Prabowo Rapat di Padang Pasir dengan Menhan UEA Sambil Lepas Elang Prabowo saat hendak melepas elang milik pejabat UEA (@prabowo)

Merahputih.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Uni Emirat Arab (UEA). Di sana, Prabowo bertemu dengan Menteri Pertahanan Uni Emirat Arab Mohammed bin Ahmed Albawardi.

Yang unik, mereka melakukan rapat di padang pasir yang jauh dari hiruk pikuk publik. Juru Bicara Menteri Pertahanan RI, Dahnil Anzar Simajuntak mengatakan, Prabowo juga melepas burung elang milik Menhan UEA untuk berburu.

Baca Juga

Survei Indo Barometer, Prabowo Ungguli Anies dan Sandi Jadi Capres 2024

"Tak seperti biasanya, kali ini pembicaraan kerjasama pertahanan antara Menhan dengan Menhan Uni Emirat Arab, Mohammed bin Ahmed Al Bawardi dilakukan di padang pasir sambil melepaskan burung elang milik Menhan UEA untuk berburu," kata Dahnil dalam akun instagramnya dikutip Senin (24/2).

Dahnil mengatakan, rangkaian acara Prabowo di UEA juga akan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU kerja sama pertahanan antar kedua negara sebagai tindak lanjut pembicaraan Jokowi dan UEA.

Dalam foto yang diunggah Dahnil, Prabowo mengenakan kemeja berbahan jeans berwarna biru lengkap dengan topi dan kacamata hitam. Juga terlihat burung elang di tangan kiri Prabowo.

Prabowo sebelumnya bertemu Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pekan lalu. Pertemuan ini membahas rencana kerja sama RI dan Uni Emirat Arab.

Baca Juga

Fahri Hamzah Nilai Wajar Prabowo Jadi Menteri Terpopuler Versi survei

Usai pertemuan tersebut, Luhut menjelaskan kedatangan Prabowo terkait rencana Ketua Umum Gerindra itu terbang ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Kepergian Prabowo ke sana untuk menjajaki kerja sama di industri pertahanan.

"Ya bagus (pertemuan dengan Prabowo), tadi kita, dia kan mau pergi ketemu Menhannya Abu Dhabi. Saya kan kenal. Jadi ada rencana apa, kerja sama, atau mengenai drone, mengenai persenjataan, mengenai apa, gitu saja," kata Luhut .

Kerja sama yang akan dijajaki terkait kerja sama kedirgantaraan hingga alih teknologi industri pertahanan di Indonesia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kaget Anak Buahnya Meninggal, Wagub DKI: Cucu Kurnia Sosok Anti Suap
Indonesia
Ahok Usulkan Superholding BUMN, Begini Tanggapan Dahlan Iskan
Indonesia
Ahok Usulkan Superholding BUMN, Begini Tanggapan Dahlan Iskan

Tidak semua negara bisa berhasil meniru langkah Temasek Singapura dalam membentuk superholding

Polisi Belum Temukan Keterlibatan Pengelola Apartemen Dalam Pesta Gay di Kuningan
Indonesia
Bikin Kalung Penangkal COVID-19, Kementan Jangan Asal Inovasi
Indonesia
Bikin Kalung Penangkal COVID-19, Kementan Jangan Asal Inovasi

Balitbangtan Kementan telah memublikasikan produk antivirus Corona berupa kalung, "roll on", "in haler", salep, balsem dan "defuser" yang diklaim mampu mematikan COVID-19.

Bukber Bareng Ketua KPK Firli, Komisaris Pelindo I: Terima Kasih Jenderal!
Indonesia
Bukber Bareng Ketua KPK Firli, Komisaris Pelindo I: Terima Kasih Jenderal!

Firli Bahuri masih belum memberikan komentarnya

SP3  Kasus Habib Rizieq Bisa Dianulir Demi Kepentingan Masyarakat
Indonesia
SP3 Kasus Habib Rizieq Bisa Dianulir Demi Kepentingan Masyarakat

Praktisi hukum Petrus Selestinus menilai Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) beberapa kasus Rizieq Shihab bisa saja dianulir pihak Kepolisian.

Gatot dan Din Syamsudin Diminta Siapkan Bantuan Hukum untuk Petinggi KAMI yang Ditangkap
Indonesia
Gatot dan Din Syamsudin Diminta Siapkan Bantuan Hukum untuk Petinggi KAMI yang Ditangkap

Gatot-Din harus siapkan pengacara terbaik dan berani untuk membantu mereka-mereka yang ditangkap.

Editor Metro TV Butuh 8 Menit Beli Pisau Sebelum Bunuh Diri
Indonesia
Panglima TNI Mutasi 50 Perwira Tinggi, Ini Daftarnya
Indonesia
Panglima TNI Mutasi 50 Perwira Tinggi, Ini Daftarnya

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto melakukan kembali mutasi, kini sebanyak 50 perwira tinggi (Pati) TNI dari tiga matra dimutasi, yakni TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara

Jokowi Perintahkan Cegah Lonjakan COVID-19 Saat Libur Panjang Oktober
Indonesia
Jokowi Perintahkan Cegah Lonjakan COVID-19 Saat Libur Panjang Oktober

Lonjakan kenaikan kasus COVID-19 saat musim libur panjang di akhir Agustus 2020 lalu jangan sampai terulang.