Prabowo Peringatkan Bahaya Ketergantungan Impor di Tengah Konflik Global

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Januari 2026
Prabowo Peringatkan Bahaya Ketergantungan Impor di Tengah Konflik Global

Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Selasa (6/1). (Foto: Setpres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan publik akan bahaya ketergantungan impor pangan di tengah konflik global yang terus bergejolak. Menurutnya, ketahanan pasokan pangan nasional dapat terancam apabila Indonesia terlalu bergantung pada impor dari negara-negara yang sedang dilanda ketegangan geopolitik.

Hal tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1).

Dalam paparannya, Prabowo menyinggung konflik yang terjadi antara Thailand dan Kamboja. Ia mengingatkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya Indonesia kerap mengimpor beras dari kedua negara tersebut untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Namun, konflik berkepanjangan di antara keduanya dinilai berpotensi mengganggu rantai pasok pangan jika ketergantungan impor terus berlanjut.

“Sekarang, Thailand dan Kamboja perang terus. Setelah perang, negosiasi, gencatan senjata, damai, kemudian meletus lagi. Dalam keadaan seperti itu, bayangkan, amankah kita tergantung impor dari negara yang konflik?” ujar Prabowo.

Baca juga:

1 Tahun Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo Klaim Jangkau 55 Juta Penerima

Selain konflik geopolitik, Prabowo juga mengingatkan pengalaman pahit saat pandemi COVID-19, ketika sejumlah negara pengekspor pangan menutup keran ekspor demi mengamankan kebutuhan domestik masing-masing. Situasi tersebut membuat banyak negara, termasuk Indonesia, kesulitan mendapatkan pasokan pangan meskipun memiliki kemampuan finansial.

Menurut Prabowo, kondisi itu menjadi pelajaran penting bahwa ketergantungan impor merupakan risiko strategis bagi kedaulatan bangsa.

Oleh karena itu, Prabowo menegaskan bahwa kebijakan swasembada pangan yang saat ini dijalankan pemerintah merupakan langkah yang sangat tepat dan relevan untuk menghadapi ketidakpastian global. Ia menyebut swasembada pangan sebagai bagian utama dari Strategi Transformasi Nasional yang disusun secara tertulis, terukur, dan berdasarkan kajian jangka panjang.

“Bangsa Indonesia harus mandiri. Bangsa Indonesia harus berdikari, dan di situ elemen utamanya adalah swasembada pangan. Tidak ada bangsa yang merdeka bilamana bangsa itu tidak bisa menjamin makan untuk rakyat,” tegas Presiden.

Baca juga:

Indonesia Capai Swasembada Beras per Akhir 2025, Prabowo: Cadangan Tertinggi Sepanjang Sejarah

Lebih lanjut, Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia kini telah mampu menghindari risiko tersebut setelah berhasil mencapai swasembada pangan pada tahun lalu. Keberhasilan itu, kata dia, tercermin dari cadangan beras pemerintah yang mencapai kisaran 3 juta ton per 31 Desember 2025.

“Dan saya juga cukup merasa besar hati, bangga, bahwa hari ini cadangan beras di gudang-gudang pemerintah Indonesia adalah yang tertinggi selama sejarah berdirinya Indonesia,” tutup Prabowo. (Pon)

#Impor Beras #Impor Pangan #Presiden Prabowo Subianto #Swasembada Pangan #Retret #Kabinet Merah Putih
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Beri Arahan ke Bakom RI, Syahganda Ungkap Pentingnya Serap Aspirasi Daerah
Syahganda Nainggolan menyebut Prabowo meminta Bakom RI mendengarkan aspirasi masyarakat hingga daerah dan membuka komunikasi dengan media lokal.
Ananda Dimas Prasetya - 20 menit lalu
Prabowo Beri Arahan ke Bakom RI, Syahganda Ungkap Pentingnya Serap Aspirasi Daerah
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Diskusi warga Palmerah menyoroti tekanan ekonomi rumah tangga, efektivitas program pemerintah, dan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat menjelang Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Warga Minta Pemerintah Lebih Dengarkan Aspirasi Rakyat
Indonesia
Soal Turun Peringkat Pasar Oleh MSCI, Prabowo: Indonesia Tidak Takut Siapapun
Presiden Prabowo mengatakan pemerintah terbuka untuk melakukan penghematan lebih besar apabila diperlukan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Soal Turun Peringkat Pasar Oleh MSCI, Prabowo: Indonesia Tidak Takut Siapapun
Indonesia
Sore Ini, Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri di Istana Kepresidenan
Menteri Perindustrian Sarmudji mengatakan telah menyiapkan laporan yang akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Sore Ini, Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri di Istana Kepresidenan
Indonesia
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Pengamat kini mempertanyakan kepercayaan publik terhadap dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
2 Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat Pertanyakan Dampak Kebijakan ke Rakyat
Indonesia
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Prasetyo Hadi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas ucapan selamat serta doa dalam rangka ulang tahun Presiden Prabowo Subianto.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Berulang Tahun, Prasetyo Hadi Ajak Masyarakat Jaga Persatuan
Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Bukan perayaan ulang tahun.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Indonesia
Prabowo Kenang Dukungan Mesir untuk Kemerdekaan RI, Perkuat Kerja Sama Bilateral
Prabowo Subianto mengenang dukungan Mesir terhadap kemerdekaan Indonesia saat menjamu Presiden Abdel Fattah El-Sisi di Istana Negara. Salin meta description
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Prabowo Kenang Dukungan Mesir untuk Kemerdekaan RI, Perkuat Kerja Sama Bilateral
Indonesia
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
PKS mendesak Presiden Prabowo Subianto memimpin upaya ASEAN mengatasi kabut asap lintas batas akibat karhutla dan memperkuat kerja sama dengan Malaysia.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Kabut Asap Ganggu Malaysia, PKS Desak Prabowo Ambil Langkah Besar di ASEAN
Indonesia
4,11 Juta Ton Beras Petani Diserap Bulog, Bukti Swasembada Pangan Prabowo
Bulog terus mengoptimalkan seluruh instrumen pengadaan mulai dari penguatan jaringan pembelian ditingkat produksi, peningkatan kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
 4,11 Juta Ton Beras Petani Diserap Bulog, Bukti Swasembada Pangan Prabowo
Bagikan