Praktik Aborsi Ilegal di Raden Saleh Sudah Layani 2.638 Pasien Polda Metro Jaya rilis penangkapan tersangka praktek aborsi di Senen, Jakarta Pusat, Selasa (18/8). Foto: MP/Kanu

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi di salah satu klinik Kawasan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Senin (3/8). Sebanyak 17 orang ditangkap dalam kasus praktik aborsi ini. Enam orang di antaranya tenaga medis.

Mereka berinisial dr.SS (57), dr.SWS (84), dr.TWP (59), EM (68), AK (27), SMK (32), W (44), J (52), M (42), S (57), WL (46), AR (44), MK (44), WS (49), CCS (22), HR (23), dan LH (46).

Baca Juga

Praktik Aborsi di Raden Saleh Dibongkar, 17 Orang Dijadikan Tersangka

Direskrimum Polda Metro Jaya Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menjekaskan, praktik klinik aborsi itu telah beroperasi selama lima tahun.

"Dalam data satu tahun terakhir, mulai Januari 2019 sampai 10 April 2020 terdata ada 2.638 pasien aborsi," ujar Tubagus dalam rilis di Polda Metro Jaya, Selasa (18/8).

Polda Metro Jaya rilis penangkapan tersangka praktek aborsi di Senen, Jakarta Pusat, Selasa (18/8). Foto: MP/Kanu
Polda Metro Jaya rilis penangkapan tersangka praktek aborsi di Senen, Jakarta Pusat, Selasa (18/8). Foto: MP/Kanu

Berdasarkan data pasien tersebut, polisi memperkirakan ada 5 sampai dengan 7 orang yang melakukan aborsi di tempat itu per hari.

"Ini dengan asumsi perkiraan ada 5 sampai 7 pasien yang melakukan aborsi. Ini dari alat bukti catatan yang ada di sana. Belum lagi kita runut ke belakang kalau asumsinya selama 5 tahun," ucapnya.

Praktik klinik aborsi ilegal ini terbongkar saat polisi mengusut kasus pembunuhan pengusaha roti asal Taiwan Hsu Ming-Hu (52) oleh sekretaris pribadinya berinisial SS (37).

Aksi pembunuhan itu terjadi di rumah korban di Cluster Carribean, Kota Deltamas Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, 24 Juli lalu.

Tubagus berujar, biaya aborsi di Klinik dr.SWS bervariasi sesuai umur janin. Untuk aborsi janin usia kandungan 6 sampai 7 minggu dipatok dengan harga Rp 1,5-2 juta.

Sementara, usia kandungan 8 sampai 10 minggu dipatok seharga Rp 3-3,5 juta. Sedangkan usia kandungan 10 sampai 12 minggu dihargai Rp4-5 juta. Terakhir, untuk usia 15 sampai 20 dengan harga Rp7-9 juta.

Uang hasil praktik aborsi itu kemudian dibagikan kepada semua pihak yang ikut terlibat. Dengan rincian, 40 persen untuk dokter atau tenaga medis, 40 persen diberikan kepada calo dan 20 persen untuk jatah pengelola.

Tubagus menyampaikan klinik yang bersangkutan memusnahkan barang bukti berupa janin bayi dengan cara diberikan larutan. Setelah janin larut, lanjut dibuang ke dalam kloset.

"Sampai dengan saat ini kita belum menemukan adanya makam terhadap janin tersebut, karena proses penghilangan barang bukti dengan demikian," ujarnya.

Diketahui, tersangka SS yang merupakan dalang pembunuhan dihamili oleh korban Hsu Ming. SS kemudian menggugurkan kandungannya di klinik tersebut.

Baca Juga

ISIS Paksa Wanita Yazidi Lakukan Aborsi

"Ini bermula dari Kasus pembunuhan WNA Taiwan di Bekasi yang berhasil kita amankan beberapa tersangka, nah tersangka SS gugurkan kandungan di klinik ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus.

Atas perbuatannya, 17 tersangka itu dijerat Pasal 299 KUHP dan atau Pasal 346 KUHP dan atau Pasal 348 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 349 KUHP dan atau Pasal 194 Jo Pasal 75 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Pasal 77A jo Pasal 45A Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPD Hingga DPC Minta Prabowo Maju di 2024, Gerindra: Permintaan Terakhir Ini
Indonesia
DPD Hingga DPC Minta Prabowo Maju di 2024, Gerindra: Permintaan Terakhir Ini

Prabowo Subianto siap kembali maju sebagai capres apabila diminta kadernya

Romo Sindhu Sebut Jakob Oetama Teladan Kesederhanaan Sampai Akhir Hayat
Indonesia
Romo Sindhu Sebut Jakob Oetama Teladan Kesederhanaan Sampai Akhir Hayat

Romo Sindhunata mengajak semua jemaat yang hadir untuk bersyukur atas kesederhanaan Jakob Oetama.

Dosen FH UNS Meninggal Akibat COVID-19, 2 Anaknya Isolasi Mandiri
Indonesia
Dosen FH UNS Meninggal Akibat COVID-19, 2 Anaknya Isolasi Mandiri

"Almarhum merupakan sosok pribadi yang baik dan berprestasi. Kami merasa kehilangan dengan sosoknya (Prasetyo) di UNS sebagai salah satu dosen terbaik," kata Jamal

Dirut Baru PLN Diminta Tak Ulangi Pemadaman Listrik Massal dan Perbaiki Masalah Keuangan
Indonesia
Dirut Baru PLN Diminta Tak Ulangi Pemadaman Listrik Massal dan Perbaiki Masalah Keuangan

Erick Thohir menilai ada sejumlah tugas untuk Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero).

 Pengamat Kritik Penunjukan Yenny sebagai Komisaris Garuda Bermotif Politik Balas Budi
Indonesia
Pengamat Kritik Penunjukan Yenny sebagai Komisaris Garuda Bermotif Politik Balas Budi

"Saya kira tak urgen Yenny Wahid jadi Komisaris Garuda. Dia ga punya kompetensi di dunia penerbangan," kata Ferdy

Panglima TNI: Sekarang Ini Bangsa Indonesia Terkotak-Kotakkan
Indonesia
Panglima TNI: Sekarang Ini Bangsa Indonesia Terkotak-Kotakkan

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan beberapa minggu terakhir ini masyarakat di kotak-kotakan dengan munculkan narasi provokasi yang tersebar melalui media sosial.

Hasil Denda Operasi Yustisi Capai Rp1,6 Miliar
Indonesia
Hasil Denda Operasi Yustisi Capai Rp1,6 Miliar

Polri menyebut tim gabungan telah mengumpulkan uang denda dari pelanggaran yang ditindak dalam Operasi Yustisi senilai Rp1,6 miliar.

Bantuan Beras 15 Kilogram Per Keluarga Segera Digelontorkan
Indonesia
Bantuan Beras 15 Kilogram Per Keluarga Segera Digelontorkan

Saat ini, peserta PKH tidak termasuk sebagai sasaran program bantuan sosial sembako (BSS) dan bantuan sosial tunai (BST).

Anies Diminta Beri Contoh dengan ke Kantor Naik Transportasi Umum
Indonesia
Anies Diminta Beri Contoh dengan ke Kantor Naik Transportasi Umum

Anies mengklaim lonjakan penumpang di transportasi umum di bawah 10 persen