Presiden Jokowi Siapkan Dua Skenario Antisipasi Warga Mudik Presiden Jokowi. Foto: ANTARA/Biro Setpres

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo mengaku akan menyiapkan dua skenario yang komperensif untuk mengantisipasi warga yang mudik ke kampung halaman saat bulan Ramadan atau Hari Raya Idul Fitri.

“Jangan sepotong-potong atau satu aspek saja atau sifatnya sektoral atau kepentingan daerah saja. Tapi harus dilihat secara utuh baik dari hulu, di tengah, dan di hilir,” kata Jokowi melalui video conference dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/4).

Baca Juga

Darurat Corona Diperpanjang, KAI Siapkan Langkah Antisipasi Mudik Lebaran

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini melihat tradisi mudik dilakukan untuk menenangkan masyarakat. Karena itu, ia mengusulkan tiga alternatif dalam skenario antisipasi mudik.

Alternatif pertama, selama pandemi COVID-19 masih ada, pemerintah akan mengganti hari libur nasional di lain hari untuk Hari Raya.

“Saya melihat ini untuk mudik, ini dalam rangka menenangkan masyarakat. Mungkin alternatif mengganti hari libur nasional di lain hari untuk hari raya. Ini mungkin bisa dibicarakan,” ujar Jokowi.

Jokowi
Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

Alternatif kedua, memberikan fasilitas arus mudik bagi masyarakat pada hari pengganti hari raya tersebut. Kemudian, alternatif ketiga, menggratiskan tempat-tempat wisata yang dimiliki daerah setelah pandemi corona di Indonesia selesai.

“Saya kira kalau skenario-skenario tersebut dilakukan, kita bisa memberikan sedikit ketenangan pada masyarakat,” terang Jokowi.

Baca Juga

PP PSBB Sudah, Kini Pemerintah Siapkan PP Larangan Mudik Lebaran

Jokowi menambahkan, stimulus ekonomi sangat membantu sekali dalam bertahan, terutama di ibu kota.

"Saya kira kemarin Gubernur DKI juga sudah menyampaikan 3,6 juta perlu dimasukkan dalam jaring pengaman sosial dan yang sudah diberikan Provinsi DKI 1,1 juta. Artinya, tinggal 2,5 juta yang perlu dieksekusi di lapangan," jelas Jokowi. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH