Pramono Anung Instruksikan Operasi Modifikasi Cuaca Mulai Hari Ini

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Selasa, 13 Januari 2026
Pramono Anung Instruksikan Operasi Modifikasi Cuaca Mulai Hari Ini

Ilustrasi hujan di Jakarta. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Langkah strategis ini bertujuan untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan meminimalisir risiko banjir di wilayah ibu kota selama lima hari ke depan, terhitung mulai Selasa (13/1).

Baca juga:

Selasa (13/2) Pukul 18.00, 3 RT di Jakarta masih Kebanjiran, Ribuan Orang Mengungsi

"Saya sudah memerintahkan kepada BPBD untuk melakukan modifikasi cuaca selama lima hari ini," ujar Pramono, Selasa (13/1).

Pramono menjelaskan bahwa intervensi teknologi ini merupakan langkah preventif yang paling efektif untuk mengalihkan intensitas hujan tinggi sebelum masuk ke wilayah Jakarta.

"Mudah-mudahan ini akan tertangani, teratasi secara lebih baik," jelas dia.

Selain operasi jangka pendek, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menyiagakan anggaran khusus untuk mendukung pelaksanaan OMC hingga 30 hari ke depan jika kondisi cuaca memburuk.

Baca juga:

Warga Pesisir Jakarta Diminta Waspada Banjir Rob hingga 20 Januari 2026

Pramono menilai bahwa investasi pada modifikasi cuaca jauh lebih efisien daripada menanggung beban kerugian ekonomi dan sosial akibat bencana banjir besar.

Ia berharap upaya ini dapat melindungi warga dari dampak cuaca buruk yang diprediksi terjadi pekan ini.

#Modifikasi #Modifikasi Cuaca #Operasi Modifikasi Cuaca
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Volume curah hujan total yang telah dihasilkan mencapai 222,67 juta meter kubik selama kegiatan OMC.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Pemerintah Fokus OMC di 4 Provinsi Buat Padamkan Karhutla
Indonesia
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
BNPB tetap memprioritaskan pemadaman api di sumber kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
BNPB Andalkan Modifikasi Cuaca untuk Tekan Asap Karhutla
Berita
IMX 2026 Sukses Pukau Raffi Ahmad Lewat Modifikasi Mobil Berkelas
Kerapian bodi hingga tingkat presisi proses pembentukan logam mobil kustom buatan modifikator lokal terbukti mampu menandingi kualitas kancah internasional
Angga Yudha Pratama - Minggu, 11 Oktober 2026
IMX 2026 Sukses Pukau Raffi Ahmad Lewat Modifikasi Mobil Berkelas
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Sekolah di Jakarta kembali menggelar pembelajaran tatap muka mulai 9 September 2026 setelah sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berkurang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Berkurang, Sekolah di Jakarta Kembali Tatap Muka Mulai Rabu 9 September 2026
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung hingga Jakarta Lebih Kondusif
BNPB menyebut abu vulkanik Gunung Anak Krakatau cenderung bergerak ke Laut Hindia. Lampung, Banten, Jawa Barat hingga Jakarta lebih kondusif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengarah ke Laut Hindia, Lampung hingga Jakarta Lebih Kondusif
Indonesia
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
BMKG bersama BNPB dan pihak terkait menggelar OMC sejak 7 September 2026 untuk mempercepat pembersihan atmosfer dari abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
OMC Dimulai, BMKG Berupaya Percepat Pembersihan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Indonesia
Mengintip Kerennya Operasi Modifikasi Cuaca BNPB, Cara Canggih Padamkan Karhutla Jateng
Jateng dikepung api dan abu vulkanik? Santai, Operasi Modifikasi Cuaca BNPB resmi dimulai! Cek kecanggihan teknologi hujan buatan yang siap bersihkan langit Jawa Tengah di sini
Angga Yudha Pratama - Selasa, 08 September 2026
Mengintip Kerennya Operasi Modifikasi Cuaca BNPB, Cara Canggih Padamkan Karhutla Jateng
Indonesia
BMKG Gelar OMC, Hujan Buatan Siap Sapu Bersih Debu Vulkanik Anak Krakatau dalam 2 Hari
Khawatir dengan paparan debu vulkanik Anak Krakatau? Tenang, modifikasi cuaca BMKG siap menyapu bersih abu di udara dalam 1-2 hari. Cek cara kerjanya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
BMKG Gelar OMC, Hujan Buatan Siap Sapu Bersih Debu Vulkanik Anak Krakatau dalam 2 Hari
Indonesia
Heli BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Hujan Buatan di Jambi Belum Bawa Hasil
BNPB terbangkan helikopter 15 jam dengan 8.000 kg garam untuk hujan buatan di Jambi. Namun minim awan membuat hujan belum juga turun
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Heli BNPB Terbang 15 Jam Semai Garam Hujan Buatan di Jambi Belum Bawa Hasil
Indonesia
2 Jam Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng Gagal, 800 Kg Garam Tak Mampu Turunkan Hujan
OMC sempat dilakukan sekali dengan menyebarkan 800 kilogram garam selama dua jam delapan menit. Namun, hasilnya nihil.
Wisnu Cipto - Rabu, 02 September 2026
2 Jam Operasi Modifikasi Cuaca di Kalteng Gagal, 800 Kg Garam Tak Mampu Turunkan Hujan
Bagikan