Presiden Jokowi Tinjau Kilang Petrokimia di Tuban Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Jawa Timur dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu (21/12/2019). Biro Pers Media dan Informasi Setpres RI.

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo pada Sabtu (21/12) bertolak menuju Jawa Timur guna melakukan kunjungan kerja.

Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 06.30 WIB.

Baca Juga

Lorong di Gua Sunyaragi Tembus ke Mekah dan Tiongkok, Benarkah?

Setibanya di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Presiden dan Ibu Iriana akan langsung menuju Hotel Shangri-La, Kota Surabaya. Di tempat tersebut Kepala dan Ibu Negara diagendakan untuk menghadiri akad nikah putri Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Dari Surabaya, Presiden kemudian akan menuju ke Kabupaten Tuban. Presiden dijadwalkan untuk meninjau kilang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang terletak di Kecamatan Jenu.

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Jawa Timur dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu (21/12/2019). Biro Pers Media dan Informasi Setpres RI.
Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak ke Jawa Timur dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu (21/12/2019). Biro Pers Media dan Informasi Setpres RI.

Selesai peninjauan, Presiden akan menuju Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, untuk kemudian lepas landas kembali ke Jakarta.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Jawa Timur antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto.

Baca Juga

Filosofi Mendalam Gua Peteng di Kompleks Gua Sunyaragi, Cirebon

Kemudian, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, dan Staf Khusus Presiden Arif Budimanta. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kang Emil Minta Pemprov DKI dan Pemda Bodetabek Usul Lagi Penghentian KRL
Indonesia
Kang Emil Minta Pemprov DKI dan Pemda Bodetabek Usul Lagi Penghentian KRL

Kang Emil meminta agar Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta membuat kebijakan untuk perusahaan yang masih beroperasi

PSI Minta Pemprov DKI Segel Proyek Pusat Kuliner Muara Karang
Indonesia
PSI Minta Pemprov DKI Segel Proyek Pusat Kuliner Muara Karang

Viani menjelaskan pembangunan area kuliner bernama Pluit Culinary Park oleh PT Prada Dhika Niaga ini terbukti melanggar aturan karena dibangun di atas area hijau di ruang terbuka hijau atau RTH Muara Karang

Viral, Mobil Halangi Ambulans di Pondok Indah
Indonesia
Viral, Mobil Halangi Ambulans di Pondok Indah

Dalam video yang diunggah akun @jakarta.terkini, terlihat mobil Nissan Juke warna putih dengan sengaja menghalani ambulans dengan berjalan lambat di depan.

Keterisian Ruang Rawat COVID-19 di Kota Bandung Hampir 50 Persen
Indonesia
Keterisian Ruang Rawat COVID-19 di Kota Bandung Hampir 50 Persen

Tercatat okupansi atau angka keterisian tempat tidur di sejumlah rumah sakit yang menangani kasus COVID-19 di Kota Bandung mencapai 45,87 persen.

Hindari Wartawan, Firli Bahuri Pilih Masuk Lewat Pintu Belakang Gedung KPK
Indonesia
Hindari Wartawan, Firli Bahuri Pilih Masuk Lewat Pintu Belakang Gedung KPK

Firli tiba di Gedung KPK lama tersebut sekitar pukul 13.38 W.I.B menumpangi Toyota Kijang Innova warna hitam. Jenderal bintang tiga itu masuk ke gedung KPK lama melalui pintu belakang.

Gus Muwafiq Sudah Minta Maaf, Habib Novel: Yang Berbicara Biarlah Hukum
Indonesia
Gus Muwafiq Sudah Minta Maaf, Habib Novel: Yang Berbicara Biarlah Hukum

Novel Chaidir Bamukmin atau yang akrab disapa Habib Novel mengatakan, Kiai Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) melakukan dugaan penistaan agama.

 Mendagri Tito Ditantang Hukum dan Copot Kepala Daerah yang Intoleran
Indonesia
Mendagri Tito Ditantang Hukum dan Copot Kepala Daerah yang Intoleran

“Saya berharap Mendagri pak Tito Karnavian untuk tak segan-segan mencopot Kepala Daerah yang terang-terangan tidak mampu menjamin toleransi antar umat beragama

Jokowi Pidato di DK PBB, DPR Tantang Aksi Nyata
Indonesia
Jokowi Pidato di DK PBB, DPR Tantang Aksi Nyata

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya secara virtual dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-75 pada Rabu (23/9).

 PSI Sebut Setneg Plin Plan Soal Perizinan Formula E di Jakarta
Indonesia
PSI Sebut Setneg Plin Plan Soal Perizinan Formula E di Jakarta

"Berubah ubah ya? Kadang mengizinkan kadang enggak mengizinkan. Saya lihat di media sih seperti itu," kata Justin di Jakarta

PAN Dukung Gibran di Solo karena Kans Menang Besar
Indonesia
PAN Dukung Gibran di Solo karena Kans Menang Besar

DPP Partai Amanat Nasional (PAN) mendukung Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution.