PPKM Level 4, Volume Perjalanan KRL Ditambah Jadi 982 Per Hari Stasiun Tanah Abang, Jakarta, Senin (3/5/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.

MerahPutih.com - Selama masa perpanjang PPKM Level 4, PT Kereta Commuter Indonesia melakukan penyesuaian jam operasional kereta rel listrik (KRL).

"KAI Commuter mulai Senin, 26 Juli 2021 akan beroperasi mulai pukul 04.00-22.00," jelas VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam keterangannya, Senin (26/7).

Dalam masa PPKM Level 4, kata Anne, volume kereta juga ditambah dari 851 menjadi 982 perjalanan per hari.

Baca Juga:

KAI Commuter Tambah 12 Perjalanan KRL Jabodetabek

Namun, kereta saat ini hanya untuk penumpang yang bekerja di sektor esensial dan kritikal.

"Kami melayani dengan menjalankan 982 perjalanan KRL per hari," ujarnya.

Calon penumpang KRL tampak mengantre saat pemeriksaan STRP di Stasiun Depok. (Foto: MP/Kanugrahan)
Calon penumpang KRL tampak mengantre saat pemeriksaan STRP di Stasiun Depok. (Foto: MP/Kanugrahan)

Selain itu, lanjut dia, bagi masyarakat yang memiliki kebutuhan mendesak dan akan menggunakan moda transportasi KRL diizinkan naik dengan syarat mengantongi surat keterangan.

"Para pengguna KRL masih harus membawa dan menunjukkan dokumen syarat perjalanan saat hendak menggunakan KRL," tegasnya.

Adapun dokumen yang menjadi syarat perjalanan menggunakan KRL antara lain Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat keterangan dari pemerintah daerah setempat, surat tugas dari kantor, serta surat keterangan yang menunjukkan keperluan mendesak. (Knu)

Baca Juga:

KRL Masih Terapkan Aturan STRP dan Pakai Masker Ganda

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Dekati 4 Juta
Indonesia
Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Dekati 4 Juta

Indonesia juga menempati posisi enam besar di dunia dalam jumlah suntikan

Praktisi Jelaskan Landasan Hukum Polri dalam Perkara Penembakan Pengawal Rizieq
Indonesia
Praktisi Jelaskan Landasan Hukum Polri dalam Perkara Penembakan Pengawal Rizieq

FPI seakan akan memiliki dan berada pada dunia lain atau dunianya sendiri dengan hukumnya sendiri

Tiba di Gedung DPR, Jenderal Andika Siap Apa Adanya
Indonesia
Tiba di Gedung DPR, Jenderal Andika Siap Apa Adanya

Berkas administrasi calon panglima TNI diterima pada Jumat (5/11)

Siapkan Lahan 2 Hektar, Bos Arema FC bakal Bangun RS Lapangan Khusus COVID-19
Indonesia
Siapkan Lahan 2 Hektar, Bos Arema FC bakal Bangun RS Lapangan Khusus COVID-19

Terkait rencana tersebut, bos Arema FC optimistis pembangunan RS lapangan tersebut bakal rampung di rentang waktu satu hingga dua pekan ke depan.

RJ Lino Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
Indonesia
RJ Lino Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

RJ Lino akan menjalani sidang tuntutan perkara dugaan korupsi pengadaan tiga unit Quay Container Crane (QCC) pada PT Pelindo II tahun 2011.

Pandemi COVID-19 Justru Naikkan Peredaran Narkoba
Indonesia
Pandemi COVID-19 Justru Naikkan Peredaran Narkoba

Dalam proses penangkapan atau penyelidikan bandar narkoba kerap kali dihadapkan dengan Yurisdiksi

Industri Garmen di Dalam Tahanan Rutan Surakarta, Ubah Penjahat Jadi Penjahit
Indonesia
Industri Garmen di Dalam Tahanan Rutan Surakarta, Ubah Penjahat Jadi Penjahit

"Saya awalnya sama sekali tidak mengetahui teknik menjahit. Setelah mengikuti pelatihan beberapa hari akhirnya bisa menjahit," ujar Dea

Dewas KPK Didesak Usut Bocornya Informasi Penggeledahan PT Jhonlin Haji Isam
Indonesia
Dewas KPK Didesak Usut Bocornya Informasi Penggeledahan PT Jhonlin Haji Isam

ICW menduga ada pegawai internal KPK yang membocorkan informasi penggeledahan Kantor PT Jhonlin Baratama di Kabupaten Tanah Bumbu dan sebuah lokasi lainnya di Kabupaten Kotabaru.

Terima 438 Sampel Korban Sriwijaya Air, DVI Fokus Pemeriksaan DNA Forensik
Indonesia
Terima 438 Sampel Korban Sriwijaya Air, DVI Fokus Pemeriksaan DNA Forensik

Dari data terbaru, tim DVI Polri sendiri sudah berhasil mengidentifikasi 34 jasad korban. 23 jasad diantaranya sudah dipulangkan kepada pihak keluarga korban.

Harapan Ketum PBNU di Hari Natal
Indonesia
Harapan Ketum PBNU di Hari Natal

Di hari kelahiran Yesus Kristus, Said mengharapkan bangsa Indonesia dapat hidup secara damai ke depannya.