Prabowo Undang Aktivis #2019GantiPresiden ke Kertanegara, Eks Panglima TNI dan Amien Rais Ikut Bergabung Prabowo Subianto di acara Ijtima Ulama II. MP/Ponco Sulaksono.

MerahPutih.com - Sejumlah tokoh dari partai politik dan non partai mulai berdatangan ke kediaman bakal calon presiden, Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (18/9).

Rencanaya, Ketua Umum Partai Gerindra itu akan menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh membahas struktur tim pemenangan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra yang juga bekas Panglima TNI Djoko Santoso, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais telah tiba di lokasi.

Tak berselang lama, sekitar pukul 18.30 WIB, sebuah mobil berhenti di depan gerbang rumah Prabowo. Kemudian, tampak sosok aktivis #2019GantiPresiden, Neno Warisman turun dari mobil tersebut. Neno tiba ke lokasi dengan mengenakan pakaian gamis berwarna cokelat muda. Dia juga melengkapi penampilan dengan menjinjing sebuah tas.

Awak media yang berada di depan kediaman Prabowo, berupaya menanyakan beberapa hal ke Neno sebelum masuki area rumah. Awalnya Neno disinggung datang ke lokasi karena diundang mitra koalisi. "Iya diundang," ucap Neno singkat.

aktivis gerakan #2019GantiPresiden, Neno Warisman mendatangi kediaman Prabowo (MP/Ponco)

Saat disinggung namanya masuk tim pemenangan, artis era 1980-an ini enggan berkomentar. Dia hanya menunduk dan berjalan masuk ke kediaman Prabowo.

Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengatakan, salah satu hal yang akan dibahas adalah finalisasi struktur tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga.

"Rencananya Pak Prabowo juga mengundang pimpinam partai koalisi untuk membicarakan finalisasi, tim pemenangan nasional sebelum konsep itu difinalkan dan dilaporkan ke KPU," kata Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/9).

Muzani berharap, finalisasi struktur tim pemenangan bisa rampung dalam waktu cepat. Mengingat, struktur ini harus diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) paling lambat 20 September 2019.

"Mungkin tanggal 20 atau 19 (September) nanti malam keputusannya," ucap dia. (Pon)

Kredit : ponco


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH