Prabowo Koalisi atau Oposisi? Ketua BPN: Saya Hanya Ngatur Pasukan Ketua BPN Prabowo-Sandi Djoko Santoso(Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Mantan Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Jenderal (Purn) TNI Djoko Santoso menjawab tentang peluang Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto bergabung koaliasi pemenang Pilpres 2019 Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Wewenangnya Pak Prabowo ya. Saya hanya ngatur pasukan saja!" kata Djoko, usai menghadiri silaturahim Menteri Pertahanan dengan purnawirawan TNI di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Senin (29/7).

Baca Juga: Bos Gerindra Sebut Banyak Siluman Adu Domba Jokowi-Prabowo-Mega

Menurut Djoko, pilihan posisi Prabowo dan Gerindra antara berkoalisi dengan pemerintah ataupun beroposisi sama-sama bagus. Asalkan, lanjut dia, tujuannya sama-sama dei kepentingan bangsa dan negara Indonesia.

Prabowo mega
Prabowo, Megawati serta sejumlah kolega makan bersama (Tim media TKN)

Djoko menjelaskan, oposisi berkewajiban mengkritisi kebijakan pemerintah, sementara koalisi atau bergabung dengan pemerintah artinya juga memberikan kontribusi.

Baca Juga: Elite Gerindra Bocorkan Posisi Jokowi di Pertemuan Prabowo-Mega

"Jadi oposisi juga mengkritisi, bergabung juga berpartisipasi, enggak masalah," tegas mantan Panglima TNI di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu, dikutip Antara.

Jokowi dan Prabowo di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus. (Twitter/@pranomoanung)
Jokowi dan Prabowo di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus. (Twitter/@pranomoanung)

Sebelumnya, Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo dengan bersama-sama menaiki Moda Raya Terpadu (MRT), Sabtu (13/7) lalu. Ketua Gerindra itu juga melakukan pertemuan dengan Ketua Umum DPP Megawati Soekarnoputri di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (24/7) lalu. (*)

Baca Juga: Sate di Senayan Jadi Santapan Siang Pertemuan Jokowi-Prabowo



Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH