PPP: Sikap Jokowi ke Menteri Tegaskan Wacana Tunda Pemilu Bukan dari Presiden Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/4/2022). (ANTARA/Gilang Galiartha)

MerahPutih.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melarang menteri-menterinya untuk berbicara soal penundaan Pemilu 2024 dan wacana memperpanjang masa jabatan presiden.

Sikap yang disampaikan Presiden saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, kemarin, diharapkan bisa memupus dugaan liar bahwa Jokowi berada di balik isu penundaan Pemilu.

Baca Juga

Jokowi Minta Para Menteri Komunikasikan Kenaikan Harga BBM

"(sikap Jokowi) Itu menegaskan bahwa usulan penundaan pemilu bukan dari presiden, sehingga tak ada lagi dugaan-dugaan liar di lapangan," kata Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi kepada wartawan, Rabu (6/4).

Pria yang karib disapa Awiek ini pun berharap para menteri di Kabinet Indonesia Maju dapat mengikuti arahan Presiden Jokowi tersebut.

"Harus diikuti kabinet," tegas Awiek.

Lebih lanjut Awiek menegaskan bahwa partainya taat pada konstitusi bahwa siklus Pemilu 5 tahun sekali dan masa jabatan presiden 5 tahun dan hanya bisa dipilih kembali untuk sekali masa jabatan.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta segenap jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju beserta kepala lembaga non-kementerian terkait untuk tidak ada lagi yang menyuarakan isu penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan Presiden.

"Dan jangan menimbulkan polemik di masyarakat, fokus pada bekerja dalam penanganan-penanganan kesulitan yang kita hadapi. Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan," kata Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/4), yang disiarkan kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Rabu.

Baca Juga

Jokowi Sambut Kedatangan PM Papua Nugini

Presiden meminta jajaran menteri dan kepala lembaga non-kementerian untuk tetap fokus menjalankan tugasnya masing-masing terutama dalam menghadapi ancaman krisis akibat situasi global serta tren kenaikan inflasi.

"Sekali lagi jelaskan situasi global yang sedang sangat sulit, sampaikan dengan bahasa rakyat dan langkah-langkah yang diambil pemerintah itu apa dalam menghadapi krisis dan kenaikan inflasi," katanya.

Ini bukan kali pertama Presiden Jokowi menanggapi soal wacana perpanjangan masa jabatan Presiden, sebab sebelumnya ia juga mengatakan bahwa konstitusi harus ditaati, di sela-sela tinjauan ke Kawasan Candi Borobudur di Magelang, jawa Tengah, Rabu (30/3) pekan lalu.

"Yang namanya keinginan masyarakat, yang namanya teriakan-teriakan seperti itu kan sudah sering saya dengar. Tetapi yang jelas, konstitusi kita sudah jelas. Kita harus taat, harus patuh terhadap konstitusi, ya," katanya saat itu. (Pon)

Baca Juga

Jokowi Minta Menteri Setop Bicara Perpanjangan Jabatan Presiden

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Sinar UV Tameng Tidak Terpapar Omicron
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Sinar UV Tameng Tidak Terpapar Omicron

Hanyalah spekulasi karena tidak memiliki bukti ilmiah yang mendukung.

Pemerintah Diimbau Sediakan Infrastruktur Darurat Korban Gempa Cianjur
Indonesia
Pemerintah Diimbau Sediakan Infrastruktur Darurat Korban Gempa Cianjur

Ketua Bidang Pembangunan dan Infrastruktur DPP Partai NasDem Okky Asokawati mengatakan pemerintah perlu menyiapkan infrastruktur darurat dalam penanganan korban gempa bumi di Cianjur, Jawa Barat, saat ini.

Ketua DPR Minta Pemerintah Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok
Indonesia
Ketua DPR Minta Pemerintah Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

Pemerintah diminta melakukan intervensi terhadap harga komoditas pangan yang terus naik sejak jelang Hari Raya Idul Adha.

Dukung Destinasi Wisata Ramah Lingkungan, PLN Bangun Puluhan SPKLU
Indonesia
Dukung Destinasi Wisata Ramah Lingkungan, PLN Bangun Puluhan SPKLU

PT PLN (Persero) menyatakan telah membangun 27 unit stasiun pengisian daya baterai kendaraan listrik umum atau SPKLU di sejumlah destinasi wisata untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata ramah lingkungan.

Tabrakan Beruntun di Solo Tewaskan Seorang Pelajar
Indonesia
Tabrakan Beruntun di Solo Tewaskan Seorang Pelajar

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Slamet Riyadi tepatnya di depan RS Kasih Ibu, Solo, Kamis (17/11).

Kemenag Minta Umat Islam Gelar Salat Ghaib Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan
Indonesia
Kemenag Minta Umat Islam Gelar Salat Ghaib Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan

Salat Ghaib digelar untuk mendoakan korban meninggal dunia dan dapat dilaksanakan setelah shalat Jumat pada 7 Oktober 2022.

DPRD Minta Anies Tak Lantik Pejabat Eselon II
Indonesia
DPRD Minta Anies Tak Lantik Pejabat Eselon II

Gubernur DKI Jakarta Baswedan diusulkan tidak menjalankan program strategis dengan melantik jabatan Eselon II.

Mulai Besok, Wilayah Ini Tidak Bisa Terima Siaran TV Analog
Indonesia
Mulai Besok, Wilayah Ini Tidak Bisa Terima Siaran TV Analog

Penghentian siaran televisi analog Tahap I, menurut Johnny, akan dimulai dari tiga wilayah siaran yang berada di 3 provinsi serta 8 kabupaten dan kota.

KPK Klaim Kantongi Informasi Baru soal Jejak Harun Masiku
Indonesia
KPK Klaim Kantongi Informasi Baru soal Jejak Harun Masiku

"Kami sudah ada info hanya tinggal, ya paling tidak kami mau cari pendukung-pendukung lain. Apakah betul info itu layak dipercaya atau tidak. Jadi kami memang tidak tinggal diam," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto

AS Bakal Kirim Puluhan Tank Abrams M1 ke Ukraina
Dunia
AS Bakal Kirim Puluhan Tank Abrams M1 ke Ukraina

Negara-negara sekutu Ukraina terus mengirimkan bantuan untuk menambah kekuatan dalam perlawanan terhadap Rusia.