Pramono Anung Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said: Biar Bang Yos Tidur Nyenyak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Pramono Anung Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said: Biar Bang Yos Tidur Nyenyak

Pemprov DKI Jakarta akan bongkar tiang monorel mangkrak di Rasuna Said. Foto: MerahPutih/Didik

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap alasan menarik di balik pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Selain untuk penataan kota, langkah tersebut disebut Pramono sebagai bentuk penghormatan kepada mantan Gubernur Jakarta Sutiyoso atau akrab disapa Bang Yos.

Pramono menyebut pembongkaran tiang monorel yang telah berdiri sejak 2004 itu diharapkan dapat membuat Bang Yos “tidur lebih nyenyak”, mengingat proyek monorel tersebut merupakan peninggalan masa lalu yang tak kunjung tuntas.

“Saya akan melanjutkan hal-hal baik dari gubernur sebelumnya. Minggu depan ini, monorel yang sudah dibangun sejak tahun 2004 akan kita bongkar, dan saya berharap Bang Yos agar tidurnya bisa lebih nyenyak,” ujar Pramono saat menghadiri haul ke-85 Pahlawan Nasional Mohammad Husni (M.H.) Thamrin di TPU Karet Bivak, Jakarta Selatan, Minggu (11/1).

Baca juga:

Pemprov DKI Jakarta Beberkan Skema Pembongkaran Tiang Monorel di Kuningan

Pramono menambahkan, pihaknya akan mengundang langsung Bang Yos untuk menyaksikan proses pembongkaran tiang monorel yang selama lebih dari dua dekade terbengkalai tersebut.

“Minggu depan ini saya akan mengundang Bang Yos supaya monorel itu bisa kita bersihkan,” tuturnya.

Sebelumnya, Pramono Anung menghadiri acara haul ke-85 M.H. Thamrin yang digelar oleh Majelis Kaum Betawi di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan tersebut, Pramono menyampaikan harapannya agar Majelis Kaum Betawi dapat memperkuat persatuan dan kesatuan di internal masyarakat Betawi.

“Kalau hari ini kita memperingati haul M.H. Thamrin yang ke-85, saya sebagai Gubernur DKI Jakarta harapannya cuma satu, semoga Majelis Kaum Betawi ini segera bersatu,” kata Pramono di lokasi.

Baca juga:

Tak Hanya Bongkar Tiang Monorel, Pemprov DKI Utamakan Penataan Rasuna Said

Menurut Pramono, salah satu keunggulan masyarakat Betawi adalah sifatnya yang egaliter, tanpa sistem kerajaan atau kesultanan. Semua memiliki kedudukan yang setara, yang justru menjadi kekuatan besar apabila dapat dipersatukan.

“Orang Betawi itu egaliter, tidak punya raja, tidak punya sultan. Semua bisa menjadi raja dan menjadi sultan. Inilah kekuatan yang harus dipersatukan,” ujarnya.

Pramono juga menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta secara jelas menyebutkan bahwa budaya utama Jakarta adalah budaya Betawi. Oleh karena itu, penguatan identitas Betawi akan terus menjadi bagian penting dalam arah pembangunan Jakarta ke depan. (Asp)

#Monorel #Tiang Monorel #Pramono Anung #Sutiyoso
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Perangkat daerah diminta mempercepat penyelesaian kegiatan agar realisasi anggaran tidak menumpuk pada November dan Desember.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Serapan Belanja APBD DKI 2026 Baru 54,39 Persen, Perangkat Daerah Diminta Gercep Selesaikan Kegiatan
Indonesia
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta pada triwulan III 2026, naik 10,8 persen dibandingkan 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Penumpang Transportasi Publik Jakarta Tembus 368,4 Juta, Naik 10,8 Persen
Berita Foto
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Bus Transjakarta melintasi jalur bebas hambatan di Jalan Sudirman-Thamrin, Kawasan bendungan Hilir, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 21 Oktober 2026
Kalahkan Amsterdam, Sistem Transportasi Publik Jakarta Peringkat 15 Dunia
Indonesia
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Pemprov DKI menggelar modifikasi cuaca menjelang Jakarta Running Festival dan konser Ye.
Soffi Amira - Rabu, 21 Oktober 2026
Tekan Polusi Udara, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca Jelang Running Festival dan Konser Ye
Indonesia
Warga Naik Transortasi Umum di Jakarta Melonjak 10,8 Persen
Konektivitas transportasi di Jakarta, lanjut Pramono, semakin baik setelah beberapa waktu lalu LRT rute Kelapa Gading-Manggarai diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Warga Naik Transortasi Umum di Jakarta Melonjak 10,8 Persen
Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons spanduk raksasa Greenpeace Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Bagikan