Kasus Korupsi
 Praktisi Hukum: OTT Ketum PPP Romahumuziy Bukti Politisi Tak Pernah Belajar! Praktisi hukum dari Indonesian Institute Muhammad Aulia Y Guzasiah

MerahPutih.Com - Operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Ketua Umum PPP Romahurmuziy menjadi pukulan telak bagi para politisi Indonesia.

Praktisi hukum dari Indonesian Institute Muhammad Aulia Y Guzasiah menilai OTT Rommy yang juga anggota Komisi XI DPR itu seperti tamparan sekaligus menghadirkan lagi perilaku korup dalam perpolitikan Tanah Air.

“Seakan para politikus bangsa ini tidak pernah belajar dari peristiwa dan sejarah yang telah lalu-lalu," kata Aulia dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (15/3).

Aulia, menyatakan bahwa perihal permasalahan korupsi, khususnya terkait korupsi politik, merupakan penyakit bangsa yang sampai hari ini tidak pernah mendapatkan langkah konkret untuk diobati.

Adapun dari pihak legislator, yakni DPR, menurutnya secara kelembagaan tidak pernah serius memberikan perhatian khusus pada permasalahan ini.

Ketum PPP Romahurmuziy terjaring ott kpk
Ketua Umum PPP Gus Rommy bersama OSO (Foto: Twitter @MRomahurmuziy)

“Padahal di pihak inilah, beberapa oknum legislator dapat dikatakan tidak sedikit terjaring tindak pidana korupsi, jika mengingat pemberitaan-pemberitaan yang telah ada”, lanjut Aulia.

Kedepan menurutnya, bukan hanya DPR yang secara kelembagaan harus berbenah dan merefleksi diri terhadap perisitwa ini.

"Namun juga tentunya bagi partai politik yang menjadi tombak penentu terhadap suasana dan iklim perpolitikan yang sehat di parlemen," imbuh Aulia.

Aulia merekomendasikan agar peristiwa ini harus segera ditindaki oleh gabungan koalisi partai politik “Indonesia kerja” atau TKN Jokowi-Ma’aruf, jika tidak ingin jumlah suara mereka ikut tergerus.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, KPK membenarkan ada sejumlah uang yang ditemukan oleh para penyidiknya dari hasil operasi senyap yang dilakukan pada Jumat (15/3).

Dana dalam mata uang rupiah itu diduga adalah bagian dari transaksi yang diindikasikan melibatkan penyelenggara negara tersebut.

"Transaksi ini dari identifikasi yang sudah kami lakukan diduga terkait pengisian jabatan di Kementerian Agama baik di pusat atau di daerah. Namun, kami masih terus mendalami informasi-informasi tersebut," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah.(Knu)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Forum Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kecam Keras Aksi Teror di Christchurch, Selandia Baru

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Doni Monardo Klaim Efek PSBB Berimbas ke Penurunan Pasien Rawat Inap
Indonesia
Doni Monardo Klaim Efek PSBB Berimbas ke Penurunan Pasien Rawat Inap

Tidak hanya di DKI Jakarta, di Sumatera Barat juga alami penurunan. Salah satunya di RSUP Jamil Padang terdapat 46 orang yang menempati tempat tidur dari 112.

Skema Pemprov DKI Tata Kampung Akuarium
Indonesia
Skema Pemprov DKI Tata Kampung Akuarium

Pemprov DKI Jakarta memiliki sejumlah skema dalam pengelolaan penataan Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara.

Eks Kakorlantas Djoko Susilo Kalah Gugatan, Rumah Hasil Korupsi Diubah Museum Batik Solo
Indonesia
Eks Kakorlantas Djoko Susilo Kalah Gugatan, Rumah Hasil Korupsi Diubah Museum Batik Solo

Ada dua rumah mewah milik Djoko hasil korupsi dan disita negara di Solo.

Rawan Terpapar Corona, Petugas TPST Bantargebang Diberi APD
Indonesia
Rawan Terpapar Corona, Petugas TPST Bantargebang Diberi APD

Sampah rumah tangga tercampur dengan masker membuat petugas penanganan sampah berisiko tertular COVID-19.

 Komnas HAM Singgung Legalitas dan Ketegasan Larangan Mudik
Indonesia
Komnas HAM Singgung Legalitas dan Ketegasan Larangan Mudik

Koridor pengaturan soal mudik ini nggak ada, belum ada legalitas yang jelas ini," kata Choirul Anam

KPK Dalami Temuan Tito Karnavian Soal Dana Rp252,78 Triliiun di Bank
Indonesia
KPK Dalami Temuan Tito Karnavian Soal Dana Rp252,78 Triliiun di Bank

Apabila uang tersebut sengaja disimpan di bank, karena tidak bisa digunakan di tengah kondisi pandemi COVID-19, tidak ada unsur pidana

Polisi Temukan 'Mens Rea' Korupsi, Jokowi: Gigit Saja
Indonesia
Polisi Temukan 'Mens Rea' Korupsi, Jokowi: Gigit Saja

Jokowi mengingatkan bahwa keselamatan dan kepentingan rakyat merupakan hukum tertinggi

Diduga Pembunuhan, Berikut Temuan Polisi di TKP Kematian Wartawan Metro TV
Indonesia
Diduga Pembunuhan, Berikut Temuan Polisi di TKP Kematian Wartawan Metro TV

Dari hasil olah TKP, tak ada barang-barang berharga milik korban yang hilang.

  Dewan Pers: Kualitas Produk Jurnalistik Tergantung Kesejahteraan Para Jurnalis
Indonesia
Dewan Pers: Kualitas Produk Jurnalistik Tergantung Kesejahteraan Para Jurnalis

"Karena tidak ada pilihan lain perusahaan media harus berkembang dengan baik. Kalau tidak begitu dia akan melakukan PHK terhadap karyawannya," tutur M.Nuh.

Jubir Istana Pastikan Takkan Ada Larangan Mudik Lebaran
Indonesia
Jubir Istana Pastikan Takkan Ada Larangan Mudik Lebaran

pemerintah pusat akan menggencarkan kampanye secara besar-besaran untuk tidak mudik agar bisa menahan laju persebaran virus corona.