Presiden Prabowo Sebut Impor Beras Dihentikan, DPR Minta Pemerintah Pastikan Petani Tak Dirugikan

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Oktober 2025
Presiden Prabowo Sebut Impor Beras Dihentikan, DPR Minta Pemerintah Pastikan Petani Tak Dirugikan

Gedung DPR RI. (Foto: MerahPutih.com/Dicke Prasetia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia tidak lagi melakukan impor beras dan kini memiliki stok beras tertinggi sepanjang sejarah menuai tanggapan dari DPR.

Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, menyambut positif capaian tersebut sebagai bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menurutnya, pencapaian ini harus dijaga dengan baik agar benar-benar memberi manfaat bagi rakyat Indonesia, terutama para petani.

“Kalau stok beras kita memang benar tertinggi sepanjang sejarah, tentu kita harus bersyukur. Tapi yang terpenting jangan hanya melihat angka stok, melainkan juga kualitas beras yang dikonsumsi masyarakat. Jangan sampai ada lagi beras oplosan yang beredar di pasaran,” kata Daniel di Jakarta, Selasa (30/9).

Baca juga:

Pemerintah Klaim Tidak Akan Impor Beras Sampai 2026

Daniel menegaskan masyarakat berhak mendapatkan beras berkualitas, sementara pemerintah perlu memperketat pengawasan distribusi agar tidak terjadi penyalahgunaan.

Ia mengingatkan kasus beras oplosan beberapa waktu lalu jangan sampai terulang karena merugikan konsumen sekaligus merusak kepercayaan publik.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya memastikan bahwa tingginya stok beras tidak justru menekan harga gabah di tingkat petani. Petani, menurut Daniel, harus mendapat kepastian harga yang adil sehingga peningkatan stok juga berbanding lurus dengan kesejahteraan mereka.

“Stok beras yang melimpah harus diikuti dengan harga yang baik di tingkat petani. Jangan sampai petani justru merugi karena harga jatuh. Harapan kita, kondisi ini menjadikan petani semakin sejahtera, bukan hanya menjadi penonton ketika negara mencatat rekor,” ujarnya.

Baca juga:

Setelah 2 Tahun Impor Beras, Pemerintan Stop Beli Dari Luar Negeri

Daniel menambahkan, ketahanan pangan sejatinya tidak hanya dihitung dari seberapa besar cadangan beras, tetapi juga dari keberlanjutan produksi di dalam negeri. Ia mendorong pemerintah memperkuat dukungan bagi petani, mulai dari akses pupuk, teknologi, hingga permodalan.

“Petani adalah ujung tombak ketahanan pangan kita. Jika mereka kuat dan sejahtera, maka ketahanan pangan Indonesia akan kokoh. Tapi kalau petani terus menghadapi masalah harga, pupuk, dan distribusi, maka capaian stok ini bisa rapuh,” tegasnya.

Sebagai anggota Komisi IV yang membidangi pertanian, Daniel juga mengingatkan perlunya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas beras.

Selain itu, distribusi yang merata dan pengawasan ketat dinilai sangat penting agar kelebihan stok tidak hanya menumpuk di gudang, tetapi benar-benar terserap di pasar dengan harga terjangkau.

“Kalau distribusi lancar, harga stabil, kualitas terjaga, maka rakyat senang dan petani pun bahagia. Itu baru namanya keberhasilan pangan yang sesungguhnya,” pungkasnya. (Pon)

#Impor Beras #Komisi IV DPR #Stok Beras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Sebanyak 33 negara, termasuk Inggris, AS, dan Jepang, resmi mengimbau warganya untuk stok makanan dan obat selama 72 jam. Simak alasan lengkap dan daftar negaranya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
33 Negara Serukan Warga Stok Makanan Hingga Obat, Ada Apa?
Indonesia
Harga Beras Naik Rp 50 per Kg, Stok Nasional Diklaim Cukup hingga Juli 2027
Harga beras kini mencapai Rp 16.450 per kilogram atau naik Rp 50. Namun, stok beras nasional diklaim cukup hingga Juli 2027.
Soffi Amira - Senin, 26 Oktober 2026
Harga Beras Naik Rp 50 per Kg, Stok Nasional Diklaim Cukup hingga Juli 2027
Indonesia
Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif
Daniel Johan mendorong rehabilitasi lahan bekas karhutla dengan pohon keras dan tanaman produktif. Meminta anggaran kehutanan memprioritaskan pemulihan hutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan untuk Sawit, DPR Minta Lahan Bekas Karhutla Ditanami Pohon Keras dan Tanaman Produktif
Indonesia
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Penegakan hukum menyasar pihak yang bertanggung jawab agar praktik pembakaran hutan tidak terus berulang.
Yusuf Abdillah - Rabu, 14 Oktober 2026
Cabut Izin Perusahaan Tak Cukup, DPR Desak Pembakar Hutan Dihukum Berat
Indonesia
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Inflasi pangan menjadi kekhawatiran utama pada kuartal III dan IV 2026, terutama seiring risiko gangguan pasokan akibat El Nino.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Indonesia
Kirim Beras Premium ke Retail Modern, Bulog Minta Warga Tidak Perlu Khawatir
Pendistribusian ke retail modern merupakan strategi Bulog untuk memastikan perluasan akses dan pilihan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan beras premium
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Kirim Beras Premium ke Retail Modern, Bulog Minta Warga Tidak Perlu Khawatir
Indonesia
Komisi IV DPR Sentil Menhut Raja Juli: Dugaan Gratifikasi Harus Dikembalikan ke KPK, Bukan ke Pemberi
Firman Soebagyo menegaskan dugaan gratifikasi harus dilaporkan kepada KPK, bukan dikembalikan kepada pemberi. Komisi IV DPR akan meminta penjelasan Kementerian Kehutanan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Komisi IV DPR Sentil Menhut Raja Juli: Dugaan Gratifikasi Harus Dikembalikan ke KPK, Bukan ke Pemberi
Indonesia
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto meminta mitigasi El Nino dilakukan secara cepat dan terintegrasi guna menjaga produktivitas pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 04 Juli 2026
Titiek Soeharto Minta Mitigasi El Nino Dipercepat demi Lindungi Ketahanan Pangan Nasional
Indonesia
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Anggota Komisi IV DPR RI Usman Husin meminta pemerintah segera melakukan mitigasi darurat menghadapi El Nino yang berpeluang mencapai 98 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
El Nino Berpeluang Capai 98 Persen, DPR Desak Pemerintah Siapkan Mitigasi Darurat Karhutla dan Kekeringan
Indonesia
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
FAO memproyeksikan produksi beras Indonesia mencapai 38,6 juta ton pada 2026/2027. Indonesia kini menjadi produsen beras terbesar keempat dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
Bagikan