Prabowo Masuk Kabinet Jokowi-Ma'ruf, Pendukungnya Diminta 'Tobat' Politisi PDIP Ruhut Sitompul ajak pendukung Prabowo 'bertobat' (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Politisi PDIP Ruhut Sitompul mengapresiasi keputusan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang mau menjadi menteri di Kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Kita bangga ajakan Pak Jokowi, Pak Prabowo menerima menjadi salah satu pembantu beliau. Kita harus berterima kasih karena Pak Prabowo seorang negarawan," kata Ruhut kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/10).

Baca Juga:

Masih Dipertahankan Presiden Jokowi, Luhut Jadi Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi

Menurut Ruhut, sikap negarawan Prabowo yang bersedia menjadi pembantu dari rivalnya di Pilpres 2019 itu.

Prabowo jadi menteri Jokowi, Ruhut minta para pendukung bertobat
Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat siang (11/10/2019). (ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo)

Ruhut lantas berujar, seharusnya ini menjadi pelajaran bagi para pendukung yang selama ini kerap menghina Jokowi untuk sadar dan kembali ke jalan yang benar serta tidak mengulangi perbuatan yang sama di kemudian hari.

"Mereka yang selama ini sempat kebangetan menghina Pak Jokowi, segeralah sadar dan kembali ke jalan yang benar. Karena yang mereka dukung pun nyatanya sekarang sedemikian akrab dengan Pak Jokowi," ujar Ruhut.

"Karena itu ke depan jangan lagi melakukan hal-hal seperti itu. Ingat mulutmu harimaumu. Kan nyatanya sekarang jadi malu," pungkas mantan juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf di pilpres 2019.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo Subianto dikabarkan menjadi calon Menteri Pertahanan (Menhan) di kabinet Jokowi-Ma'ruf.

Baca Juga:

Dipilih Jadi Menkes, Dokter Terawan Diminta Presiden Jokowi Cegah Stunting

Hal itu diketahui setelah Prabowo menyambangi Istana Negara pada Senin (21/10) kemarin.

Usai bertemu Jokowi, Prabowo mengaku diminta Presiden membantu di bidang pertahanan dan ia menyatakan siap bekerja keras saat dilibatkan dalam pemerintahan.(Knu)

Baca Juga:

Peneliti Senior LIPI Ingatkan Jokowi Bahaya Prabowo Jabat Menhan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Demokrat Minta KPK dan PPATK Usut Dugaan Aliran Dana untuk Kudeta AHY
Indonesia
Demokrat Minta KPK dan PPATK Usut Dugaan Aliran Dana untuk Kudeta AHY

Penting bagi KPK dan PPATK untuk turun tangan

Stafsus Presiden Aminuddin Ma’ruf Temui Mahasiswa di Istana
Indonesia
Stafsus Presiden Aminuddin Ma’ruf Temui Mahasiswa di Istana

Massa aksi yang terdiri dari elemen mahasiswa mendatangi Istana Negara dalam penolakan terhadap Undang-Undang Cipta Kerja, Jumat (16/10), sekitar pukul 15.00 WIB.

Perbaikan Kampung Kumuh PR Anies Setelah Pandemi COVID-19
Indonesia
Perbaikan Kampung Kumuh PR Anies Setelah Pandemi COVID-19

Gubernur Anies memiliki pekerjaan rumah (PR) yang berat karena harus menghadapi virus corona dan perlu mengeluarkan kebijakan penanggulangan.

Pemkot Bandung Kewalahan Kuburkan Jenazah COVID-19
Indonesia
Pemkot Bandung Kewalahan Kuburkan Jenazah COVID-19

Tadjudin mencatat, sudah ada 1.723 liang lahat atau 6.892 meter persegi lahan yang terpakai di TPU Cikadut. Sedangkan Pemkot Bandung menyiapkan lahan seluas 2 hektar khusus untuk pemakaman kasus COVID-19.

[Hoaks atau Fakta]: 6 Ormas Radikal Telah Dibubarkan Pemerintah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: 6 Ormas Radikal Telah Dibubarkan Pemerintah

Info ini telah muncul sejak tahun 2017 sepanjang Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang.

Kilang Minyak Cilacap Milik Pertamina Terbakar
Indonesia
Kilang Minyak Cilacap Milik Pertamina Terbakar

Kebakaran melanda area Pertamina Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (11/6) malam.

Antisipasi Demo UU Ciptaker, TNI-Polri Patroli Besar-besaran Keliling Jakarta
Indonesia
Antisipasi Demo UU Ciptaker, TNI-Polri Patroli Besar-besaran Keliling Jakarta

Polri dan TNI melakukan apel gelar pasukan untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja di kawasan Istana Negara.

BPIP Serukan Solidaritas Kemanusiaan Atasi COVID-19
Indonesia
BPIP Serukan Solidaritas Kemanusiaan Atasi COVID-19

Masyarat Indonesia adalah masyarakat yang memilki solidaritas tinggi

MA Tolak Peninjauan Kembali KPK Atas Lepasnya Terdakwa Korupsi BLBI
Indonesia
MA Tolak Peninjauan Kembali KPK Atas Lepasnya Terdakwa Korupsi BLBI

PK tersebut tidak memenuhi persyaratan formil

Pemkot Bandung Segera Lelang Proyek Kolam Retensi
Indonesia
Pemkot Bandung Segera Lelang Proyek Kolam Retensi

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung segera melakukan proses lelang proyek kolam retensi di Jalan Bima, Kota Bandung. Proyek tersebut ditargetkan tuntas di awal triwulan keempat 2021.