Prabowo Sebut Media Banyak Bohongnya, TKN Tuding Tiru Strategi Donald Trump Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja Abdul Kadir Karding (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.Com - Wakil Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding menduga, pernyataan capres Prabowo Subianto yang mendiskreditkan media massa tanah air merupakan bagian strategi politik yang bertujuan membangun ketidakpercayaan masyarakat kepada pers.

Hal itu diungkapkan Karding usai memberikan pembekalan kepada Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Jumat (7/12).

"Memang ada strategi dalam metodologi pemenangan politik hari ini ada yang disebut strategi yang banyak dilakukan partai sayap kanan di beberapa negara, ada istilah post-truth atau firehouse of falsehood. Itu memang salah satunya pers didistorsi, dengan diserang, membangun ketidakpercayaan kepada pers di masyarakat bahwa pers itu tidak becus, berpihak, dan sebagainya, persis seperti yang disampaikan pak Prabowo," ucap Karding.

Terlepas dari sifat tempramental Prabowo, politisi PKB itu juga menduga bahwa kubu Prabowo sedang berupaya mengalihkan perhatian masyarakat ke media sosial yang sarat dengan hoaks.

Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam sebuah acara di Jakarta
Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam sebuah acara di Jakarta (Foto: Ist)

"Ini sebenarnya mau mengeleminasi fungsi-fungsi media dan membangun hoaks sebanyak-banyaknya di media sosial. Nah itu strategi politiknya," tambah Karding.

Strategi serupa menurut Karding sukses digunakan untuk memenangkan Presiden Amerika, Donald Trump, digunakan di Pemilu Brazil dan Brexit, Inggris.

Guna mengantisipasi strategi politik semacam ini, Karding mengaku sudah menyiapkan counter attack di antaranya, membangun narasi sendiri dengan fakta dan data.

"Kita bangun narasi sendiri yang lebih kreatif, tentu dengan data, dengan fakta dan harus menguasai medsos, pasukannya harus banyak dan berorkestra," pungkasnya.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Partai Gerindra Serukan Masyarakat Kawal 31 Juta DPT Tambahan dari Kemendagri

Kredit : fadhli


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH