Presiden Jokowi: Jangan Keliru, Pertarungan Ideologi Belum Selesai Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendadak muncul di acara We The Fest. (MerahPutih.com/Riski Fitrianto)

MerahPutih.Com - Presiden Jokowi mengatakan banyak orang mengira bahwa pertarungan ideologi di dunia sudah selesai, karena tembok Berlin (Jerman) sudah roboh dan usainya perang dingin antara blok barat dan blok timur.

"Tidak, dengan cara berbeda mereka akan masuk, entah lewat musik, entah lewat tari, entah lewat budaya, ekonomi, hati-hati," kata Presiden Jokowi saat berbicara dalam acara peluncuran program penguatan pendidikan Pancasila di halaman belakang Istana Bogor, Sabtu (12/8).

Presiden Jokowi mengatakan ideologi Pancasila itu bisa mengarahkan kembali kepada cita-cita bangsa Indonesia dan untuk membendung infiltrasi ideologi dari luar.

"Nanti secara detail UKP Pemantapan Ideologi Pancasila bisa menyampaikan, apa sih yang hrus kita kerjakan agar infiltrasi ideologi dari luar dan pertarngan ideologi itu tetap kita menangkan," tutur Presiden Jokowi dihadapan ribuan peserta senam di Istana Bogor.

Jokowi kembali mengingatkan bahwa sekarang ini perubahan dunia sangat cepat sekali, dan transisi ini arus diantisipasi agar tidak terlindas.

"Sekitar 5-10 tahun lagi generasi W generasi Y akan mempengaruhi politik, mempengaruhi 'landscape' pasar, mempengaruhi ekonomi 'landscape' sosial, semuanya akan berubah karena yang mempengaruhi anak-anak muda semuanya yang pegangnya adalah 'smartphone, handphone, gadget'," ujar Jokowi.

Presiden mengingatkan bahwa perubahan itu sudah nyata di deoan kita sehingga perlu dilakukan untuk memperkuat diri dengan nilai-nilai karakter bangsa dan keagamaan.

"Semuanya harus kita perkuat karena terjangan ideolgi, pertarungan ideologi, inflitrasi ideologi itu nyata ada, baik lewat media sosial, entah lewat facebook, instagram, video blog, twitter, lewar pad, bisalewat semuanya," papar Presiden Jokowi.

Jokowi mengungkapkan sekarang anak muda mulai kehilangan karakter bangsa.

“Banyak anak muda saat ini sudah kehilangan karekter bangsa, sehingga perlu diingatkan kembali agar nilai-nilai karekter ke-Indonesia hilang karena terjangan infiltrasi ideologi atau pertarungan ideologi yang menjadikan kita kalah", ungkap Presiden Jokowi.

"Coba lihat inflitrasi budaya itu sudah masuk gang-gang kita. KPOP tahu semuanya, Gangnam Style tahu semua, SNSD tahu semuanya," pungkas Presiden Jokowi.

Sumber: ANTARA



Eddy Flo

YOU MAY ALSO LIKE