Presiden Jokowi Terbitkan Perppu Pilkada Ditunda, Gibran: Saya Tidak Masalah Bakal calon wali kota (cawali) dari PDIP di Pilkada Solo, Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Bakal calon wali kota (cawali) dari PDIP di Pilkada Solo, Gibran Rakabuming Raka menegaskan tidak mempersoalkan tahapan pilkada serentak ditunda akibat wabah virus corona atau COVID-19.

Mundurnya Pilkada 2020 dari bulan September ke bulan Desember ini dianggap sudah sesuai mengingat wabah corona tidak akan selesai dengan cepat.

Baca Juga:

Golkar Bela Pemerintah Terkait Program Kartu Prakerja

"Saya tidak masalah Pilwakot Solo diundur. Kami tetap menghargai keputusan pemerintah mengingat saat ini sedang terjadi wabah corona atau COVID-19," ujar Gibran kepada awak media di Solo, Rabu (6/5).

Gibran bagi-bagi paket sembako kepada warga yang terdampak corona
Gibran Rakabuming Raka bersama relawan membagikan paket sembako pada warga terdampak COVID-19, Rabu (5/6). (MP/Ismail)

Putra sulung Presiden Jokowi ini menilai keputusan yang diambil pusat terkait dengan pengunduran pilkada ini sudah diputuskan dengan matang. Ia melihat kondisi sekarang di tengah pandemi COVID-19 tidak mungkin melanjutkan tahapan pilkada serentak.

"Saya mendukung keputusan pemerintah dan mematuhinya," kata dia.

Gibran menegaskan saat ini sedang fokus menjadi relawan kemanusian untuk membantu masyarakat terdampak COVID-19. Relawan juga diminta berhenti politik dan aktif melakukan penyemprotan disinfektan, pembagian sembako, handsanitizer, vitamin dan masker.

"Semua aktivitas politik saya minta off. Sekarang bergerak dibidang sosial dalam turut menangani COVID-19 di Solo," kata dia.

Diketahui, Presiden Joko Widodo resmi menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Perubahan Ketiga atas UU Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, Walikota menjadi Undang-Undang.

Baca Juga:

Masyarakat Tidak Disiplin, Agustus Kehidupan Belum Bisa Berjalan Normal

Perppu ditetapkan pada 4 Mei 2020 dengan ditandatangani Presiden Joko Widodo dan resmi diundangkan. Dalam aturan tersebut tertulis Pilkada serentak diikuti 270 daerah yang semula dijadwalkan bulan September, diundur menjadi bulan Desember.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

MAKI Desak KPK Segera Usut Dugaan Korupsi Kartu Prakerja

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
TNI AD Tugaskan Ormas hingga Pengelola Perkantoran Awasi Protokol Kesehatan
Indonesia
TNI AD Tugaskan Ormas hingga Pengelola Perkantoran Awasi Protokol Kesehatan

TNI AD memberikan tugas kepada sejumlah elemen masyarakat untuk membantu menekan angka penyebaram COVID-19

Eks Dirut Perum Jasa Tirta II Djoko Saputro Divonis 5 Tahun Penjara
Indonesia
Eks Dirut Perum Jasa Tirta II Djoko Saputro Divonis 5 Tahun Penjara

Majelis Hakim mempertimbangkan sejumlah hal

Kedelai Mahal, Tahu dan Tempe Menghilang di Pasar
Indonesia
Kedelai Mahal, Tahu dan Tempe Menghilang di Pasar

Setiap harinya produsen memasok kebutuhan tahu dan tempe di Jakarta sebanyak 500 hingga 600 ton.

Desak Pencairan THR Pasukan Oranye, DPRD Ingatkan Anies Idealnya Jangan Dipotong
Indonesia
Desak Pencairan THR Pasukan Oranye, DPRD Ingatkan Anies Idealnya Jangan Dipotong

PJLP sendiri termasuk petugas prasarana dan sarana umum (PPSU), pegawai harian lepas (PHL) dan pengamanan dalam (Pamdal) Pemda DKI

ICW Ingatkan KPK Usut Tuntas Kasus Suap Edhy Prabowo
Indonesia
ICW Ingatkan KPK Usut Tuntas Kasus Suap Edhy Prabowo

ICW mengapresiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka.

Kepala Sekolah Bisa Gunakan Dana BOS Buat Beli Masker dan Alat Kebersihan
Indonesia
Kepala Sekolah Bisa Gunakan Dana BOS Buat Beli Masker dan Alat Kebersihan

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menetapkan Peraturan Mendagri Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Dana BOS pada Pemerintah Daerah.

Update COVID-19 Nasional Kamis (9/4): 3.293 Positif, 280 Meninggal Dunia
Indonesia
Update COVID-19 Nasional Kamis (9/4): 3.293 Positif, 280 Meninggal Dunia

"Penambahan pada pasien positif sebanyak 337 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto

Selain Vaksin, Jabar Distribusikan Logistik Pendukung Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Selain Vaksin, Jabar Distribusikan Logistik Pendukung Vaksinasi COVID-19

Saat ini, logistik pendukung vaksin COVID-19 mencakup APD set, rompi vaksinator, serta logistik alat kesehatan lainnya sedang dalam tahap distribusi ke 27 kabupaten/kota se-Jabar.

Pilkada Serentak Saat Pandemi Picu Potensi Besar Praktik Manipulasi Data
Indonesia
Pilkada Serentak Saat Pandemi Picu Potensi Besar Praktik Manipulasi Data

"Ini membuat tidak tercapainya tujuan pemilu subtansial,"kata Ray

Surat Suara Tidak Sah Pilwakot Solo Tembus 35.476 Jadi Sorotan
Indonesia
Surat Suara Tidak Sah Pilwakot Solo Tembus 35.476 Jadi Sorotan

Jumlah tersebut naik signifikan atau tiga kali lipat dibandingkan Pilwakot Solo 2015 sebanyak 12.773. Bahkan, jumlah surat suara tidak sah ini mengalahkan perolehan suara paslon Bajo.