Prajurit Perdamaian TNI Gugur di Lebanon Terkena Ranjau dan Serangan Bersenjata

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Prajurit Perdamaian TNI Gugur di Lebanon Terkena Ranjau dan Serangan Bersenjata

Pasukan UNIFIL dari Indonesia. Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mengungkap penyebab tewasnya dua prajurit TNI, Kapten Inf Zulmi Aditya dan Sertu M Nur Ichwan yang tergabung dalam misi perdamaian di Lebanon, Senin (30/3) kemarin.

Dave mengatakan bahwa kedua prajurit tersebut tewas diduga terkena ranjau dan serangan bersenjata saat hendak dievakuasi.

"Mereka dihujani dengan serangan-serangan bersenjata,” ujar Dave kepada wartawan di Gedung DPR RI, Selasa (31/3).

Dave menegaskan, peristiwa ini menjadi duka mendalam karena prajurit TNI yang bertugas di Lebanon merupakan bagian dari misi perdamaian, bukan untuk terlibat dalam peperangan.

Politikus Partai Golkar ini juga mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penempatan pasukan di wilayah konflik tersebut.

“Saya terus menyampaikan untuk dilakukan evaluasi yang mendalam, evaluasi ulang akan keberadaan prajurit kita di sana,” pungkasnya.

Kapala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menuturkan, berdasarkan laporan dari daerah Penugasan insiden tersebut terjadi pada saat Tim Escort Kompi B Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL yang tergabung dalam Sector East Mobile Reserve (SEMR) melaksanakan pengawalan konvoi Combat Support Service Unit (CSSU) dalam rangka tugas memberikan dukungan dari Mako Sektor Timur UNIFIL United Nations Post (UNP) 7-2 menuju Mako Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL di UNP 7-1.

Prajurit TNI yang gugur atas nama Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Sementara, dua lainnya mengalami luka yaitu Lettu Inf Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto dan dalam penanganan medis di Rumah Sakit St. George Beirut, Lebanon.

#TNI #Pasukan Perdamaian #UNIFIL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Marsekal Yusuf Jauhari resmi dilantik jadi Wamenhan. Kemhan proses pengisian jabatan Kabaloghan yang kosong. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Marsekal Yusuf Jauhari Naik Jadi Wamenhan, Jabatan Bos Logistik Pertahanan Kosong
Indonesia
Dewan Keamanan PBB Bahas Rencana Penarikan Pasukan Perdamaian UNIFIL Dari Lebanon
Situasi di Lebanon selatan tetap "kompleks" di tengah berlanjutnya aktivitas militer yang sangat berdampak pada penduduk sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Dewan Keamanan PBB Bahas Rencana Penarikan Pasukan Perdamaian UNIFIL Dari Lebanon
Indonesia
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen Kristomei Sianturi dipanggil Presiden ke Istana. Isu penggantian Kepala BNPB Suharyanto kian menguat pasca OTT KPK!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Mayjen Kristomei Sianturi Merapat ke Istana, Kabar Kepala BPNB Letjen Suharyanto Dicopot Makin Santer
Indonesia
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Korps Marinir tidak menjelaskan secara detail terkait proses pembangunan Batalyon Snipper dan lokasi penempatannya dan tidak menjelaskan secara rinci soal jumlah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
TNI AL Berencana Bentuk Batalyon Sniper
Indonesia
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Sebanyak 752 prajurit TNI AL resmi menyandang baret ungu Korps Marinir usai jalan kaki 350 km dalam Pendidikan Komando Angkatan ke-180 di Malang!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Jalan Kaki Belasan Hari Tembus Medan 350 KM, 752 Prajurit Lulus Baret Ungu Marinir Angkatan ke-180
Indonesia
Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak pastikan tak ada toleransi bagi Letkol Arman usai rumah dinasnya disulap jadi markas judi online di Cijantung.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
 Tak Ada Toleransi, KSAD Pastikan Karier TNI Letkol Arman Penyulap Rumah Dinas Jadi Kantor Judol Tamat
Indonesia
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Skandal judi online meledak di KPAD Cijantung! Letkol Arman ditahan Pomdam Jaya usai rumah dinasnya disulap jadi markas judol. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira TNI Cijantung Disulap Jadi Kantor Judol, Letkol Arman Terancam Sanksi Pecat!
Indonesia
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Markas Besar TNI buka suara terkait temuan praktik pengoperasian judi online (judol) di Kompleks Perumahan Perwira Angkatan Darat (KPAD) di Cijantung, Jakarta Timur.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Rumah Dinas Perwira di Cijantung Jadi Markas Judol, TNI Angkat Suara
Indonesia
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Letjen TNI Iwan Setiawan resmi ditunjuk sebagai Pangkostrad menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar. Simak profil dan jejak kariernya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Profil Letjen Iwan Setiawan, Eks Danjen Kopassus yang Kini Pimpin Kostrad
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Bagikan