Pria, Celana Jins Bisa Jadi Musuh Kamu Celana jins yang terlalu ketat mengancam kesehatan penis. (foto: pixabay/madeinitaly)

JIKA ditanya, 'apakah celana pilihan terbaik para pria?', jawabannya pastilah jins. Ya, celana jins bisa dikatakan andalan semua kalangan. Namun siapa sangka, di balik keandalan celana jins, tersimpan bahaya yang mengintai. Keseringan pakai celana jins, apalagi yang ketat, ternyata bisa menimbulkan masalah pada penis pria. Ah, yang benar?

Penelitian membuktikan keseringan memakai celana jins bisa mengganggu organ reproduksi pria. Seperti diilansir laman Medical News Today, sebuah survei yang dilakukan terhadap 2.000 pria Inggris menunjukkan bahwa pemakaian celana jins ketat dapat menyebabkan berbagai masalah pada organ vital pria, di antaranya infeksi saluran kemih, torsio testis, penis bengkok, kandung kemih lemah, hingga masalah kesehatan lainnya dalam jangka panjang.

Hasil survei itu menunjukkan 50% pria yang memakai celana jins ketat mengalami ketidaknyamanan di pangkal paha. Sementara itu, lebih dari 25% lainnya mengalami masalah kandung kemih dan 1 dari 5 pria mengalami penis bengkok.

Menurut seorang pakar medis Dr Hilary Jones, seperti dikutip dari Hellosehat, pemakaian celana jins atau celana dalam yang ketat sudah pasti menghambat aliran udara pada area organ vital pria.

banana
Celana jins terlampau ketat bisa menyebabkan penis bengkok. (foto: pixabay/ajcespedes)

Selain itu, celana yang ketat dapat memicu spermatic cord, struktur berbentuk tali yang melindungi testis, terpelintir dan menghentikan suplai darah ke testis. Akibatnya, pria rentan terkena torsi testis. Bila hal itu terjadi, perlu segera dilakukan pembedahan untuk menghindari kerusakan permanen atau pengangkatan testis.

Kredit : dwi

Tags Artikel Ini

Dwi Astarini