Presiden Minta Program Revitalisasi Ditambah 60 Ribu Sekolah, DPR Sebut masih Banyak Gedung Rusak

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 14 Januari 2026
Presiden Minta Program Revitalisasi Ditambah 60 Ribu Sekolah, DPR Sebut masih Banyak Gedung Rusak

Ilustrasi Siswa. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi X DPR RI Habib Syarief Muhammad mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang meminta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menambah jumlah sekolah penerima program revitalisasi sebanyak 60 ribu sekolah pada 2026. Habib menilai kebijakan tersebut sangat tepat dan menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Menurutnya, hingga saat ini masih banyak gedung sekolah di berbagai daerah yang rusak dan tidak layak untuk menunjang proses belajar-mengajar.
?
Menurut data Kemendikdasmen, pada tahun ajaran 2024/2025 terdapat 1,18 juta ruang kelas SD di Indonesia. Namun, sebanyak 60,3 persen di antaranya berada dalam kondisi rusak. Sementara itu, di jenjang SMP, hanya 50,33 persen ruang kelas yang berada dalam kondisi baik, sebanyak 24,73 persen rusak ringan, 17,96 persen rusak sedang, dan 6,97 persen rusak berat.
?
“Penambahan jumlah sekolah yang direvitalisasi ini merupakan langkah strategis dan sangat dibutuhkan. Kita tidak bisa menutup mata bahwa masih banyak sekolah dengan kondisi bangunan yang rusak, bahkan membahayakan keselamatan siswa dan guru,” ujar Habib dalam keterangannya, Rabu (15/1).
?
Ia menegaskan sarana dan prasarana pendidikan merupakan faktor fundamental dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif dan berkualitas. Lingkungan sekolah yang aman dan layak, lanjutnya, akan berdampak langsung pada kenyamanan belajar siswa serta kinerja tenaga pendidik. “Pendidikan tidak hanya soal kurikulum dan tenaga pengajar, tetapi juga soal fasilitas. Gedung sekolah yang layak merupakan prasyarat utama untuk mencetak generasi yang unggul,” tegas legislator asal Dapil Jawa Barat I itu.

Baca juga:

Permendikdasmen Sekolah Aman Terbit, DPR Dorong Pendidikan Lebih Humanis


?
Habib menilai kebijakan Presiden Prabowo tersebut sebagai bukti nyata kepedulian dan komitmen pemerintah terhadap kemajuan dunia pendidikan nasional. Dia berharap pelaksanaan program revitalisasi ini dapat dilakukan secara tepat sasaran, transparan, dan merata, terutama bagi sekolah-sekolah di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
?
“Komisi X DPR RI akan terus mengawal kebijakan ini agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas dan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan Indonesia,” pungkasnya.
?
Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengatakan, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), pihaknya telah mengalokasikan target program revitalisasi sekolah 11.700 di 2026. Namun, dengan permintaan Presiden Prabowo untuk menambah 60 ribu sekolah, jumlah targetnya bertambah drastis mencapai 71.700 satuan pendidikan.
?
Dengan target jumlah yang terus bertambah untuk program revitalisasi satuan pendidikan, Mendikdasmen Abdul Mu'ti berharap sampai akhir 2029, seluruh sekolah di Indonesia mempunyai kondisi yang baik dan layak.(Pon)

Baca juga:

Revitalisasi 71.000 Satuan Pendidikan di Seluruh Indonesia Dimulai Tahun 2026

#Pendidikan #Presiden Prabowo #Kemendikdasmen
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Presiden Prabowo Minta Percepat Pasokan Barang Subsidi ke Koperasi Desa
Agar masyarakat dapat mengakses barang-barang tersebut dengan lebih mudah dan memperoleh harga sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Dwi Astarini - 1 jam, 59 menit lalu
Presiden Prabowo Minta Percepat Pasokan Barang Subsidi ke Koperasi Desa
Indonesia
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Prabowo menegaskan karhutla tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan biasa.
Dwi Astarini - 2 jam, 9 menit lalu
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Indonesia
Eropa Rusuh, Pengamat Minta Pemerintahan Prabowo Siaga
Pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan kondisi keamanan yang relatif kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Eropa Rusuh, Pengamat Minta Pemerintahan Prabowo Siaga
Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Lembaga swadaya seperti CELIOS (Center of studi Economic and Law Studies) bersama Kabinet Bayangan memberikan "rapor merah" dengan skor kepuasan publik yang rendah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Bukan perayaan ulang tahun.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Sejak pagi hari, ucapan selamat, doa, dan harapan terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Indonesia
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Presiden Prabowo Subianto menyetujui tawaran bantuan dari negara-negara tetangga untuk menangani karhutla.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Indonesia
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Pemerintah turut mematangkan afirmasi khusus bagi pemenuhan hak belajar anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Indonesia
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Berdasarkan laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, upaya pemadaman masih berlangsung di enam provinsi terdampak.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Bagikan