipun sudah menjadi pasangan resmi, perempuan masih terlihat malu untuk mengungkapkan kebutuhannya.

Jangan pernah memaksakan eksperimen pada istri Anda. Bila ingin bereksperimen diskusikan terlebih dahulu. Bila dia tidak nyaman, jangan dilakukan.

Istri Anda bukan orang suruhan. Perempuan paling tidak suka dengan gaya bossy. Bercinta merupakan hal yang menyenangkan bukan sebuah kewajiban.

Selalu memberikan sentuhan dan usapan serta belaian pada istri Anda. Ini akan membuat percintaan semakin memanas.

Kesalahan terbesar dari pria adalah menganggap istrinya puas bercinta. Jika pria sudah mencapai ejakulasinya, maka asumsinya istrinya pun mengalami orgasme. Namun bukan itu yang dicari oleh perempuan, melainkan keintiman berdua dan merasakan cinta Anda. (psr)



Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH