Prancis Larang Salaman Cegah Corona, Swiss Imbau Setop Tradisi Cium Pipi Antispasi virus corona. (Ant)

MerahPutih.com - Menteri Kesehatan Swiss Alain Berset mengimbau warganya harus mempertimbangkan lagi kebiasaan cara menyapa dengan mencium pipi satu sama lain, untuk menghindari penyebaran virus corona

"Kita tahu menjaga jarak secara sosial adalah cara terbaik untuk memperlambat penyebaran virus. Itulah mengapa menghentikan ciuman salam adalah langkah yang harus dipertimbangkan secara serius," kata Berset, dalam wawancara dengan SonntagsZeitung, dilansir Reuters, Senin (2/3).

Baca Juga:

Viral! Hindari Virus Corona, Perempuan Ini Gunakan Kostum Jerapah Ke Rumah Sakit

Bahkan, Menkes itu menyarankan warga Swiss untuk sementara menghilangkan kebiasaan salam kecup, alias 'cipika-cipiki'.

Secara terpisah, surat kabar NZZ am Sonntag mengutip pejabat kesehatan yang mengatakan Swiss akan mengeluarkan pedoman baru dalam beberapa hari ke depan tentang cara menjaga diri dari penyakit.

"Salah satu adalah berhenti berjabat tangan," kata Kepala unit penyakit menular di Departemen Kesehatan Federal Swiss Daniel Koch, dikutip Antara.

Gunakan hand sanitizer dalam jumlah sedang selama lebih dari 30 detik saat cuci tangan untuk mencegah penularan virus (Foto: Pixabay/slavoljubovski)

Untuk diketahui, Swiss sama halnya di negara tetangganya Prancis, lazim bagi perempuan dan lawan jenis untuk menyapa satu sama lain dengan mengecup kedua pipi. Salam kecup versi Swiss biasanya lebih banyak, yakni tiga kali.

Baca Juga:

Saudi Hentikan Umrah karena Corona, Menag: Kesehatan Jemaah Kita Hal Utama

Sebelum, Menteri Kesehatan Prancis Olivier Veran, Jumat, menyarankan untuk tidak berjabat tangan karena ada wabah virus corona. Swiss dan Prancis berbatasan dengan Italia bagia utara, tempat wabah paling banyak tersebar di Eropa.

Rutin mencuci atau membersihkan tangan adalah anjuran dari Organisasi Kesehatan Dunia dan pihak berwenang lain tentang cara mencegah penyebaran penyakit. (*)

Baca Juga:

Seberapa Efektif Masker Respirator N95 Melindungimu dari Virus Corona?

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Para Dokter: Kami sudah Kewalahan
Indonesia
Para Dokter: Kami sudah Kewalahan

Situasi zona merah COVID-19 di Pulau Jawa dan Provinsi DKI Jakarta telah mengakibatkan antrean pasien di berbagai rumah sakit swasta maupun milik pemerintah.

9.000 Pelajar di Kota Yogyakarta Sudah Terima Vaksin COVID-19
Indonesia
9.000 Pelajar di Kota Yogyakarta Sudah Terima Vaksin COVID-19

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta mencatat ada sekitar 9.000 siswa dari 24 ribu pelajar yang sudah menerima vaksinasi.

Jelang Pencoblosan, Sejumlah Daerah Kekurangan Logistik
Indonesia
Jelang Pencoblosan, Sejumlah Daerah Kekurangan Logistik

Ombudsman telah melakukan investigasi tentang APD Protokol Kesehatan pada penyelenggaraan Pilkada Serentak 9 Desember 2020.

[HOAKS atau FAKTA]: Makan Pakai Sambel Bawang Ampuh Tangkal COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Makan Pakai Sambel Bawang Ampuh Tangkal COVID-19

Telah beredar informasi di media sosial WhatsApp dan Facebook dengan narasi sambal bawang bisa menangkal COVID-19.

Ratusan Warga Rutan Kelas 1 Surakarta Dapat Remisi HUT RI, 4 Orang Langsung Bebas
Indonesia
Ratusan Warga Rutan Kelas 1 Surakarta Dapat Remisi HUT RI, 4 Orang Langsung Bebas

Pihak rutan juga sudah memberikan latihan kerja supaya bisa dimanfaatkan saat bebas nanti.

Tim SAR Pelabuhan Merak Lanjutkan Cari Penumpang Kapal Terjun Sabtu Pagi
Indonesia
Tim SAR Pelabuhan Merak Lanjutkan Cari Penumpang Kapal Terjun Sabtu Pagi

Seorang pria penumpang kapal Ferry KMP Nusa Jaya melompat terjun ke laut saat kapal melaju dari Pelabuhan Merak.

Gerindra Sebut Instruksi Jokowi Jadi Rujukan Anies Buka Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Gerindra Sebut Instruksi Jokowi Jadi Rujukan Anies Buka Sekolah Tatap Muka

"Saya rasa bila melihat masa pandemi yang masih cukup tinggi saat ini usulan pak Presiden bisa jadi bahan pertimbangan," kata Ketua Fraksi Gerindra DKI, Rani Maulani

Vaksinasi COVID-19 Tidak Tambah Defisit APBN
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Tidak Tambah Defisit APBN

Pemerintah akan mendatangkan ratusan juta dosis vaksin tersebut dari setidaknya lima sumber.

KY Berwenang Analisis Putusan Terkait Vonis Pinangki
Indonesia
KY Berwenang Analisis Putusan Terkait Vonis Pinangki

KY berwenang apabila terdapat pelanggaran perilaku dari hakim

Tahu Tempe Tak Lagi Langka, Harga Masih Naik
Indonesia
Tahu Tempe Tak Lagi Langka, Harga Masih Naik

Tahu dan tempe menjadi barang yang langka pada awal tahun 2021. Tapi kini, keberadaan lauk pauk itu sudah muncul kembali di pasaran.