Prabowo Dilarang Salat Jumat, Sepupu Gus Dur Mencak-Mencak Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menunaikan Salat Id di Masjid Al Zikra, Sentul, Bogor, Rabu (6/7) (Foto: Fanpage Facebook Prabowo Subianto)

MerahPutih.com - Larangan terhadap Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 02 Prabowo Subianto untuk mengikuti salat Jumat di Masjid Kauman Semarang, Jawa Tengah, besok, memicu reaksi keras dari KH Irfan Yusuf, yang juga tercatat sebagai cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asyari

"Aneh! Orang mau salat kok dilarang? Beliau kan tidak pidato apalagi kampanye," kata KH Irfan, yang akrab disapa Gus Irfan itu, dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Kamis, (14/2).

Gus Irfan mengungkapkan selama ini Prabowo kerap dituduh tidak pernah melakukan solat Jumat, bahkan sampai beredar #SalatJumatDimana di media sosial (medsos). Namun, lanjut dia, ketika hendak solat Jumat malah dilarang.

"Beliau (Prabowo) sering ditanyakan salat Jumat di mana? Sekarang malah tidak boleh salat Jumat," sesal anggota Tim Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu.

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto

Menurut dia, rencana Prabowo mengikuti solat Jumat besok di Masjid Kauman Semarang tidak perlu dicurigai sebagai bentuk pencitraan. Gus Irfan juga mengingatkan kepada mereka yang berusaha menggagalkan Prabowo solat Jumat di Kauman, sama saja menghalangi hak seorang muslim untuk menunaikan ibadahnya.

"Beliau (Prabowo) salatnya menghadap kiblat, tidak menghadap kamera. Jadi tidak perlu khawatir pencitraan," tandas sepupu Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur itu.

Untuk diketahui, Takmir Masjid Agung Semarang KH Hanief Ismail membuat rilis yang meminta agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melarang Prabowo salat Jumat di Masjid Kauman, Semarang. Hanief menilai salat itu mempunyai tujuan politis. (Pon)

Kredit : ponco


Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH