Presiden Jokowi Sebut Waduk Karian Dapat Hasilkan Listrik 1,8 MW Presiden Jokowi meninjau progress pembangunan Bendungan Karian, di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Rabu (4/10) siang. (Foto: JAY/Humas)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo usai meninjau pembangunan Waduk Karian di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, mengatakan bahwa bendungan tersebut dapat menghasilkan listrik 1,8 megawatt.

"Ini bisa tampung 314 juta kubik air yang dibendung dari Sungai Ciujung dan Sungai Ciherang. Kita harap dengan waduk ini bisa mengairi lahan kurang lebih 22 ribu hektare di Provinsi Banten dan juga ada PLTA di sini nantinya," kata Presiden Jokowi, Rabu (4/10).

Presiden menjelaskan, target pembangunan waduk tersebut maju dari rencana awal tahun 2020 menjadi Juli 2019.

Waduk Karian yang perencanaan pembangunannya telah dilakukan sejak 1980-an, mulai digarap oleh Kabinet Kerja sejak tiga tahun lalu dan telah tercapai 47,14 persen.

"Waduk ini adalah waduk terbesar ketiga setelah Jatiluhur dan Jatigede," katanya.

Selain itu, sejumlah pejabat yang turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kunjungannya yaitu Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Kepala Staf Presiden Teten Masduki.

Bendungan Karian akan mengairi Daerah Irigasi Ciujung yang memiliki luas 22.000 hektare. Pembangunan waduk tersebut merupakan salah satu program Nawacita untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan ketahanan air.

Waduk akan memasok air untuk kebutuhan rumah tangga, perkotaan, dan industri di 7 kota atau kabupaten yaitu Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Lebak, Kabupaten Tangerang, dan wilayah DKI Jakarta sebesar 9,1 m3 per detik melalui Karian-Serpong Conveyance System (KSCS).

Aliran airnya juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air baku Kota Cilegon dan Kabupaten Serang sebesar 5,5 m3 per detik. (*)

Sumber: ANTARA



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH