Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Pramono Minta BMKG Tak Hanya Fokus Jakarta, OMC Diperluas ke Tangerang-Bekasi

Sejumlah petugas tengah melakukan modifikasi cuaca untuk tekan cuaca ekstrem di Jakarta. (foto: dok BPBD DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memecah konsentrasi awan hujan sebagai upaya menekan cuaca ekstrem yang berpotensi memicu banjir.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) agar operasi modifikasi cuaca tidak hanya difokuskan di wilayah udara Jakarta, tetapi juga diperluas ke daerah penyangga.

“Kami juga menyampaikan kepada BMKG untuk konsentrasi jangan hanya Jakarta ya, kiri kanannya juga dilakukan modifikasi cuaca, terutama Tangerang, Bekasi, Bogor, Depok dan sebagainya. Jadi kami lakukan sekarang ini Jakarta konsentrasi di Jakarta, BMKG di luar Jakarta,” ujar Pramono di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Kamis (22/1).

Pramono menuturkan, pemantauan potensi curah hujan tinggi dilakukan secara intensif sejak pagi hari. Pemprov DKI juga bekerja sama dengan Pemerintah Pusat dan BMKG dalam pelaksanaan OMC.

Menurutnya, hingga saat ini telah dilakukan dua kali penyemaian awan sebagai bagian dari upaya pengendalian cuaca ekstrem di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga:

Antisipasi Banjir, BPBD DKI Lakukan Modifikasi Cuaca di Selat Sunda

Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari

Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ

Pramono berharap, operasi modifikasi cuaca ini mampu mengurangi intensitas hujan yang diprakirakan dapat berlangsung hingga delapan jam.

“Karena memang hari ini seharusnya kalau tidak ada modifikasi cuaca, pasti tadi masih hujan. Tapi dari jam 7.30 tadi kami sudah melakukan modifikasi cuaca,” pungkasnya.

Pemprov DKI Jakarta memastikan langkah antisipatif akan terus dilakukan untuk meminimalkan dampak cuaca ekstrem dan mengurangi risiko banjir di Ibu Kota. (Asp)

#Banjir Jakarta #Operasi Modifikasi Cuaca #Pemprov DKI Jakarta #Cuaca Ekstrem #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons spanduk raksasa Greenpeace Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
BMKG ungkap penyebab cuaca panas ekstrem dan gerah di Jakarta dan Pulau Jawa yang tembus 37 derajat Celsius. Simak 4 faktor utama & tipsnya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
BNPB tetap memprioritaskan pemadaman api di sumber kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
Bagikan