Ngaku Pewaris Tahta, Pria Ini Segel Keraton Kasepuhan Cirebon Video oknum yang mengaku sebagai pewaris tahta asli Keraton Kasepuhan Cirebon viral beredar di media sosial. Foto: MP/Mauritz

MerahPutih.com - Video oknum yang mengaku sebagai pewaris tahta asli Keraton Kasepuhan Cirebon viral beredar di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 39 detik tampak seorang pria berbaju hitam berkacamata bersama beberapa orang pengikutnya berjalan dan mengamati setiap sudut keraton tersebut.

Dalam video tersebut tertulis "pewaris TAHTA Asli Melakukan Sidak keraton Kasepuhan Kota Cirebon"

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA] Pembakar Bendera PDIP Ternyata Simpatisan Sendiri

Tidak hanya itu, dalam video tersebut juga diberi tulisan "Melakukan Sidak kepada Sdr Arief yang saat ini mengaku sebagai keturunan Tunggal Sultan ke XI yang melakukan pembohongan publik".

"Kami sebagai Warga keraton Kasepuhan Asli, sangat Prihatin melihat keraton tidak lagi terawat seperti dulu," kata pria tersebut

Video oknum yang mengaku sebagai pewaris tahta asli Keraton Kasepuhan Cirebon viral beredar di media sosial.
Video oknum yang mengaku sebagai pewaris tahta asli Keraton Kasepuhan Cirebon viral beredar di media sosial. Foto: MP/Mauritz

Dalam video tersebut, pria yang tampak membawa tas itu menurunkan foto Sultan Sepuh ke-XIV Keraton Kasepuhan Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat bersama ratu yang dipajang di salah ruangan keraton itu.

Selain itu tampak pula pria berkacamata itu menyegel pintu salah satu ruangan keraton menggunakan rantai dan gembok.

Sultan Sepuh ke-XIV Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat saat dimintai tanggapannya melalui WhatsApp belum mau berkomentar lebih jauh karena saat ini masih dalam perawatan di salah satu rumah sakit di Bandung.

Baca Juga

Pembakaran Bendera PDIP Sengaja Dilakukan untuk Provokasi dan Chaos

"Saya masih dirawat di Bandung, tidak usah diladeni, bikin malu Cirebon, nanti saya klarifikasi kalau sudah di cirebon," jawab Sultan Arief sapaan PRA Arief Natadiningrat, Minggu (28/6). (Mauritz/Cirebon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mulai Besok Wisata Ragunan Dibuka, Warga Luar DKI Boleh Berkunjung
Indonesia
Mulai Besok Wisata Ragunan Dibuka, Warga Luar DKI Boleh Berkunjung

Wisata Kebon Bintang Ragunan beroperasi melayani warga setelah sebelumnya ditutup sebagai langkah Pemprov DKI untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

IDI: 136 Dokter Meninggal Akibat COVID-19, Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
IDI: 136 Dokter Meninggal Akibat COVID-19, Terbanyak di Jawa Timur

Sebanyak 136 dokter meninggal dunia akibat COVID-19. Data ini disampaikan Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Polisi Periksa Saksi dari PT Kimia Farma Terkait Kasus Pelecehan di Bandara Soetta
Indonesia
Polisi Periksa Saksi dari PT Kimia Farma Terkait Kasus Pelecehan di Bandara Soetta

enyelidikan kasus dugaan pelecehan seksual oleh oknum tenaga kesehatan saat rapid test di Bandara Soekarno-Hatta terus berlanjut.

Pandemi COVID-19, Sekaten Keraton Surakarta Ditiadakan?
Indonesia
Pandemi COVID-19, Sekaten Keraton Surakarta Ditiadakan?

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tinggal dua pekan lagi atau tepatnya pada tanggal 29 Oktober.

COVID-19 Renggut Nyawa Wakil Rakyat Asal Solo
Indonesia
COVID-19 Renggut Nyawa Wakil Rakyat Asal Solo

Hasil tes swab RSUD dr Moewardi, almarhum Syamsul dinyatakan positif COVID-19.

Libur HUT RI, Ribuan Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Indonesia
Libur HUT RI, Ribuan Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 49,79% menuju arah Timur, 28,42% menuju arah Barat, serta 21,79% menuju arah Selatan.

Kapolri Ungkap Alasan Perbanyak Tilang Elektronik
Indonesia
Kapolri Ungkap Alasan Perbanyak Tilang Elektronik

Penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) dapat mencegah penyalahgunaan wewenang polisi lalu lintas.

Teror Bom Bunuh Diri di Makassar Jadi Teguran Keras untuk Pemerintah
Indonesia
Teror Bom Bunuh Diri di Makassar Jadi Teguran Keras untuk Pemerintah

Peristiwa bom bunuh di Makassar merupakan sinyal keras bagi seluruh pihak, terutama pemerintah untuk tidak pernah kendor dalam melaksanakan ‘protokol’ penanganan ekstremisme-kekerasan.

Komnas PA: Tak Ada Aturan Murid Baru dengan Batasan Usia, Hanya di Jakarta
Indonesia
Komnas PA: Tak Ada Aturan Murid Baru dengan Batasan Usia, Hanya di Jakarta

Komnas PA bersama para orang tua meminta Mendikbud Nadiem Makarim mencabut aturan PPDB DKI Jakarta tahun 2020 tersebut.

Pernah Viral Didatangi Risma, Kolong Jembatan Pegangsaan Kini Dihiasi Mural
Indonesia
Pernah Viral Didatangi Risma, Kolong Jembatan Pegangsaan Kini Dihiasi Mural

emkot Jakarta Pusat bersama Dekan Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta dan perwakilan PT Taspen melakukan pembuatan mural secara simbolis di kolong jembatan Pegangsaan.