Pramono Ogah Beberkan Hasil Pertemuan Dengan BUMD Food Station Soal Beras Oplosan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 Juli 2025
Pramono Ogah Beberkan Hasil Pertemuan Dengan BUMD Food Station Soal Beras Oplosan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: MerahPutih.com/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo memilik tak mau menjawab mengenai dugaan beras oplosan di PT Food Station Tjipinang Jaya.

Padahal Pramono memanggil petinggi Food Station pada Selasa (22/7/2025) sore.

Salah satu pembahasan dalam audiensi itu adalah mengenai kasus beras oplosan yang diduga didistribusikan oleh BUMD Jakarta tersebut.

Setelah keluar dari Pendopo Balai Kota DKI, Pramono itu hanya melambaikan tangan yang berarti tidak mau menjawab ketika ditanya awak medua soal hasil audiensi itu.

Sambil tetap melambaikan tangan, Pramono berjalan menuju ke mobilnya. Ia hanya tersenyum kepada wartawan yang bertanya terkait isi pertemuan dengan Food Station.

Diketahui sebelumnya, Staf Khusus (Stafsus) Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim mengatakan, kasus beras oplosan yang diduga didistribusikan Food Station menjadi atensi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta.

Bahkan, kata dia, Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta Rano Karno sudah lebih dulu memanggil Direktur Utama (Dirut) Food Station Karyawan Gunarso untuk menanyakan terkait kasus itu pada pekan lalu.

"Sepengetahuan kami, Pak Dirut sudah dipanggil oleh Pak Wagub ketika Pak Gubernur sedang berada di New York, dan insyaallah hari ini juga akan ada pertemuan antara Pak Gubernur," katanya.

Menurut dia, pertemuan antara Pramono dan Dirut Food Station itu salah satunya adalah untuk membahas kasus beras oplosan yang belakangan menjadi perhatian publik.

Apalagi, Kementerian Pertanian (Kementan) telah menyatakan sejumlah merek beras yang didistribusikan Food Station tidak memenuhi syarat mutu beras premium.

"Kita tunggu nanti pengumuman dari pihak yang berwajib ya, karena setahu kami sekarang kasusnya ada di Bareskrim," kata Chico.

Ia menambahkan, pihaknya akan sepenuhnya menyerahkan kasus itu kepada aparat penegak hukum yang memiliki kewenangan. Ia memastikan, kasus itu akan dirampungkan dengan transparan. (Asp)

#Beras Oplosan #Pramono Anung #Beras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Tata Kawasan Tanah Abang Bertahap, Bereskan Parkir Liar dan Preman
Pembenahan kawasan memerlukan koordinasi lintas perangkat daerah serta pendekatan yang mempertimbangkan kebutuhan warga.
Dwi Astarini - Jumat, 06 November 2026
Pemprov DKI Tata Kawasan Tanah Abang Bertahap, Bereskan Parkir Liar dan Preman
Indonesia
BMKG Prediksi Puncak Hujan Februari 2027, Pemprov DKI Jakarta Percepat Normalisasi Sungai
Pemprov DKI Jakarta mempercepat normalisasi Ciliwung, Angke, Krukut, dan Cakung Lama untuk mengantisipasi risiko banjir pada musim hujan 2026/2027.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
BMKG Prediksi Puncak Hujan Februari 2027, Pemprov DKI Jakarta Percepat Normalisasi Sungai
Indonesia
Jakarta Dikabarkan Siaga 1, Gubernur Pramono: Sampai Hari ini belum Ada Koordinasinya
Jika memang ada peningkatan status kewaspadaan keamanan hingga Siaga 1, Pramono sebagai kepala daerah semestinya mendapat koordinasi dari pihak terkait.
Dwi Astarini - Kamis, 05 November 2026
Jakarta Dikabarkan Siaga 1, Gubernur Pramono: Sampai Hari ini belum Ada Koordinasinya
Indonesia
20.980 Personel TNI AL Dikerahkan ke Jakarta, Pramono Dukung Penebalan Pengamanan Ibu Kota
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan dukungan terhadap pengerahan 20.980 personel TNI AL untuk mempertebal pengamanan Ibu Kota.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
20.980 Personel TNI AL Dikerahkan ke Jakarta, Pramono Dukung Penebalan Pengamanan Ibu Kota
Indonesia
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
Melalui wacana pembangunan tiga pembangkit listrik tenaga sampah ini dapat mengatasi persoalan sampah hingga 7.000 ton.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
Indonesia
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Pramono Anung meminta maaf atas keterlambatan pencairan KJMU Tahap II 2026. Pemprov DKI menargetkan bantuan pendidikan rampung paling lambat 6 November.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Indonesia
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Akan mendatangi 44 kecamatan di Ibu Kota untuk menggali persoalan wilayah yang selama ini belum tersentuh.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Indonesia
BPS Sebut Harga Beras Picu Inflasi, Harga Eceran Capai Rp 15.765 per Kilogram
Pada tempat penggilingan, harga rata-rata harga beras naik 0,26 persen secara bulanan (MtoM), dan 6,89 persen secara tahunan.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
BPS Sebut Harga Beras Picu Inflasi, Harga Eceran Capai Rp 15.765 per Kilogram
Indonesia
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Penasaran dengan nasib konser Andrea Bocelli di Jakarta yang sempat memicu penolakan? Gubernur Pramono Anung akhirnya buka suara soal polemik perizinan. Cek faktanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara soal konser Andrea Bocelli yang menuai penolakan.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Bagikan