Pramono Minta Satpol PP Tertibkan Spanduk dan Bendera Parpol di Jakarta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Pramono Minta Satpol PP Tertibkan Spanduk dan Bendera Parpol di Jakarta

Ilustrasi (ANTARA FOTO/Jhogy Nabhasa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta bersama para wali kota untuk melakukan sosialisasi aturan terkait pemasangan bendera, spanduk, hingga baliho partai politik di ruang publik Ibu Kota.

Pramono menegaskan, Pemprov DKI Jakarta telah memiliki aturan jelas mengenai pemasangan atribut partai politik, termasuk batas waktu pemasangannya.

“Jadi untuk spanduk partai politik, kami sudah membuat aturan. Saya sudah meminta kepada Satpol PP dan juga kepada para wali kota untuk memberikan pengumuman kepada partai-partai politik mengenai jangka waktu yang diperbolehkan,” ujar Pramono.

Ia menekankan, apabila spanduk, baliho, maupun bendera partai politik tidak diturunkan setelah melewati tenggat waktu yang ditetapkan, maka aparat akan melakukan penertiban.

“Di luar itu, misalnya dua hari lewat dari waktu yang ditentukan, pasti akan kami turunkan,” ucap mantan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan tersebut.

Pramono menegaskan bahwa kebijakan penertiban ini tidak pandang bulu dan berlaku untuk seluruh partai politik tanpa pengecualian.

“Dan itu berlaku bagi semua partai. Nggak melihat partai ABCD. Pokoknya yang sudah masa izinnya lewat, segera diturunkan,” tegasnya.

Baca juga:

Ikuti Arahan Presiden, Pramono Tegaskan Flyover Jakarta Bebas Spanduk Partai Politik

Gagas Gerakan Indonesia ASRI, Prabowo Minta Pemda Tertibkan Baliho dan Spanduk

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga meminta para kepala daerah untuk menertibkan spanduk dan baliho iklan berukuran besar yang dinilai mengganggu keindahan kota. Bahkan, Prabowo secara khusus menyinggung iklan restoran cepat saji asal Amerika Serikat seperti KFC dan McDonald’s.

“Orang ke Bali ingin lihat Bali, dia tidak ingin lihat Kentucky Fried Chicken besar-besar. McDonald’s, ya,” ujar Prabowo saat menyampaikan Taklimat Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).

Baca juga:

Prabowo Soroti Sampah di Bali: Pantai Kotor Bisa Bikin Turis Enggan Datang

Menurut Prabowo, keberadaan spanduk dan baliho iklan yang berlebihan cukup mengganggu pemandangan dan mengurangi keasrian wilayah. Ia meminta agar penataan dilakukan secara serius demi menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan indah.

“Dalam rangka Indonesia Asri, terus terang saja saya minta kepada pemerintah untuk menertibkan iklan-iklan dan spanduk-spanduk yang terlalu banyak. Kalau saya ke Balikpapan dan ke Banjarmasin hampir tidak ada bedanya. Spanduk di mana-mana,” paparnya. (Asp)

#Pemprov DKI Jakarta #Satpol PP #Pramono Anung #Bendera Parpol
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - 1 jam, 45 menit lalu
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 35 menit lalu
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bagikan