PPP dan PAN Butuh Sosok Capres Buat Lolos ke Senayan Bendera Partai Politik. (Foto: MP/ Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Lembaga survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei terkait elektabilitas partai di DPR. Hasilnya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tidak mencapai parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen 4 persen.

Dari 16 partai politik, PPP menempati urutan ke-8 dari daftar elektabilitas partai dengan 2,7 persen. Dan PAN menempati posisi ke-9 dengan elektabilitas partai sebesar 2,0 persen.

Baca Juga:

Ketua DPR Wanti-wanti Adanya Perpecahan akibat Pemilu 2024

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, pilihan yang tepat terhadap sosok calon presiden (capres) akan menjadi booster untuk elektabilitas PPP agar mencapai "parliamentary threshold" (PT) pada pemilihan umum legislatif (pileg) untuk bisa kembali menempatkan wakilnya di DPR atau Senayan.

"Pileg akan bersamaan dengan pilpres (pemilihan umum presiden). Pilihan yang tepat terhadap sosok capres, menurut saya, akan sangat penting untuk bisa menjadi booster dari keberadaan partainya," kata Yunarto dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (16/6).

Yunarto menegaskan, pemilihan sosok yang pas, perlu menjadi catatan ketika menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Legislatif (Pileg) 2024, agar tidak berkutat dengan angka elektabilitas yang ada di bawah PT.

"Jadi, PR (pekerjaan rumah) terbesar menurut saya perlu jadi catatan PPP dengan PAN kalau kita lihat dari partai-partai yang kemarin sudah lolos 'parliamentary threshold'," ujarnya.

Yunarto menilai, PPP cenderung tidak akan menjadi pemain utama dalam pemberitaan politik secara aktual sekarang ini.

Meski demikian, lanjut Yunarto, dalam survei ditemukan 15,8 persen peserta yang tidak menjawab maupun menjawab tidak tahu. Maka, ini bisa menjadi "undecided voters" yang potensial bagi keduanya.

Berdasarkan voting elektabilitas, pihaknya, partai tertinggi diduduki oleh PDI Perjuangan (24,1 persen) di posisi pertama dan disusul Gerindra 13,8 persen pada posisi kedua.

Lalu, di peringkat ketiga ada Golkar dalam dengan elektabilitas 11,3 persen. Kemudian di peringkat ke-4 ada Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan 8,3 persen.

Selanjutnya menyusul Demokrat 7,2 persen, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 7 persen, dan NasDem dengan 5,3 persen.

Saat ini, PPP dan PAN, telah membentuk koalisi dengan Golkar. Namun, koalisi ini, belum menentukan calon presiden yang akan diusung mereka pada 2024. (Knu)

Baca Juga:

KIP Minta Penyelenggara Pemilu Kedepankan Keterbukaan Informasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran Pastikan Proyek PLTSa Putri Cempo Tetap Jalan Meski Diprotes Walhi Jateng
Indonesia
Gibran Pastikan Proyek PLTSa Putri Cempo Tetap Jalan Meski Diprotes Walhi Jateng

"Mereka (Walhi) punya solusi apa menghilangkan gunungan sampah di TPA Putri Cempo Solo. Nek duwe solusi rapopo (kalau punya solusi tidak masalah. Kalau cuma menutup tok, sak penake dewe," tegas Gibran.

Puan Minta Pemerintah Lakukan Segala Upaya Cabut Sanksi WADA
Indonesia
Puan Minta Pemerintah Lakukan Segala Upaya Cabut Sanksi WADA

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta jajaran pemerintah bekerja cepat menyelesaikan persoalan terkait sanksi dari Badan Anti-Doping Dunia atau World Anti-Doping Code (WADA)

Rasa Syukur Ridwan Kamil Melihat, Memeluk, dan Memandikan Jenazah Eril
Indonesia
Rasa Syukur Ridwan Kamil Melihat, Memeluk, dan Memandikan Jenazah Eril

Eril dinyatakan hilang saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss, pada Kamis, 26 Mei 2022. Menurut pernyataan polisi setempat, pemuda 22 tahun itu mengalami situasi darurat saat berenang di sungai tersebut.

Pemkab Sleman Harap Pemerintah Pusat Segera Kirim Vaksin COVID-19
Indonesia
Pemkab Sleman Harap Pemerintah Pusat Segera Kirim Vaksin COVID-19

Pemerintah Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong pemerintah pusat untuk segera mengirimkan stop vaksin COVID-19 tambahan.

Kasus Dodi Alex Noerdin, KPK Usut Keterlibatan DPRD Musi Banyuasin
Indonesia
Kasus Dodi Alex Noerdin, KPK Usut Keterlibatan DPRD Musi Banyuasin

KPK bakal terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan suap yang menjerat Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin.

ACT Klaim Lakukan Pemotongan Besaran Gaji sampai 70 Persen
Indonesia
ACT Klaim Lakukan Pemotongan Besaran Gaji sampai 70 Persen

Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar Tapi Ibnu dalam Konferensi pers di Jakarta, Senin (4/7), tidak mau menyebut berapa besaran gaji para petinggi ACT.

Banjir Korsel: Belasan Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam
Dunia
Banjir Korsel: Belasan Orang Tewas dan Ribuan Rumah Terendam

Hujan lebat melanda Seoul dan beberapa daerah lain di wilayah tengah dan timur menyebabkan banjir.

Bertemu Joe Biden, Jokowi Minta AS Bantu Indonesia Dalam Transisi Energi
Dunia
Bertemu Joe Biden, Jokowi Minta AS Bantu Indonesia Dalam Transisi Energi

Indonesia tertarik untuk menjadi bagian dari rantai pasok global di bidang kesehatan melalui pembangunan industri kesehatan Indonesia dan menyampaikan pentingnya memperkuat kerja sama ekonomi terutama dalam pengembangan ekonomi hijau.

Langkah Airlangga Hadapi Krisis Pangan Global
Indonesia
Langkah Airlangga Hadapi Krisis Pangan Global

Pemerintah akan memberikan bantuan beras tahun 2022 untuk 19,14 juta Keluarga Penerima.

Pemerintah Gelar Operasi Pasar, Harga Minyak Goreng Belum Stabil
Indonesia
Pemerintah Gelar Operasi Pasar, Harga Minyak Goreng Belum Stabil

Sebanyak 11 juta liter minyak goreng kemasan sederhana digelontorkan dengan harga Rp 14.000 per liter.