Presiden AS Donald Trump Sebut Punya ‘Pemimpin Baik’ untuk Iran

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
Presiden AS Donald Trump Sebut Punya ‘Pemimpin Baik’ untuk Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump,

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — SAAT Iran menunda pemilihan pemimpin baru, Presiden AS Donald Trump menyampaikan idenya tentang siapa pemimpin yang pas. Trump, pada Kamis (5/3), mengatakan ingin struktur kepemimpinan Iran disingkirkan. Ia mengklaim punya beberapa kandidat yang dapat menjadi ‘pemimpin baik’ bagi negara tersebut.

"Kami ingin masuk dan membersihkan semuanya," kata Trump kepada NBC News melalui sambungan telepon.

Ia menegaskan pihaknya tidak menginginkan sosok calon pemimpin yang akan membangun kembali Iran dalam kurun waktu 10 tahun. Trump mengaku memiliki beberapa orang yang dapat memimpin Iran. Namun, ia menolak menyebutkan nama-nama itu. Ia menambahkan telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan mereka yang ada dalam daftar nama tersebut akan selamat dari perang. "Kami mengawasi mereka, ya," imbuhnya.

Pernyataan Trump itu mendapat banyak komentar dalam wawancaranya dengan NBC News pada Sabtu. Saat ditanya siapa yang mungkin memimpin Iran di masa depan, Trump mengaku belum yakin. Namun, Trump berkelakar bahwa pejabat Iran mungkin suatu saat akan menghubunginya untuk mempertanyakan pilihannya.

Baca juga:

Putra Mahkota Ali Khamenei Mau Dihabisi Israel, Iran Tunda Pemilihan Pemimpin Tertinggi Baru



Trump juga menanggapi pernyataan Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi yang mengatakan kepada NBC Nightly News bahwa Iran siap menghadapi kemungkinan invasi darat oleh pasukan AS dan Israel.

Trump menyebut komentar Aragchi itu ‘sia-sia’ karena dia menegaskan tidak akan mempertimbangkan invasi darat. Ia juga berjanji bahwa tempo dan intensitas serangan akan terus berlanjut.

"Itu buang-buang waktu. Mereka (Iran) telah kehilangan segalanya. Mereka telah kehilangan angkatan laut mereka. Mereka telah kehilangan semua yang bisa mereka hilangkan," ujarnya.(*)

Baca juga:

3 Dewan Pemimpin Sementara Iran Setelah Ayatollah Khamenei Gugur, Nama dan Profilnya

#Donald Trump #Iran #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Bagikan