Headline
 Prabowo Gabung Kabinet Jokowi Demi Dukungan Politik untuk Pemilu 2024 Pengamat Politik Karyono Wibowo (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Bergabungnya Gerindra dalam pemerintahan Jokowi-Ma'ruf bukannya tanpa pertimbangan politik. Apalagi dengan menempatkan Prabowo Subianto sebagai salah satu menteri Kabinet Kerja Jilid II, menurut pengamat politik Karyono Wibowo hal itu bertujuan memperkuat dukungan politiknya pada Pemilu 2024.

Analis politik dari Indonesia Public Institute itu mengungkapkan masuknya Gerindra dalam Koalisi Indonesia Kerja menentukan perjalanan politik Prabowo ke depan.

Baca Juga:

PDIP Hormati Keputusan Presiden Jokowi Tunjuk Prabowo Jadi Menteri

"Yang perlu dianalisis adalah jika benar Prabowo menerima jabatan menteri akan memengaruhi dan menentukan perjalanan politiknya ke depan. Inilah yang perlu dikaji lebih dalam. Kira-kira apa alasan yang melatar belakanginya," kata Karyono, di Jakarta, Senin (21/10).

Ia menjelaskan, ada dua kemungkinan kalkulasi politik jika Prabowo menjadi menteri.

Prabowo dan Jokowi saat di Istana Negara
Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta pada Jumat siang (11/10/2019). (ANTARA FOTO/Bayu Prasetyo)

Pertama, mungkin Prabowo sedang membuat eksperiman politik baru dengan cara masuk di pemerintahan untuk memanfaatkan posisinya di pemerintahan untuk menambah "legacy" dan memerkuat dukungan politiknya di pilpres 2024.

"Mungkin dia (Prabowo) mengubah strategi lama dari oposisi bergeser menjadi mitra koalisi pemerintah," katanya.

Prabowo, sebut dia, sedang berspekulasi mengadu nasib dari posisinya menjadi menteri untuk meraih kursi presiden ke depan.

"Pertanyaannya, apakah dengan cara ini akan efektif. Keberhasilan cara ini masih akan diuji. Tingkat keberhasilannya tentu tergantung dinamika politik ke depan," jelasnya.

Kemungkinan kedua, lanjut Karyono, jika benar Prabowo memilih menjadi menteri, bisa jadi ini merupakan indikator dia tidak akan maju lagi menjadi capres pada pemilu yang akan datang.

"Boleh jadi, ada skenario lain, dimana Prabowo akan mendukung kandidat lain yang merupakan bagian dari deal politik saat ini," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Karyono Wibowo sebagaimana dilansir Antara menyebutkan ada yang menarik sekaligus menimbulkan tanda tanya soal kehadiran Prabowo di Istana kali ini. Salah satunya dari segi pakaian yang dikenakan Prabowo.

"Tidak seperti biasanya, dimana Prabowo kerap mengenakan kemeja safari lengan pendek, baju batik dan jas resmi ketika pertemuan formal. Tapi kali ini, Prabowo mengenakan kemeja putih ala Jokowi sebagaimana yang dikenakan oleh sejumlah tokoh yang hadir di istana hari ini untuk memenuhi panggilan Presiden Jokowi," jelasnya.

Dari kemeja putih yang dikenakan, menimbulkan teka-teki yang masih belum terjawab. Kehadiran Prabowo masih menyisakan pertanyaan, apakah kehadirannya menyiratkan dia akan menerima posisi menjadi menteri atau kehadirannya di Istana dalam kapasitasnya sebagai ketua umum Gerindra.

Bergabungnya Gerindra dan Prabowo sudah disampaikan sendiri Prabowo usai bertemu dengan Presiden Jokowi sekitar satu jam di Istana Negara.

Baca Juga:

Jadi Menteri Jokowi, Jenderal Tito Karnavian Segera Lepas Jabatan Kapolri?

"Isyarat kemeja putih lengan panjang yang dikenakan Prabowo di istana siang tadi seolah memberi isyarat dan mengafirmasi rumor yang berkembang. Tetapi bisa saja kehadiran Prabowo dalam kapasitasnya sebagai ketua umum Gerindra yang dimintai jawaban atas permintaan Presiden Jokowi agar Gerindra bergabung dalam kabinet pemerintahan Jokowi periode kedua. Tentu teka-teka ini baru akan terjawab ketika Jokowi mengumumkan susunan kabinet," pungkas Karyono Wibowo.(*)

Baca Juga:

Akui Diminta Presiden Jokowi Bantu Urusan Pertahanan, Prabowo: Saya Akan Bekerja Sebaik Mungkin

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
  Waspadai Virus Corona, Angkasa Pura akan Pulangkan 174 Wisatawan Tiongkok dari Solo
Indonesia
Waspadai Virus Corona, Angkasa Pura akan Pulangkan 174 Wisatawan Tiongkok dari Solo

Wisatawan Tiongkok tesebut, kata dia, akan dipulangkan ke negara asalnya setelah visa kunjungan wisata habis. Setelah pemulangan selesai, ia tidak lagi menjual paket wisata Kunming, Tiongkok-Solo setelah virus coronna merebak

Ketua DPR Minta Pemerintah Berani Gratiskan Biaya Tes Corona
Indonesia
Ketua DPR Minta Pemerintah Berani Gratiskan Biaya Tes Corona

Ketua DPR Puan Maharani mendorong agar pemerintah terus berupaya mempercepat penanganan virus corona.

Demo PA 212 Picu Kemacetan Lalu Lintas, Polisi Lakukan Pengalihan Arus
Indonesia
Demo PA 212 Picu Kemacetan Lalu Lintas, Polisi Lakukan Pengalihan Arus

Masa aksi lain tetap melanjutkan orasi dengan dipandu oleh beberapa orator

 Polisi Terus Kembangkan Pengusutan Kasus Sunda Empire
Indonesia
Polisi Terus Kembangkan Pengusutan Kasus Sunda Empire

Hendra menerangkan penyidik baru menetapkan tiga tersangka, Nasri Banks, Raden Ratna Ningrum, dan Ki Agung Raden Rangga Sasana.

Dua Sipir Lapas Tangerang Jadi Tersangka Kasus Kaburnya Napi asal Tiongkok
Indonesia
Dua Sipir Lapas Tangerang Jadi Tersangka Kasus Kaburnya Napi asal Tiongkok

Dia merupakan sipir dan Pegawai Negeri Sipil di lapas tersebut. Mereka mengakui mendapat imbalan dari Cai Chang Pan karena membelikan peralatan yang diminta.

Pengamat Nilai Kartu Prakerja Bikin Tugas Menteri Jokowi Tumpang-Tindih
Indonesia
Pengamat Nilai Kartu Prakerja Bikin Tugas Menteri Jokowi Tumpang-Tindih

Kasus ruang guru itu yang pasti ada conflict of interest

Indonesia Diterpa Krisis, Jokowi Ultimatum Anak Buahnya
Indonesia
Indonesia Diterpa Krisis, Jokowi Ultimatum Anak Buahnya

Mantan Wali Kota Solo ini meminta seluruh anak buahnya untuk memiliki sense of crisis yang sama dan bekerja lebih keras lagi.

Jadi Lokasi Observasi Virus Corona, Pulau Sebaru Bakal Ditutup dan Dijaga Tentara
Indonesia
Jadi Lokasi Observasi Virus Corona, Pulau Sebaru Bakal Ditutup dan Dijaga Tentara

Observasi Pulau Sebaru tidak akan jauh berbeda dengan yang dilakukan di Natuna, Kepulauan Seribu, beberapa waktu silam.

Rata-rata Masa Tunggu 20 Tahun, Indonesia Minta Tambahan Kuota Haji
Indonesia
Rata-rata Masa Tunggu 20 Tahun, Indonesia Minta Tambahan Kuota Haji

Menteri Agama Fachrul Razi melobi pemerintah Arab Saudi supaya Indonesia mendapatkan kuota dasar jemaah haji menjadi 231 ribu slot.

 Istana Harap Pemprov DKI Tidak Berpolemik Soal Penanganan Banjir di Underpass Kemayoran
Indonesia
Istana Harap Pemprov DKI Tidak Berpolemik Soal Penanganan Banjir di Underpass Kemayoran

Heru berharap agar sinergisitas antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah lebih diutamakan, dibandingkan harus berpolemik di media.