berita-singlepost-banner-1
Prabowo Perkuat Kerja Sama Pertahanan dengan UEA, Kemenhan: Cegah Terjadi Ketegangan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) di Abu Dhabi, Senin (24/2). (Foto: Istimewa)
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) di Abu Dhabi, Senin (24/2).

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo Subianto diterima dengan upacara jajar kehormatan di kantor Kementrian Pertahanan Uni Emirat Arab yang dilanjutkan dengan bilateral meeting dengan Menhan UAE Mohammed Ahmed Al Bowardi.

Baca Juga:

Prabowo Rapat di Padang Pasir dengan Menhan UEA Sambil Lepas Elang

Setelah melakukan pembicaraan bilateral di kantor Kemhan UAE, Senin (24/2), Prabowo Subianto dan Menhan UAE Mohammed Ahmed Al Bowardi menandatangani perjanjian kerja sama di bidang pertahanan sebagai tindak lanjut dari Letter of Intent yang ditandatangani kedua negara di Bogor tanggal 24 Juli 2019.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) di Abu Dhabi, Senin (24/2). (Foto: Istimewa)
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertahanan Uni Emirat Arab (UEA) di Abu Dhabi, Senin (24/2). (Foto: Istimewa)

Karo Humas Kementrian Pertahanan Brigjen TNI Totok Sugiharto menjelaskan bahwa perjalanan Prabowo Subianto ke luar negeri bertujuan untuk memperkuat diplomasi pertahanan.

Hal tersebut sangat diperlukan mengingat situasi global yang semakin dinamis.

Baca Juga:

Hasil Survei Median Sebut Prabowo Jadi Capres Terkuat di Pemilu 2024

"Diplomasi pertahanan kita perlu dibangun lebih kuat lagi terutama untuk menghadapi dinamika global. Selain itu, diplomasi pertahanan secara khusus juga diperlukan untuk mencegah terjadinya ketegangan antarnegara," ujar Brigjen Totok Sugiharto.

Selanjutnya, Brigjen TNI Totok menyebutkan bahwa selain diplomasi pertahanan, kunjungan kerja Prabowo ke luar negeri juga dilakukan untuk menjajaki alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang diperlukan oleh Indonesia. (Knu)

Baca Juga:

Gerindra Tegaskan Prabowo Belum Pikirkan Pilpres 2024


berita-singlepost-mobile-banner-3

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6