Presiden Infeksi Paru Akibat Operasi, Rakyat Diminta Jangan Panik Presiden Brasil Jair Bolsonaro. Foto: Ant/Rts

MerahPutih.com - Presiden Brasil Jair Bolsonaro divonis menderita infeksi paru-paru setelah mengalami demam selama dirawat di Rumah Sakit Albert Einstein, Sao Paulo, pascaoperasi sejak 28 Januari lalu.

Awalnya, Presiden Bolsonaro diperkirakan berada di rumah sakit selama 10 hari, tetapi juru bicaranya mengatakan perawatan di rawat di rumah sakit diperpanjang setidaknya hingga 11 Februari lantaran demam dan komplikasi yang lain.

Dilaporkan media lokal Brasil, Kamis (8/2), Bolsonaro pada 28 Januari menjalani operasi untuk mengangkat kantong kolostomi. Orang nomor satu di Brasil itu juga menjalani operasi menyambungkan kembali ususnya pascainsiden penikaman saat melakukan kampanye menjelang pemilu presiden tahun lalu.

Namun, sebuah cuitan di Twitter milik Presiden meminta publik Brasil jangan panik. Cuitan di profile Twitter milik Bolsonaro mengatakan, "Hati-hati jangan menjadi sensasi. Kami sangat santai, baik-baik saja dan tetap stabil."

bendera brasil
Aksi pengibaran mozaik Bendera Brasil. Foto:Ant/Rts

Sebelumnya, Rumah Sakit Albert Einstein di Sao Paulo mengatakan dalam satu pernyataan dokter yang menangani telah menyesuaikan dosis antibiotik untuk presiden setelah dia mengalami demam pada Rabu malam.

Bolsonaro dirawat di ruang semi-intensif. Presiden mengalami demam hingga 38 derajat celcius dan menderita infeksi paru-pau yang disebabkan oleh bakteri sejak Rabu (5/2) lalu. (*)



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH