Pramono Anung Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Cabai Keriting di Jakarta

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 19 Februari 2026
Pramono Anung Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Cabai Keriting di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung/ Pemprov DKI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyebutkan, bahwa komoditas cabai keriting tengah mengalami lonjakan harga pada awal Ramadan 2026.

"Sekarang ini memang terjadi kenaikan cabai keriting," ujar Pramono di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (19/2).

Pramono mengungkapkan, kenaikan harga cabai keriting saat ini dipicu oleh terganggunya rantai pasokan dari daerah penghasil, baik dari Jawa maupun Sulawesi Selatan yang mengalami penurunan kuantitas akibat curah hujan tinggi.

"Jadi curah hujan ini menyebabkan penurunan," katanya.

Baca juga:

Pemprov DKI Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Cabai Jelang Ramadan

Kendati begitu, Pramono optimistis pasokan cabai keriting akan kembali meningkat dalam dua pekan ke depan, seiring mulai meredanya intensitas hujan.

Kembalinya pasokan cabai keriting itupun akan berdampak pada penurunan harga cabai.

"Saya yakin dalam satu minggu dua minggu ke depan bisa pasti harga cabai di Jakarta bisa normal kembali," kata Pramono.

Demi mempercepat stabilisasi harga dan menekan laju inflasi di Jakarta, Pramono telah menyiapkan sejumlah langkah intervensi pasar.

Baca juga:

Satgas Pangan Polri Klaim Harga Kebutuhan Bahan Pokok Cenderung Turun saat Ramadan 1447 H

Salah satunya adalah melalui pembelian cabai langsung dari sumbernya yang didistribusikan langsung ke pedagang eceran.

"Kami akan membeli cabai, kemudian menjual kepada pengecer atau pedagang memberikan keuntungan Rp5 ribu supaya harganya terkontrol," jelas dia.

Melalui intervensi tersebut, diharapkan harga cabai di masyarakat bisa terkendali.

"Saya yakin dengan cara seperti ini inflasi di Jakarta pasti akan bisa kita kontrol," ucapnya.

Baca juga:

Kenaikan Harga di Ramadan Bakal Pengaruhi Daya Beli Warga

Sementara di satu sisi, Pramono memastikan, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan pemantauan ketersediaan dan harga bahan pokok di Jakarta selama bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idulfitri.

"Idulfitri dan Ramadan ini Pemerintah DKI Jakarta tentunya melihat semua kebutuhan pokok utama itu secara detail," tutupnya. (Asp)

#Pramono Anung #Ramadan 2026 #Harga Cabai Naik #Harga Pangan #Iqra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Indonesia
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Saat ini, Pemprov DKI Jakarta menjalankan program Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus yang menjangkau sekitar 700 ribu peserta didik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Beasiswa LPDP Perdana Jakarta Bakal Diberikan ke 75 Mahasiswa di 2027, Yuk Segera Daftar!
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Gubernur DKI Pramono Anung tunda keputusan ganjil-genap hingga proyek MRT Kota Tua tuntas. Simak kajian Pemprov DKI terkait aturan lalu lintas Jakarta!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Pramono Belum Berani Hapus Ganjil-Genap DKI, Tunggu MRT Kota Tua Selesai
Indonesia
Harga Cabai di Jawa Tengah Tembus Rp 90 Ribu per Kg, Pedagang Makanan Kelimpungan
Harga cabai di Jawa Tengah kini menembus Rp 90 ribu per kilogram. Pedagang makanan pun mulai kelimpungan.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Harga Cabai di Jawa Tengah Tembus Rp 90 Ribu per Kg, Pedagang Makanan Kelimpungan
Indonesia
Harga Paket Cek Kesehatan dan Vaksin Haji 2027, Kemenkes Patok Paling Mahal Rp 2,15 Juta
Kemenkes usulkan batas tarif MCU dan vaksinasi haji 2027 maksimal Rp 2,15 juta. SEB 3 Kementerian resmi terbit untuk berantas calo porsi haji!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Harga Paket Cek Kesehatan dan Vaksin Haji 2027, Kemenkes Patok Paling Mahal Rp 2,15 Juta
Bagikan