Presiden PKS: Koalisi Semut Merah Bubar Presiden Partai Keadilan Sejahera (PKS) Ahmad Syaikhu saat Rapimnas PKS 2022. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra hampir dipastikan menjalin koalisi menyongsong Pemilu 2024.

Menyikapi hal itu, Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengatakan, Koalisi Semut Merah bentukan PKS dan PKB bubar.

“Iya ya otomatis (batal koalisi semut merah PKS-PKB)," kata Syaikhu kepada wartawan di kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (29/7).

Baca Juga:

Elite PKB Usulkan Koalisi Semut Merah Usung Cak Imin-Anies di Pilpres 2024

Meski begitu, Syaiku mengaku tetap menghormati keputusan partai-partai politik (parpol) yang telah melakukan penjajakan mencari kawan koalisi.

Termasuk, kata Syaikhu, keputusan koalisi yang disepakati PKB dan Gerindra. Ia menyambut positif kerja sama kedua partai menjelang Pilpres 2024

"Tentu kita menghormati kalau ada partai-partai yang mau melakukan koalisi. Kalau PKB dengan Gerindra kita hormati lah," ujarnya.

Baca Juga:

Partai Demokrat Diprediksi Gabung Koalisi Semut Merah

Menurut Syaikhu, semakin banyak parpol yang berkoalisi semakin banyak pula pasangan yang akan mengikuti kontestasi elektoral 2024.

"Bagian dari apa namanya yang harus kita jaga bersama agar banyak lagi kandidat yang bisa maju dalam kontestasi Pemilu 2024," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Begini Respons NasDem Diajak Gabung Koalisi Semut Merah Besutan PKB-PKS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Setelah Vaksin COVID-19, Selama 5 Bulan Tak Boleh Minum Alkohol
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Setelah Vaksin COVID-19, Selama 5 Bulan Tak Boleh Minum Alkohol

Di media sosial sempat beredar adanya informasi yang menyebut setelah vaksin COVID-19 tak boleh mengonsumsi alkohol.

Pendaftaran UTBK-SBMPTN Dibuka hingga 15 April, Berikut Persyaratannya
Indonesia
Pendaftaran UTBK-SBMPTN Dibuka hingga 15 April, Berikut Persyaratannya

Pendaftaran UTBK-SBMPTN 2022 dibuka sebulan penuh hingga Jumat (15/4) mendatang. UTBK merupakan syarat utama untuk mengikuti SBMPTN. Selain itu, UTBK juga menjadi salah satu syarat penilaian SMUP Jalur Mandiri Unpad.

Aparat Diminta Tindak Tegas Pihak yang Lakukan Kecurangan Harga Tes PCR
Indonesia
Mandek Sejak 2016, Politikus PKS Sambut MoU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Indonesia
Mandek Sejak 2016, Politikus PKS Sambut MoU Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Terbitnya perlindungan PMI di Malaysia setelah mandek sejak 2016 adalah langkah baik, sebab perlindungan PMI adalah sebuah kewajiban negara dan pemerintah wajib mengusahakannya.

Wujudkan Jurnalisme Berkualitas, Pemerintah Siapkan Aturan Ekosistem Media
Indonesia
Wujudkan Jurnalisme Berkualitas, Pemerintah Siapkan Aturan Ekosistem Media

Dia melanjutkan bahwa saat ini pemerintah akan terus mengkaji payung hukum yang sesuai substansi dalam mewujudkan jurnalisme berkualitas.

Waspada, Ada 73 Titik Baru di Jakarta Dipasang Kamera Tilang
Indonesia
Waspada, Ada 73 Titik Baru di Jakarta Dipasang Kamera Tilang

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menambah 73 titik Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di sejumlah ruas jalan protokol.

Perajin Tempe Jakarta Mogok, PDIP DKI Tuntut Pemerintah Subsidi Kedelai
Indonesia
Perajin Tempe Jakarta Mogok, PDIP DKI Tuntut Pemerintah Subsidi Kedelai

Pemerintah pusat untuk memberikan subsidi kedelai yang jadi bahan baku tahu dan tempe.

Wilayah DKI Jakarta Diprakirakan Cerah Terik
Indonesia
Wilayah DKI Jakarta Diprakirakan Cerah Terik

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca yang disampaikan BMKG, seluruh wilayah DKI Jakarta diprakirakan cerah terik.

DPR Panggil Mendag Pekan Depan
Indonesia
DPR Panggil Mendag Pekan Depan

"Untuk menanyakan carut marut kelangkaan minyak goreng dan maslah internal yang terjadi kenapa kemudian bisa seperti ini dengan komisi yang terkait," kata Ketua DPR RI Puan Maharani

Buron Tiga Tahun, Tersangka Korupsi BSM Medan Akhirnya Ditangkap di Bandung
Indonesia
Buron Tiga Tahun, Tersangka Korupsi BSM Medan Akhirnya Ditangkap di Bandung

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara menangkap buronan W, mantan Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri (BSM) Jalan Gajah Mada Medan, terkait dugaan korupsi kredit fiktif Rp 27 miliar yang diajukan Koperasi Pertamina UPMS Medan tahun 2011.