Prabowo Subianto Berharap Didukung LDII Prabowo Subianto. Foto: @Gerindra

MerahPutih.com - Calon Presiden Prabowo Subianto menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tahun 2018 di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (11/10).

Dalam pidatonya, Prabowo mengakui bahwa saat ini dirinya berstatus sebagai calon presiden RI. Mantan Danjen Kopassus ini mengaku, tak berniat meminta dukungan pengurus LDII yang hadir ke acara Rakernas.

Pasangan Prabowo-Sandi saat Deklarasi Kampanye Damai di Monas, Jakarta, Minggu (23/9) (Foto: Twitter @fadlizon)

"Saudara-saudara, saya kira saudara mengetahui, bahwa saya sedang atau sudah ditetapkan sebagai Calon Presiden Republik Indonesia dan saya menghormati LDII di Rakernas saudara, saya tidak akan datang memnita dukungan dari saudara-saudara," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, pilihan politik warga LDII dalam Pilpres 2019 pasti didasari hasil pemikiran yang matang. Para pemilih, tidak bisa diminta-minta untuk memilih pasangan capres-cawapres tertentu.

"Kalau saya datang, meminta dukungan saudara sebagai Bangsa Indonesia enggak enak, mau ditolak bagaimana, ya kan?. Kalau mendukung enggak enak. Ya sudah itu bahan saudara. Biar saudara ambil keputusan dihatimu, dialog sama dirimu sendiri, ya paling malam-malam dengan istri. Saya rasa aman begitu," tuturnya.

Lebih lanjut, Ketua Umum Partai Gerindra ini mengaku, beberapa kali mengunjungi sejumlah pesantren. Dalam kunjungan itu, dirinya tak pernah meminta para kiai dan santri pesantren untuk mendukungnya.

"Saya ke pesantren-pesantren tak pernah minta 'Pak Kiai dukung saya ya'. Jangan. Minta doa boleh, kan begitu," jelas dia.

Prabowo Subianto menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Tahun 2018. (Ist)

Meski tak meminta dukungan, Prabowo tetap berharap, warga LDII mau mendukungnya dalam kontestasi demokrasi lima tahunan.

"Nah kalo di dalam hati saya, saya berharap 'LDII mendukung saya'. Ya itu hak saya, boleh kan orang kan boleh berharap, berharap sambil cemas-cemas begitu. Kalau dateng kita meminta dukungan itu kayaknya kasar, ya kan," pungkasnya. (Pon)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH