Prabowo-Sandi Ajukan Gugatan ke MK, JK: Itu Jalan Terbaik Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan wapres Try Sutrisno dan sejumlah tokoh usai melakukan pertemuan tertutup selama tiga jam di Kediaman Resmi Wapres Jakarta, Kamis (23/5) (Antaranews/Fransiska Nindity

Merahputih.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menghargai keputusan pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno untuk mengajukan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke Mahkamah Konstitusi.

"MK-lah yang menjadi harapan utama dan kami mendukung kepercayaan masyarakat yang telah diberikan kepada kita untuk menjalankan itu, karena itu jalan yang terbaik dan jalan penyelesaian satu-satunya," ujar JK, Kamis (23/5).

BACA JUGA: Wapres Jusuf Kalla Minta Masyarakat Bedakan Pengunjuk Rasa dan Perusuh

JK meyakini bahwa pasangan calon Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga memiliki tekad yang sama untuk menyelesaikan persoalan pascapilpres sesuai dengan aturan perundangan-undangan dan konstitusi.

Wakil Presiden Jusuf Kalla (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Wakil Presiden Jusuf Kalla (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Oleh karena itu, JK menghargai keputusan pasangan Prabowo-Sandiaga untuk membawa sengketa PHPU tersebut ke MK.

JK juga berharap hakim konstitusi dapat menjalankan prosedur gugatan dengan adil, transparan dan independen dalam mengerjakan sengketa PHPU.

BACA JUGA: Hadapi Gugatan Sengketa Pemilu, Ketua MK Jamin Independensi Lembaganya

"Kita menghargai keputusan Paslon 02 untuk membawa masalah ini ke MK. Mari kita semua mendukung proses ini dengan mengharapkan MK menjalankannya dengan transparan, prosesnya, dengan adil, dan independen. Dan harapan kita untuk menyelesaikan ini ialah memang akhirnya ke MK," ujarnya. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Datangi Polda Metro, Pemred Metro TV: Kasus Kematian Yodi Bakal Terungkap
Indonesia
Datangi Polda Metro, Pemred Metro TV: Kasus Kematian Yodi Bakal Terungkap

Arief yang mengenakan masker ini mengklaim sudah ada perkembangan yang baik dalam progres penyelidikan kasus tersebut.

Lalu Lintas Jakarta Kembali 'Normal', Polisi Duga Perusahaan Ogah WFH Lagi
Indonesia
Lalu Lintas Jakarta Kembali 'Normal', Polisi Duga Perusahaan Ogah WFH Lagi

Volume kendaraan pada Hari Lebaran tahun ini di Jakarta juga diprediksi akan padat

PBNU Terus Pantau Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Bandung
Indonesia
PBNU Terus Pantau Uji Klinis Vaksin COVID-19 di Bandung

Hasil uji klinis tahap 3 masih membutuhkan waktu untuk sampai ke masyarakat.

Izinkan Umat Islam Salat Idul Adha, Mahfud Minta Perhatikan Protokol Kesehatan
Indonesia
Izinkan Umat Islam Salat Idul Adha, Mahfud Minta Perhatikan Protokol Kesehatan

Mahfud menambahkan salat Idul Adha boleh dilakukan di tempat ibadah, lapangan, maupun di masjid.

Kominfo Uji Coba Pemblokiran IMEI Bulan Depan
Indonesia
Kominfo Uji Coba Pemblokiran IMEI Bulan Depan

Kominfo bersama operator seluler XL telah melakukan uji coba pembatasan IMEI dengan mengujikan fungsi EIR

Misa Natal Dengan Paus Fransiskus Hanya Dihadiri 100 Orang
Indonesia
Misa Natal Dengan Paus Fransiskus Hanya Dihadiri 100 Orang

Natal harus membuat setiap orang merenungkan "ketidakadilan terhadap begitu banyak saudara dan saudari.

Pengamat Prediksi Metode Penindakan KPK Malah Bikin Masalah Baru
Indonesia
Pengamat Prediksi Metode Penindakan KPK Malah Bikin Masalah Baru

Dasar hukum sebelum penetapan sebagai tersangka bisa dipertanyakan

 Pelonggaran Transportasi Umum Bikin Penerapan PSBB Sia-Sia Belaka
Indonesia
Pelonggaran Transportasi Umum Bikin Penerapan PSBB Sia-Sia Belaka

Karena efeknya, penumpang bisa saja banyak dan kalau penumpang yang banyak mau enggak mau akan naik. Apalagi transportasi jenis moda B seperti angkot," katanya.

Kapolres Sukoharjo: Mayat Perempuan Terbakar di Dalam Mobil Korban Pembunuhan
Indonesia
Kapolres Sukoharjo: Mayat Perempuan Terbakar di Dalam Mobil Korban Pembunuhan

"Kami memastikan jenazah (Yulia) ini korban pembunuhan," ujar Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas

Dua Pelaku Pembakaran Truk Satpol PP Sukoharjo Diamankan Polisi
Indonesia
Dua Pelaku Pembakaran Truk Satpol PP Sukoharjo Diamankan Polisi

Dua orang diduga pelaku kasus pembakaran truk Satpol PP, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo, Jawa Tengah diamankan Polres Sukoharjo.