Prabowo Deklarasi Kemenangan, PDIP: Kayak Lucu-lucuan Politisi PDIP Masinton Pasaribu (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

MerahPutih.com - Politikus PDIP Masinton Pasaribu mengkritik adanya pihak-pihak yang mengklaim sudah menang dalam Pilpres. Padahal, hasil real count belum muncul.

Masinton mengatakan, quick count yang selama ini terlihat hasilnya, adalah alat bantu ke mayarakat agar tak muncul tafsiran soal siapa yang menang.

Mainton Pasaribu. (MP/Ponco Sulaksono)
Mainton Pasaribu. (MP/Ponco Sulaksono)

"Para kandidat tak perlu reaktif dengan hasil quick count. Kalau langsung deklarasi kan jadi lucu lucuan," kata Masinton dalam acara diskusi MNC Trijaya 'Pemilu Serentak Yang Menghentak' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/4).

Masinton melanjutkan, lebih baik semua pihak santai dan menghormati metodologi ilmiah yang dilakukan.

"Masak kalau tak sesuai dengan partai dan capres, masak ditolak," jelas Masinton yang mengenakan kemeja putih ini.

Masinton menganggap, hasil quick count biasanya bakal sama dengan real count. Hal ini terbukti sejak Pemilu 2004 lalu.

"Jika melawan, itu melawan kehendak rakyat.quick count sudah ada sejak 2004 hingga kini hasilna tak jauh beda dengan real count. Kalau survei mungkin bisa meleset, tapi quick count persisinya hampir sama dengan KPU," imbuh anggota Komisi III DPR ini.

Secara keseluruhan, Masinton melihat pelaksanaan pemilu meski ada beberapa catatan di sana sini seperti di luar negeri.

Prabowo
Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto bersama pendukungnya di Kertanegara. Foto: MP/Ponco

"Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia datang ke TPS. Di atas target yah 80 persen. Terima kasih kepada paslon 01 dan 02, media dan TNI / Polri. Pemilu ada sarana melahirkan pemimpin legitimasi sesuai dengan keinginan rakyat. Rakyat sudah memberikan pilihannya kepada calon pemimpim dan wakilnya.

Secara umum pelaksanaan relatif bagus tak terkecuali di luar negeri. Ini yang harus kita hormati betul soal pilihan rakyat," tutup Masinton. (Knu)



Andika Pratama