Prabowo Susul Jokowi, TKN Janji Takkan Tuduh Survei Litbang Kompas Bisa Dibayar Raja Juli Antoni Foto: Twitter/@psi_id

MerahPutih.com - Tim Sukses Jokowi-Ma'ruf Amin malah menyindir kubu Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi terkait hasil survei Litbang Kompas yang menunjukkan keunggulan elektabilitas Capres Petahana kian menipis.

"Tidak seperti BPN (Timses Prabowo-Sandi) yang selalu menyalahkan survei bahkan menuduh lembaga-lembaga survei sebagai lembaga bayaraan. Kami tidak akan menuduh survei litbang Kompas sebagai survei bayaran," kata Wakil Sekertaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Survei Litbang Kompas yang menunjukan selisih antar 01 dan 02 yang kian hanya berjarak kurang dari 12 persen. Survei digelar pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden itu menunjukkan Jokowi-Maruf meraup 49,2%, sedangkan pesaing mereka di angka 37,4%.

Foto: Survei Litbang Kompas

Namun, Raja malah merujuk data survei SMRC akhir pekan lalu menunjukan selisih yang sangat besar sekitar 25% untuk keunggulan elektabilitas petahana. Menurut dia, selisih kurang dari 12% berdasarkan survei Litbang Kompas masih sulit dikejar Prabowo.

"Kami sangat optimis menang, tinggal menentukan seberapa tebal kemenangan kami," tegas petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu.

Raja juga berterima kasih kepada Litbang Kompas yang mengeluarkan hasil survei yang kurang positif untuk kubu Jokowi. "Hasilnya akan memotivasi kami untuk bekerja lebih tekun meyakinkan rakyat bahwa Pak Jokowi-Kyai Ma'ruf adalah pemimpin terbaik bagi rakyat," tutup dia. (Knu)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH