Pramono Anung: Banjir di Jakarta Tak Biasa, Pasti Ada Peristiwa Alam yang Terjadi Pramono Anung. ANTARA/Bayu Prasetyo/am

MerahPutih.com - Sekretaris Kabinet yang juga mantan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Pramono Anung menilai, banjir Jakarta yang terjadi saat ini adalah bukan banjir biasa.

"Banjir hari ini menurut saya adalah banjir yang tidak biasa, tidak pernah dalam mungkin 15-20 tahun ini, banjir yang kemudian cakupan luasnya seperti pada hari ini di DKI Jakarta. Pasti ada peristiwa alam yang terjadi," kata Pramono Anung.

Hal itu disampaikannya dalam diskusi virtual bertajuk "Politik Hijau PDI Perjuangan" pada Sabtu (20/2). Acara ditayangkan secara langsung dari Youtube resmi @pdiperjuangan dan akun Facebook @pdiperjuangan.

Baca Juga:

Soal Banjir Jakarta, Hasto: Ini Karena Asumsi Bahwa Air Itu Akan Masuk ke Bumi

Pramono Anung menyatakan, di partainya, seluruh kader biasanya selalu diingatkan oleh Ketum Megawati Soekarnoputri untuk memberi perhatian terkait masalah demikian.

"Yang seperti-seperti ini biasanya Ibu Mega sebelumnya telah mengingatkan kepada kita semua untuk berjaga-jaga," ujarnya.

Foto udara banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021). Menurut warga banjir diakibatkan luapan Kali Sunter pada pukul 03.00 WIB dan sebanyak 300 Kepala Keluarga (KK) sudah dievakuasi ke pengungsian. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/hp.
Foto udara banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/2/2021). Menurut warga banjir diakibatkan luapan Kali Sunter pada pukul 03.00 WIB dan sebanyak 300 Kepala Keluarga (KK) sudah dievakuasi ke pengungsian. ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/hp.

Selama ini, di PDIP, lanjut Sekjen PDIP periode 2005-2010 ini, masalah lingkungan hidup dan alam selalu diajarkan kepada calon-calon pemimpin muda yang menjadi calon kepala daerah.

"Sebab mereka mempunyai tanggung jawab untuk daerahnya supaya mereka juga mempunyai aware terhadap persoalan lingkungan yang ada," kata Pramono Anung. (Pon)

Baca Juga:

Hujan Dengan Intensitas di Atas 150 milimeter Bikin Jakarta Banjir

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pengusaha Berharap Status Endemi Berlaku di Pertengahan Maret 2022
Indonesia
Pengusaha Berharap Status Endemi Berlaku di Pertengahan Maret 2022

Seiring dengan proses pemulihan ekonomi yang terjadi, dan keuangan masyarakat juga sudah mulai membaik, maka mudik tahun ini diperkirakan akan mampu mendorong uang mengalir.

Mahfud MD Ungkap Keterlibatan Oknum Pajak dalam Pemalsuan Aset Jaminan BLBI
Indonesia
Mahfud MD Ungkap Keterlibatan Oknum Pajak dalam Pemalsuan Aset Jaminan BLBI

Dugaan keterlibatan oknum dam kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) mulai terkuak.

Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Alex Noerdin
Indonesia
Babak Baru Kasus Dugaan Korupsi Alex Noerdin

Pengusutan kasus dugaan korupsi mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin terus berlanjut.

Ridwan Kamil: Lockdown 731 RT di Jabar Butuh Biaya Rp 2,5 Miliar
Indonesia
Ridwan Kamil: Lockdown 731 RT di Jabar Butuh Biaya Rp 2,5 Miliar

Dengan biaya Rp 3,4 juta, maka diperlukan Rp 2,5 miliar untuk mengongkosi lockdown di 731 RT zona merah Jabar.

Ketua DPRD DKI: Commitment Fee Formula E Dibayar Sebelum APBD Disahkan
Indonesia
Ketua DPRD DKI: Commitment Fee Formula E Dibayar Sebelum APBD Disahkan

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi rampung menjalani pemeriksaan KPK terkait dugaan korupsi pada ajang balap mobil listrik alias Formula E.

Jokowi Bersua Biden, Sri Mulyani Temui CEO Amazon Jeff Bezos
Indonesia
Jokowi Bersua Biden, Sri Mulyani Temui CEO Amazon Jeff Bezos

Jokowi mengajak Amerika Serikat untuk melakukan investasi pada energi baru dan terbarukan

Pabrik Semen Bakal Jadi Tempat Pembakaran Limbah Medis COVID-19
Indonesia
Pabrik Semen Bakal Jadi Tempat Pembakaran Limbah Medis COVID-19

Pabrik semen yang tersebar di berbagai wilayah untuk dapat membantu pemusnahan limbah B3 medis mengingat tungku pembakaran/kiln semen bisa mencapai suhu di atas 1.200 derajat Celcius.

Calon Anggota KPU Dicecar Banyaknya Petugas Pemilu 2019 Meninggal
Indonesia
Calon Anggota KPU Dicecar Banyaknya Petugas Pemilu 2019 Meninggal

Kepada peserta fit and proper test untuk mengantisipasi peristiwa meninggalnya para petugas Pemilu 2019 lalu.

Manajer Holywings Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Pelanggaran Prokes
Indonesia
Manajer Holywings Diperiksa Sebagai Tersangka Kasus Pelanggaran Prokes

Berdasarkan dari hasil penyidikan, dari sidik ke lidik kemudian ditetapkan satu orang sebagai tersangka

[Hoaks atau Fakta]: MUI Kasih Label Halal Pada Asbak
Lainnya
[Hoaks atau Fakta]: MUI Kasih Label Halal Pada Asbak

Informasi serupa pernah dibahas di Turn Back Hoax berjudul “[SALAH] kerjaan mafia ulama Indonesia ini ada² aja”, diunggah pada 2 Oktober 2020.