Prabowo dan Surya Paloh Setuju Amandemen UUD, Andi Arief: Mereka Pragmatis! Politisi Demokrat Andi Arief. (Foto: ANTARA)

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bersepakat untuk mendorong amendemen Undang-undang Dasar 1945 (UUD 1945) secara menyeluruh yang menyangkut tentang tata kelola negara Indonesia ke depannya

Menanggapi hal itu, Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief berharap, amandemen menyeluruh UUD 1945, tidak dimanfaatkan segelintir elite untuk menghidupkan kembali demokrasi terpimpin, yang dipraktikan Presiden Sukarno pada periode 1960-an.

Baca Juga

Jadi Oposisi atau Koalisi, Prabowo: Kita Bekerja untuk Merah Putih

"Semoga kekhawatiran saya soal cita-cita Prabowo menghidupkan demokrasi terpimpin tidak terjadi. Saya betul-betul khawatir, apalagi beliau sering pragmatis seperti Surya Paloh," kata Andi lewat akun twitter-nya @AndiArief__, dikutip Senin (14/10).

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh usai melakukan pertemuan di kawasan Permata Hijau, Jakarta, Minggu (13/10). ANTARA FOTO/Dhemas R
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh usai melakukan pertemuan di kawasan Permata Hijau, Jakarta, Minggu (13/10). ANTARA FOTO/Dhemas R

Eks pentolan Partai Rakyat Demokratik (PRD) ini juga mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk terus menjag jalannya demokrasi Indonesia yang saat ini sudah menuju ke arah yang lebih baik.

"Mudah-mudahan Pak Jokowi bisa menyelamatkan jalan demokrasi yang benar menghadapi rencana demokrasi terpimpin ala Pak Prabowo, Surya Paloh dan beberapa kekuatan politik lainnya. Mereka menikmati demokrasi untuk memundurkannya," ujarnya.

Baca Juga

Golkar Curigai Gerindra Jadi Musuh dalam Selimut Pemerintahan Jokowi

Andi juga mengimbau Jokowi agar tak terpengaruh dengan elite-elite partai yang seolah menikmati jalannya demokrasi, namun ada ambisi tertentu agar sistem negara ini kembali ke belakang.

Sebab, kata Andi, elite seperti ini bukan tenggelam dalam memperjuangkan cita-cita bersama rakyat, melainkan konsern untuk mengakomodir kepentingan kelompok elite.

"Mereka tidak akan timbul tenggelam bersama rakyat, mereka timbul tenggelam dengan cita-cita kediktatoran," pungkasnya.

Baca Juga

Rajin Sowan ke Tokoh Elit Koalisi Jokowi, Prabowo Dicap Ngebet Minta Jatah Menteri

Kesepakatan untuk mendorong amandemen UUD 1945 secara menyeluruh mereka sampaikan usai Prabowo bertemu Paloh di kediaman pribadi Paloh, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Minggu (13/10).

Pertemuan kedua elit partai politik itu berlangsung selama dua jam. Prabowo turut didampingi oleh elite Partai Gerindra lainnya seperti Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo dalam pertemuan tersebut. (Pon)

Kredit : ponco


Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH