PPP Nilai Jokowi-Ma'ruf Berhasil Tunjukkan Proses Konsolidasi Politik Wasekjen PPP Achmad Baidowi. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Merahputih.com - Fraksi PPP DPR menilai satu tahun masa pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin menunjukkan proses konsolidasi politik yang berjalan dengan baik. Hal itu tentu menunjang stabilitas politik .

"Stabilitas politik sudah bagus yaitu dengan berhasilnya konsolidasi politik sehingga jalannya pemerintahan lebih lancar," kata Sekretaris Fraksi PPP DPR, Achmad Baidowi, Selasa (20/10).

Baca Juga

PA 212 Cs Demo, Polda Metro Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Istana Negara

Dalam bidang hukum, masih ada tantangan penegakan supremasi hukum. Awiek mencontohkan kasus DJoko Tjandra yang melibatkan aparat kejaksaan dan kepolisian telah mencoreng institusi penegak hukum.

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi. (Foto: Istimewa)
Achmad Baidowi

Sementara dalam sektor ekonomi, perlu mendapatkan perhatian serius apalagi saat ini Indonesia di ambang ancaman resesi akibat pandemi COVID-19.

"Memang ini gejala global yang juga terjadi dI negara-negara lain, tapi setidaknya Indonesia memiliki antisipasi sendiri yang tidak sama dengan negara-negara lain," beber dia.

Baca Juga

Pengamat Ungkap Dua Penumpang Gelap dalam Kemelut Omnibus Law

Dari sisi konsolidasi internal pemerintahan sempat ada persoalan ketika koordinasi antar kabinet tumpang tindih, bahkan beberapa kali terjadi miskomunikasi.

"Tra-sentra perekonomian yang kita lakukan pengamanan kita lapis di sana. Kemudian ada sentra-sentra perbelanjaan mall yang kita nilai rawan kita siapkan pengamanan di situ," tutup dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpinan Komisi III Sebut Peretas Para Pegiat Anti-Korupsi Meresahkan
Indonesia
Pimpinan Komisi III Sebut Peretas Para Pegiat Anti-Korupsi Meresahkan

Munculnya praktik penyadapan ini sangat dikhawatirkan

Usai Diperiksa KPK, Effendi Gazali: Yang Besar-Besar Kapan Dipanggil?
Indonesia
Gunung Merapi Luncurkan Belasan Kali Guguran Lava Pijar Sejauh 2.000 Meter
Indonesia
Gunung Merapi Luncurkan Belasan Kali Guguran Lava Pijar Sejauh 2.000 Meter

Hingga saat ini, BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

[Hoaks atau Fakta]: COVID-19 Bukan Virus Tapi Kekurangan Vitamin
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: COVID-19 Bukan Virus Tapi Kekurangan Vitamin

Untuk memastikan apakah seseorang terpapar Covid-19 perlu dilakukan uji acak swab antigen atau PCR atau mendatangi pusat pelayanan kesehatan terdekat.

Kominfo Klaim Infrastruktur Telekomunikasi dan Komunikasi PON Papua Dalam Kondisi Prima
Indonesia
Kominfo Klaim Infrastruktur Telekomunikasi dan Komunikasi PON Papua Dalam Kondisi Prima

Kominfo telah membangun rute baru kabel fiber optik jaringan bawah laut yang terdapat di kedalaman 4000 meter di sebelah Utara Jayapura.

Wagub DKI: 75 Persen Nakes Telah Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
Wagub DKI: 75 Persen Nakes Telah Disuntik Vaksin COVID-19

Pemprov DKI Jakarta menyebut sampai hari ini sudah sekitar 75 persen dari 122.379 tenaga kesehatan yang disuntik vaksin COVID-19 dosis pertama dan kedua.

Sambut MotoGP, Pengembangan Bandara Lombok Telah Rampung
Indonesia
Sambut MotoGP, Pengembangan Bandara Lombok Telah Rampung

Apron Bandara Lombok kini dapat menampung 16 pesawat dengan konfigurasi 10 pesawat narrow body dan 6 pesawat wide body.

Momen Puan, Prabowo, dan Megawati Berbincang Semeja di Istana Negara
Indonesia
Momen Puan, Prabowo, dan Megawati Berbincang Semeja di Istana Negara

Ketua DPR Puan Maharani tampak berbincang dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor, Gibran: Jangan Cetak
Indonesia
Sertifikat Vaksin Jokowi Bocor, Gibran: Jangan Cetak

"Agar NIK tidak bocor dan tidak disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab jangan mencetak kartu vaksin," tutur dia.

Terungkap! Nama-Nama Kasatgas KPK yang Tangani Kasus Besar dan Ikut Dinonaktifkan
Indonesia
Terungkap! Nama-Nama Kasatgas KPK yang Tangani Kasus Besar dan Ikut Dinonaktifkan

Sebab, mereka yang dinonaktifkan adalah pegawai-pegawai KPK yang berintegritas